Jembatan Simpay Asih Cikaung Meningkatkan Ekonomi Warga
Warga Desa Sukabungah tidak dapat melupan peristiwa yang terjadi pada 29 Maret 2022. Hari ini bertempat di Desa Sukabungah, Kec. Campakamulya, Kab. Cianjur menjadi momentum untuk dibukanya jempatan Simpay Asih Cikaung. Desa Sukabungah adalah Desa baru dari Kecamatan Campakamulya yang dimekarkan menjadi enam desa. Desa Sukabungah satu dari enam Desa adanya pembangunan Jembatan Simpay Asih Cikaung.
Desa Sukabungah merupakan desa pemekaran dari Kecamatan Campakamulya. Kecamatan ini dimekarkan menjadi tujuh desa, salah satunya Desa Sukabungah ini. Menuju Desa Sukabungah hanya membutuhkan waktu dua jam dari pusat Kota Cianjur. Hal ini yang menjadi keputusan Tzu Chi Bandung untuk membantu membangun Jembatan Desa Sukabungah.
Rampungnya pembangunan jembatan yang di prakarsai oleh Yayasan Tzu Chi Bandung membuat pemerintah daerah turut memberi perhatian dengan akan dibangunnya infrastruktur jalan.
Jembatan sepanjang 70 m dengan lebar 1.2 m menjadi jembatan ke – 6 yang dibangun Yayasan Tzu Chi Bandung. Peresmian jembatan Simpay Asih Cikaung ini diresmikan oleh Budi Rahayu Toyib Asisten Daerah (Asda) Bidang Perekonomian Pembangunan Kabupaten Cianjur segenap relawan Tzu Chi Bandung relawan Jakarta.
Budi Rahayu mengapresiasi kerja sama antara Yayasan Tzu Chi, TNI Polri pemerintah daerah sehingga pembangunan jembatan gantung untuk warga Sukabungah selesai dibangun siap digunakan oleh warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa nyaman aman.
“Saya atas nama pemerintah Kabupaten Cianjur mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Satgas Citarum Harum yang telah membangun jembatan Simpay Asih Cikaung. Ucap Budi dalam sambutannya. Tentunya ini banyak manfaatnya buat warga Desa Sukabungah Kec. Campakan mulia. Pembangunan ini juga bermanfaat untuk pendidikan sehingga anak sekolah bisa memanfaatkan jembatan ini” lanjut Budi.
Jalinan jodoh pembangunan jembatan Simpai Asih ini terjalin ketika relawan Tzu Chi Cianjur mendapat informasi dari warga bahwa desa Sukabungah akses jalan untuk keluar masuk desa sangat sulit. Mendengar hal ini relawan Tzu Chi Cianjur dan Tzu Chi Bandung melakukan survei pada 21 Okbober 2022.
“Sebelumnya jembatan yang kita (Yayasan Tzu Chi) bangun ini benar-benar sulit dilalui oleh warga. Jembatannya hanya mengandalkan dua batang bambu, dari Tzu Chi Bandung meminta saya untuk survei lokasi bersama Pak Dedi. Bulan November 2021 kita rencanakan mulai pembangunan jembatan ini. Kita berharap jembatan ini dijaga dirawat sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga “ ungkap Atat Sutardi Sopandi Relawan Cianjur.
Jalan berbatu licin sangat menyulitkan warga Desa Sukabungah untuk keluar menjalankan aktivitas dan mencari nafkah. Warga Sukabungah bekerja sebagai petani yang menjadi mata pencairan utama warga. Selain itu akses jembatan ini menjadi andalan untuk anak-anak bersekolah.
Salah satu warga yang mengandalkan jembatan adalah Firman (18) Siswa SMK Cibanggala ini harus menyeberang jembatan yang terbuat dari dua batang bambu untuk bisa sampai di sekolah.
“Iya saya tiap hari ke sekolah harus menyebrang jembatan bambu itu, karena kalau memutar jalan bisa lebih dari satu jam untuk sampai di sekolah. Jadi mau gak mau ya saya lewati jembatan ini” Ujarnya.
Para murid sekolah lainnya sama seperti Firman karena jarak sekolah yang jauh mereka harus berangkat lebih pagi karena harus berjalan kaki tidak bisa pakai kendaraan, kalau hujan jalan licin mereka biasanya melepas sepatu untuk ke sekolah.
Jika musim hujan warga Desa Sukabungah harus bersusah payah menyeberangi sungai selain selain itu kondisi jalan yang berlumpur berbatu sangat menyulitkan warga.
“Kalau musim hujan sulit menyebrang suka terlambat datang kadang-kadang bolos sekolah, bisa sampe lima belas hari gak sekolah sebulan karena susah untuk jalannya” tambah Firman.
Warga lainnya yang merasakan manfaat dari pembangunan jembatan Simpai Asih ini adalah Andi (32) seorang penjuan makanan keliling dari Desa Cibanggala. “Sekarang sudah ada jembatan jadi lebih nyaman buat menyebrang ke desa ini (Desa Sukabungah) untuk jualan juga nyaman bisa ke sana ke sini Alhamduliah enak gak susah lagi buat nyebrang” ucap Andi gembira.
Sebelum jembatan Simpai Asih ini dibangun Andi kerap mengurungkan niatnya berjualan ke Desa Sukabungah “dahulu lewat jembatan itu (bambu) susah kalau hujan saya gak ke sana (Desa Sukabungah) karena licin kan susah bawa barang dagangan” ujar Andi.
Jembatan ini sangat bermanfaat bagi warga Desa Sukabungah enam Desa lainnya dari pemekaran Kecamatan Campakamulya. terutama bagi waraga Desa Sukabungah dan Desa Cibanggala. Bagi anak-anak yang bersekolah dapat meningkatkan mutu pendidikan karena akses jalan yang sudah aman nyaman. bagi warga Sukabungah dapat bersemangat untuk mencari nafkah guna menghidupi keluarga.
Fotografer : Muhammad Dayar (Tzu Chi Bandung),
Editor : Anand Yahya.