Menumbuhkan Bakti dan Kasih melalui Perayaan Hari Ayah
Suasana ceria dan hangat menyelimuti Gedung Aula Yayasan Buddha Tzu Chi Medan pada hari Minggu, 9 Agustus 2026. Kelas Budi Pekerti Qin Zi Ban (QZB) mengadakan Perayaan Hari Ayah. Kegiatan ini
“Tzu” berarti “cinta kasih” dan “Chi” berarti “memberi bantuan”. Secara harafiah Tzu Chi berarti memberi dengan cinta kasih.
Tzu Chi merupakan lembaga sosial kemanusiaan yang didirikan oleh Master Cheng Yen pada tahun 1966 dan berpusat di Hualien, Taiwan. Tzu Chi hingga kini telah tersebar ke 48 negara di dunia dan telah memberikan bantuan ke lebih dari 120 negara tanpa memandang suku, ras, dan agama karena kami berprinsip pada cinta kasih universal.
Di Indonesia, Tzu Chi dimulai sejak tahun 1993, dan telah tersebar di 13 provinsi.
Tahun 2003, Tzu Chi memulai langkah kebajikannya di Medan, membantu sesama dengan menjalankan 4 Misi Utama dan 8 Jejak Dharma :
Sepanjang tahun 2024 Tzu Chi Medan melakukan:
Suasana ceria dan hangat menyelimuti Gedung Aula Yayasan Buddha Tzu Chi Medan pada hari Minggu, 9 Agustus 2026. Kelas Budi Pekerti Qin Zi Ban (QZB) mengadakan Perayaan Hari Ayah. Kegiatan ini
Setiap pekan pertama di awal bulan, relawan Tzu Chi komunitas Hu Ai Perintis Medan mengadakan kegiatan Kepulangan Anak Asuh dan Gan En Hu (penerima bantuan), seperti pada tanggal 2 Agustus 2026 lalu. Pada kesempatan
Kesehatan merupakan salah satu aspek penting yang berpengaruh terhadap kualitas hidup seseorang. Menjaga kesehatan dapat dimulai dari hal-hal kecil dan sederhana, seperti memperhatikan pola makan dan menerapkan gaya hidup sehat
Pada saat ini, setiap orang melakukan hal yang berbeda. Beberapa orang bersikap peduli pada orang yang membutuhkan dan menguntungkan komunitas mereka. Yang lain berpura-pura dengan cara menyebabkan masalah. Ini semua
Ketika kita berhubungan dengan orang-orang dan mengalami masalah dalam kehidupan sehari-hari, terkadang kita merasa frustrasi dan menjadi marah akan hal tersebut. Ketika hal ini terjadi, kita berusaha menahan kemarahan dan
Kita semua memiliki potensi luar biasa untuk mencapai pencerahan. Akan tetapi, manusia mudah terpengaruh oleh lingkungannya. Ketika mereka terinspirasi untuk menolong sesama namun mendapatkan hambatan, mereka dengan mudah kehilangan kepercayaan
Master Cheng Yen menyatakan tiga buah resolusi umum setiap tahunnya :1. Semoga hati manusia menjadi suci,2. Semoga masyarakat aman dan tenteram, dan3. Semoga dunia bebas dari bencana. Tepat sebelum upacara peletakan
Ketika orang berpikir tentang berlatih ajaran Buddha, beberapa orang akan mengaitkannya dengan melantunkan nama Buddha. Umat Buddha merasa bahwa ada banyak penderitaan di Enam Alam Kehidupan. Untuk terbebas dari penderitaan,
Dalam bulan ke tujuh penanggalan lunar, banyak orang yang mempersembahkan makanan dan uang kertas untuk leluhur mereka, berharap bahwa dengan cara ini dapat membantu mereka di akhirat (alam kubur). Namun,