Berbagi Kasih Kepada Warga Desa Tumpatan Nibung
Minggu, 12 April 2026, hari masih pagi ketika 81 relawan Tzu Chi Medan komunits Hu Ai Mandala berkumpul di pelataran depan Wisma Kurnia di Jl. Tanom, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis,
“Tzu” berarti “cinta kasih” dan “Chi” berarti “memberi bantuan”. Secara harafiah Tzu Chi berarti memberi dengan cinta kasih.
Tzu Chi merupakan lembaga sosial kemanusiaan yang didirikan oleh Master Cheng Yen pada tahun 1966 dan berpusat di Hualien, Taiwan. Tzu Chi hingga kini telah tersebar ke 48 negara di dunia dan telah memberikan bantuan ke lebih dari 120 negara tanpa memandang suku, ras, dan agama karena kami berprinsip pada cinta kasih universal.
Di Indonesia, Tzu Chi dimulai sejak tahun 1993, dan telah tersebar di 13 provinsi.
Tahun 2003, Tzu Chi memulai langkah kebajikannya di Medan, membantu sesama dengan menjalankan 4 Misi Utama dan 8 Jejak Dharma :
Sepanjang tahun 2024 Tzu Chi Medan melakukan:
Minggu, 12 April 2026, hari masih pagi ketika 81 relawan Tzu Chi Medan komunits Hu Ai Mandala berkumpul di pelataran depan Wisma Kurnia di Jl. Tanom, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis,
Di tengah kesederhanaan hidup yang dijalani sebagian masyarakat, perhatian kecil dan kepedulian sering kali berarti begitu besar. Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, relawan Tzu Chi Medan komunitas Hu
Tak terasa Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan (PL) Tzu Chi Mandala, Medan telah memasuki tahun ke-14. Depo Pelestarian Lingkungan Mandala menjadi saksi perayaan 14 tahun yang digelar oleh relawan Tzu Chi
Generasi muda saat ini harus rajin dan bersemangat. Mereka tidak boleh takut dalam mengambil tugas dan tanggung jawab agar dapat mempelajari nilai-nilai kehidupan yang benar.Beberapa tahun ini muncul fenomena dimana
Dalam kehidupan, ada banyak orang yang cocok dengan kita dan ada beberapa lainnya yang entah mengapa tidak kita sukai. Walaupun orang tersebut mungkin baik dan menyenangkan, entah apa alasannya, ketika
Dalam kehidupan sehari-hari kita, kita perlu menjaga hati dan pikiran kita. Mengapa? Karena pikiran kita seperti binatang liar, kapan pun kita tidak berhati-hati, pikiran tidak baik akan muncul di dalam
Dalam dunia Tzu Chi, setiap hari kita melangkah di jalan welas asih. Terdorong oleh cinta kasih bagi sesama, kita pergi memberikan bantuan dan perhatian. Tapi, bagaimana kita dapat membantu hingga
Bagaimana Anda bisa mengetahui seberapa berbudayanya seseorang? Kita bisa tahu dari cara ia mengatasi keadaan yang dihadapinya. Jika seseorang kehilangan kesabaran ketika segala sesuatu tidak berjalan sesuai dengan keinginannya, itu
Ketika kita berhubungan dengan orang-orang dan mengalami masalah dalam kehidupan sehari-hari, terkadang kita merasa frustrasi dan menjadi marah akan hal tersebut. Ketika hal ini terjadi, kita berusaha menahan kemarahan dan