Bazar Kue Bulan Cinta Kasih: Melangkah Dengan Niat Tulus
Tzu Chi Batam kembali menyelenggarakan Bazar Kue Bulan Cinta Kasih. Ini merupakan tahun ke-3, Tzu Chi Batam mengadakan bazar dengan sistem PO (Pre-Order) atau pemesan awal. Pemesanan ini telah dibuka dari 31 Juli 2022 dan para pemesan dapat mengambil pemesanan mereka dari tanggal 6-9 September 2022 di Aula Jing Si Batam.
Sebelum wabah Covid-19 melanda Kota Batam, Bazar Kue Bulan Tzu Chi selalu dilaksanakan di pusat perbelanjaan, dua tahun pertama di BCS Mall (2005-2006), dan dua tahun berikutnya di Nagoya Hill Mall (2007-2008) dan 11 tahun kembali ke BCS Mall (2009-2019). Sejak berdirinya Kantor Tzu Chi di Kota Batam pada 17 Agustus 2005, Bazar Kue Bulan Cinta Kasih menjadi sarana penting bagi relawan untuk bergotong-royong menggalang dana yang diperlukan untuk operasional Hui Suo atau kantor. Semangat gotong-royong ini merapatkan hubungan persaudaraan sesama relawan hingga menjadi Hui Suo sebagai rumah kedua.
“Pertama kami bikin mooncake (kue bulan) tidak ada atasan yang mengawasi kita. Kami relawan masuk bahan sendiri, bikin sendiri, nanti ada untung seberapa setor. Semua itu kami lakukan demi menggalang dana untuk kegiatan Tzu Chi dan operasional kantor,” Mina Huang, Pelopor Bazar, mengisahkan niat awal diadakan penjualan Kue Bulan.
“Pertama hanya dua meja dan dua relawan. Tidak ada yang promosi sehingga tidak ada yang tahu jadi sangat sepi. Selama satu minggu duduk tidak kerja karena jualan sepi, lalu terpikir untuk buat mooncake di tempat. Waktu itu viral snowskin, sehingga kami beli tepung dan cetakan. Suara ‘tok, tok, tok’ dari cetakan kayu menarik perhatian pembeli, sehingga pembeli mulai banyak dan relawan juga memiliki aktifitas tidak sekedar menantikan pembeli. Keberhasilan penjualan pertama ini membuat kami lebih berani memperbesar skala bazar”, tutur Mina Huang, Pelopor Bazar.
Bazar Kue Bulan tahun ini melibatkan sekitar 30 relawan setiap harinya. Di antara relawan terdapat pasangan suami-istri Johnny Lie dan Yu Huan yang terus terlibat dari pelipatan kotak di akhir Agustus hingga hari terakhir bazar.
“Saya dari jam 8 pagi sudah ke sini sampai sekitar jam 3 sore, tidak tentu. Saat di mall lebih lama kayak karyawan mall dari sebelum mall dibuka hingga mall tutup. Secara pribadi saya lebih suka di Jing Si Tang apalagi sekarang sudah berumur ngak tahan satu minggu lebih di mall yang full AC”, jawab Johnny berbicara berbedaan bazar di mall dan di Jing Si Tang.
Tahun ini Tzu Chi berhasil menjual sebanyak 2.508 kotak kue bulan, baik yang panggang maupun snow skin. Keberhasilan Bazar Kue Bulan Tzu Chi yang telah berlangsung 18 tahun ini berkat dukungan masyarakat kepada Tzu Chi. Relawan dari beberapa Hu Ai Batam, Tanjung Balai Karimun dan Xie Lie Tanjung Pinang juga aktif memasarkan kue bulan. Bahkan ada relawan yang jauh-jauh dari Jambi untuk mendukung Bazar Kue Bulan Tzu Chi.
“Yang namanya kue bulan kami setiap tahun beli. Kami Jambi ada Tzu Chi juga tapi kita tidak ada kue bulan Tzu Chi. Karena diberitahu Ibu Mina di Tzu Chi Batam ada jual jadi langsung ke sini. Kuenya lebih enak dan semua dana diperuntukkan untuk Tzu Chi”, ucap Robin.
Fotografer : Supardi, Yao Chen (Tzu Chi Batam),
Editor : Khusnul Khotimah.