Lilin Cinta Kasih Universal Menambah Terang Natal 2022
Terang Damai Natal semakin benderang di Sekolah Trinitas yang berlokasi di Lippo Cikarang pada Kamis, 15 Desember 2022, seiring dibagikannya paket cinta kasih kepada umat Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa.
Kampus ATMI Cikarang menjadi titik pembagian kupon paket cinta kasih yang dilaksanakan dua pekan sebelumnya kepada para umat yang terdata di Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa, pada 3 Desember 2022 yang juga bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional. Dalam kata sambutannya, Helen Suryana, perwakilan relawan Tzu Chi komunitas Cikarang berharap dapat kembali menjalin jodoh untuk kegiatan selanjutnya dengan Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa.
Penulis mendapat kesempatan berinteraksi panjang lebar dengan salah satu pengurus dari komunitas LOTS, Love Of Teresa Family, Bpk. Erasmus bahwa umat dan anak yang berkebutuhan khusus memiliki semangat hidup yang sangat luar biasa. Walau pada awalnya mengalami kesulitan untuk keluar dan berbaur dengan masyarakat, tetapi mereka dapat menepis rintangan ini dan malah menjadi inspirasi bagi orang-orang disekeliling.
“LOTS dibentuk untuk membantu umat dan anak berkebutuhan khusus untuk hidup lebih mandiri. Edukasi terampil juga diberikan sehingga beberapa dari mereka mampu memiliki penghasilan dan kembali memberikan sumbangsih kepada sesama,” ujar bapak berumur 46 tahun ini.
“Tahun ini merupakan tahun penghormatan kepada umat manusia,” ujar Julius Joseph Yudi Arisano yang akrab dipanggil sebagai Pak Yudi. Dalam komunitas Paroki Cikarang Gereja Teresa tergabung di dalamnya 60 orang umat dan anak yang berkebutuhan khusus (UBK/ABK). Kekuatan dan sukacita dalam memberi yang ditunjukan oleh UBK/ABK ini menjadikan mereka bukanlah umat yang berkebutuhan khusus melainkan bertalenta khusus, tambah Pak Yudi selaku Wakil Ketua 1 Dewan Paroki Harian.
“Saya terus berdoa agar Brandon tetap sehat dan kuat,” ucap Berman Simanjuntak dengan mata berkaca-kaca kepada relawan-relawan yang berkunjung ke rumahnya untuk menyerahkan paket cinta kasih.
Bapak yang berusia setengah abad ini ternyata juga memiliki kesulitan pendengaran yang dideritanya sejak umur 10 tahun. Sebagai orang tua tunggal, ia telah mengasuh Brandon (22), anak semata wayangnya yang ditinggal pergi oleh ibunya sejak enam tahun yang lalu dengan penuh kesabaran walau ekonomi pas-pasan. Berman Simanjuntak tidak menyerah pada keadaan, ia berusaha untuk hidup mandiri dengan berdagang kecil-kecilan di Pasar Bancong, Suka Tani. Walau dengan segala keterbatasan karena autisme yang disandangnya, Brandon ternyata cukup piawai membantu ayahnya dalam beberapa pekerjaan rumah.
Diawali dengan pemutaran lagu Satu Keluarga dan mengajak para umat yang hadir untuk ikut serta memperagakan isyarat tangan, Linda Setia Atmaja membuka acara pembagian paket cinta kasih tepat pada pukul 18.00 WIB. Relawan yang telah bergabung dengan Tzu Chi sejak 2018 ini kemudian mengundang Pak Bayu dari Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa untuk memimpin doa memulai acara pembagian paket cinta kasih.
Dalam kesempatan ini, Juniarti kemudian memperkenalkan celengan bambu kepada umat yang hadir dengan berbagi cerita tentang sejarah Master Cheng Yen, pendiri Yayasan Buddha Tzu Chi menggalang dana melalui celengan bambu dimulai dari 30 orang ibu rumah tangga di Taiwan. Yang kemudian gerakan ini semakin meluas dan kemudian mendunia. Konsep dari celengan bambu ini adalah berbuat kebajikan setiap hari walau dengan dana yang kecil tetapi memiliki amal yang besar.
“Acara kali ini dihadiri oleh 51 orang relawan, dengan 400 paket yang siap dibagikan malam ini. Paket berisikan 5kg beras, 2 kg gula pasir, 2 liter minyak goreng, 20 bungkus mie instant dan 10 buah masker,” terang Ester Yuliari selaku PIC acara kali ini.
Ibu muda yang telah memiliki tiga orang putra ini mengaku sempat ragu saat diberikan ladang berkah sebagai PIC acara pembagian paket cinta kasih dalam rangka menyambut perayaan Natal 2022. “Namun saya melihat cinta kasih, totalitas dan kekompakan para relawan sehingga saya yakin bisa menjalankannya dengan baik. Saya sangat bersyukur boleh menjadi bagian dari kegiatan ini. Semoga kembali terjalin jodoh baik di kemudian hari antara Tzu Chi dengan Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa,” tambah Ester.
Salah satu dari umat Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa, Nurwaiti Bernadeta menyampaikan banyak terima kasih dan sangat terharu saat disapa oleh penulis. “Benar sampai ke hati, bu. Semoga banyak berkat yang bisa diterima dan doa buat semuanya,” sambil memberikan senyumannya.
Melewati waktu selama satu setengah jam, acara pembagian paket cinta kasih dalam rangka perayaan Natal 2022 pun usai tanpa kendala yang berarti. Semua rencana dan pengaturan berjalan dengan lancar karena kekompakan antar relawan. Acara ditutup dengan foto bersama untuk mengabadikan momentum kebersamaan para relawan yang hadir yang telah mensukseskan acara pembagian paket cinta kasih dalam rangka perayaan Natal 2022 dan menyambut datangnya tahun 2023.
Fotografer : Marlina (He Qi Pusat),
Editor : Khusnul Khotimah.