Kegiatan Internasional

Distribusi bantuan oleh Tzu Chi Polandia Membantu Pengungsi Ukraina di Poznan

Pekan lalu, relawan Tzu Chi di Polandia memberi bantuan kebutuhan pokok bagi 300 orang pengungsi Ukraina di Poznan. Setiap ransel yang diatur dengan cermat berisi kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari lainnya bagi pengungsi Ukraina dan ditata agar mudah dibawa oleh mereka. Siswa/i Taiwan juga telah meminta teman-teman mereka untuk membantu dalam pendistribusian dan meminta direktur perusahaan untuk mengemudikan truk mereka untuk mengirimkan bantuan secara lokal. 
Menurut United Nation High Commissioner for Refugess (UNHCR), 4,2 juta orang telah meninggalkan Ukraina per tanggal 03 April 2022. Bagi mereka yang mencari keselamatan, tidak mungkin membawa terlalu banyak barang dari kemampuan mereka untuk membawanya, dan uang serta persediaan makanan segera habis. “Mereka terpaksa meninggalkan keluarga dan kampung halaman dan datang ke lingkungan yang tidak mereka kenal. Dan, ketika mereka tiba di tempat yang aman, mereka akan mulai khawatir apakah mereka dan keluarga mereka akan punya makanan,” kata Kyle, seorang murid asal Taiwan di Poznan.  

Kyle, seorang siswa Taiwan yang tinggal di Polandia, meminta bantuan teman-temannya sesama relawan untuk membantu.
Dipimpin oleh relawan Lukasz Baranowski, sebuah tim kecil relawan membeli barang-barang kebutuhan pokok yang akan didonasikan.
Barang-barang yang dibeli termasuk berbagai macam makanan, termasuk makanan segar, untuk memberi makan 40 keluarga selama 2 minggu.

Seorang pengusaha bernama Ukas Hansik mengemudikan mobil van milik perusahaannya untuk membantu membawa barang-barang yang akan didistribusikan. “Jika anda memiliki orang-orang disekitar anda yang memiliki niat baik Tzu Chi dan mau bergabung, maka segala sesuatu akan akan menjadi lebih mudah. Seperti kami mendapat bantuan dari teman-teman dari Tarnowo Podgorne Beiga Running Association,  atau dari tim setempat Tarnowskie Termy Triathlon,” kata Ukas. “Ini untuk ketiga kalinya kami bergabung dengan Tzu Chi sebagai relawan.”
Selain sepuluh anggota klub triathlon, istri Ukas Hansik dan anaknya juga memberikan dukungan mereka di tempat pengungsian. Empat belas siswa juga datang bersama teman-teman mereka untuk dan membantu mengatur bahan pokok dapur dan persediaan lain seperti apel, bawang merah, kentang, barley, tepung terigu, mie, susu, saus, dan kertas toilet. 

Relawan mengatur barang-barang yang akan didistribusikan kepada para relawan.
Barang-barang yang akan didistribusikan tiba di Hope House of the St. Elizabeth Convent Church di Poznan.
Relawan Ukas Baranowski dan rekan se tim nya membantu membawa barang-barang yang akan didistribusikan.

“Mereka sangat membutuhkan barang-barang keperluan sehari-hari,” jelas Agnleszka, seorang guru sekolah dasar di Poznan. “Saya dapat mengatakan bahwa saya bertemu dengan mereka, mungkin sekali atau dua kali, dan kebutuhan mereka adalah apa yang biasanya kita miliki dalam kehidupan sehari-hari, tetapi mereka tidak.”
“Ketika kita membagikan persediaan, kami menemukan bahwa banyak pengungsi Ukraina harus berjalan beberapa kilometer ke lokasi pendistribusian untuk mendapatkan bantuan, dan kami melihat banyak dari mereka memiliki anak kecil,” kata Kyle.

Para suster dari Gereja St. Elizabeth memberikan kamar tidur mereka kepada para pengungsi, bahkan membeli makanan untuk mereka dengan uang mereka sendiri.
Sementara itu, relawan Tzu Chi di Inggris menyiapkan 900 selimut dan 1.200 syal untuk dikirim ke Polandia.
Para relawan berpose sejenak setelah kerja keras seharian.

Yayasan Buddha Tzu Chi sedang menggalang dana untuk membeli barang-barang yang dibutuhkan untuk membantu para pengungsi Ukraina di Polandia. Mari bantu kami memberdayakan sumber daya untuk berbuat lebih banyak dengan mendukung aksi galang dana kami “Love & Compassion for Ukraine”.

Sumber : tzuchi.us,
Jurnalis : Relawan Tzu Chi Polandia,
Fotografer : Relawan Tzu Chi Polandia,
Editor : Adriana DiBenedetto,
Diterjemahkan oleh : Sik Pin.