Bantuan Darurat Tzu Chi untuk Warga Batu Malang
Tzu Chi Indonesia melalui Kantor Perwakilan Surabaya melakukan survei ke lokasi bencana banjir bandang yang terjadi pada 4 November 2021 di Kota Batu, Malang Jawa Timur. Satu hari pasca bencana relawan Tzu Chi Surabaya langsung ke lokasi bencana berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan TNI – Polri untuk menentukan titik pembagian bantuan. Para relawan menuju lokasi bencana di Dusun Gintung, Desa Bulukerto Kota Batu, Malang.
Akses jalan yang masih sulit karena banyak material lumpur, pohon tumbang, dan batu besar yang berada di jalan masih berserakan. Keadaan ini tak menyurutkan semangat relawan untuk membantu warga yang terdampak bencana.
Berdasarkan data survei, keesokan harinya, 6 November 2021, relawan Tzu Chi Surabaya memutuskan untuk membawa dan langsung memberikan bantuan sembako berupa beras @10Kg (100 karung), telur (18 peti), minyak goreng (5 karton), garam 40 pak, kecap manis @ 6kg (1 jerigen), susu sachet (50 pak), Tolak Angin Cair (2 karton), kopi instan (5 karton), dan teh celup (100 bal) untuk kebutuhan dapur umum di lokasi pengungsian.
Dalam kesempatan itu para relawan Tzu Chi yang didampingi anggota Polres Kota Batu dan tim TAGANA berkesempatan untuk meninjau ke beberapa lokasi bencana dan posko pengungsi untuk menghibur warga yang terdampak bencana. Di lokasi bencana para relawan masih menyaksikan kerusakan yang diakibatkan oleh banjir bandang seperti, batang pohon yang terseret banjir, lumpur, dan beberapa rumah warga yang rusak yang sedang di evakuasi oleh tim SAR gabungan Kota Malang.
Peristiwa banjir bandang ini terjadi pada 04 November 2021 sekitar pukul 14.00 WIB. Banjir bandang ini menerjang Kota Batu dan sebagian wilayah Malang, Jawa Timur. Banjir bandang terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dan mengakibatkan luapan Sungai Brantas.
Data sementara dari BPBD Kota Batu, bencana banjir bandang tersebut menyebabkan 7 orang warga meninggal, 33 orang warga mengungsi dan 89 KK terdampak bencana. Kerugian materil data sementara 35 unit rumah rusak berat, 33 unit rumah terendam lumpur, 107 ekor hewan ternak hanyut terseret arus banjir serta 10 kandang ternak hewan rusak berat.
Fotografer : Diyang Yoga, Supini (Tzu Chi Surabaya),
Editor : Anand Yahya.