Upgrade Diri dan HUT ke-11 Tzu Ching UNPRI
Pada hari Minggu, 19 April 2026, Tzu Ching Universitas Prima Indonesia (UNPRI) mengadakan kelas tata krama Tzu Chi. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar relawan Tzu Ching bisa lebih memahami,
“Tzu” berarti “cinta kasih” dan “Chi” berarti “memberi bantuan”. Secara harafiah Tzu Chi berarti memberi dengan cinta kasih.
Tzu Chi merupakan lembaga sosial kemanusiaan yang didirikan oleh Master Cheng Yen pada tahun 1966 dan berpusat di Hualien, Taiwan. Tzu Chi hingga kini telah tersebar ke 48 negara di dunia dan telah memberikan bantuan ke lebih dari 120 negara tanpa memandang suku, ras, dan agama karena kami berprinsip pada cinta kasih universal.
Di Indonesia, Tzu Chi dimulai sejak tahun 1993, dan telah tersebar di 13 provinsi.
Tahun 2003, Tzu Chi memulai langkah kebajikannya di Medan, membantu sesama dengan menjalankan 4 Misi Utama dan 8 Jejak Dharma :
Sepanjang tahun 2024 Tzu Chi Medan melakukan:
Pada hari Minggu, 19 April 2026, Tzu Ching Universitas Prima Indonesia (UNPRI) mengadakan kelas tata krama Tzu Chi. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar relawan Tzu Ching bisa lebih memahami,
Senyum haru dan rasa syukur menyelimuti Aula Nusantara, Kantor Walikota Sibolga, pada hari Minggu, 26 April 2026. Hari itu, Tzu Chi Indonesia bersama Pemkot Sibolga melakukan verifikasi dan pengundian 26
Tangis haru dan rasa syukur menyelimuti Aula Pertemuan Bupati di Desa Adian Koting pada hari Sabtu, 25 April 2026. Sebanyak 18 relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, yang terdiri dari
Ketika orang berpikir tentang berlatih ajaran Buddha, beberapa orang akan mengaitkannya dengan melantunkan nama Buddha. Umat Buddha merasa bahwa ada banyak penderitaan di Enam Alam Kehidupan. Untuk terbebas dari penderitaan,
Sebagai manusia, kita perlu bersahabat dengan orang-orang yang memiliki sifat yang baik. Sahabat yang baik akan memberikan pengaruh yang baik melalui semangat untuk melakukan hal-hal yang baik dan bermanfaat, juga
Sudahkah kita menjaga hati kita dengan baik? Sudahkah kita menjaga pikiran kita? Di mana pikiran kita sekarang? Apakah pikiran kita berkeliaran di luar? Untuk menjaga hati dan pikiran kita, cara
Belajar Dharma memerlukan lebih dari sekadar mendengarkan ceramah Dharma. Seringkali, saat mendengarkan ceramah Dharma, hati kita menjadi terbuka dan luas, kita merasa penuh sukacita, damai, dan meraih kebebasan batin. Namun,
Yayasan Buddha Tzu Chi sejak lama telah mempromosikan pola hidup vegetarian. Sosialisasi dan ajakan untuk bervegetaris ini sudah dimulai sejak tahun 2003, saat wabah SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) atau
Saya sering mengatakan bahwa Tzu Chi adalah organisasi keagamaan. Hal ini dikarenakan terdapat semangat dalam menyebarluaskan apa yang kita lakukan, yang menginspirasi upaya kita dalam kemanusiaan. Ketika saya menggunakan istilah