Mengukir Kesan Indah di Hati Warga Karimun melalui Secarik Undangan
Matahari tampak mengerahkan seluruh kemampuan melalui panas teriknya di hari itu, tetapi tidak mampu mengalahkan kobaran semangat para relawan. Dengan bekal semangat dan ketulusan hati, para relawan mengundang para dermawan secara door to door pada 25 Desember 2022 untuk menghadiri acara Pemberkahan Akhir Tahun 2022.
Pada pembagian undangan Pemberkahan Akhir Tahun 2022, Tzu Chi Tanjung Balai Karimun kembali menghadirkan sosok Dewa Rezeki. Terdapat dua relawan mengenakan kostum Dewa Rezeki untuk memeriahkan suasana pembagian undangan. Para relawan bersama dengan dua sosok Dewa Rezeki berkumpul di Kantor Tzu Chi Tanjung Balai Karimun untuk melakukan briefing, kemudian berpencar menelusuri berbagai jalur di Kecamatan Meral dan Karimun.
Warga di sepanjang jalan kegirangan melihat sosok Dewa Rezeki, mereka segera keluar dari toko-toko dan rumah. Para relawan membagikan undangan acara, tempelan Imlek berisikan Kata Perenungan Master Cheng Yen, dan permen. Melalui kesempatan ini juga para relawan mengajak para dermawan untuk membawa dan melakukan penuangan celengan cinta kasih di acara Pemberkahan Akhir Tahun.
Pemberkahan Akhir Tahun yang akan diadakan mengusung tema Berbuat Baik dengan Welas Asih Mendatangkan Berkah. Menangani Segala Hal dengan Kebijaksanaan, Mewariskan Nilai Luhur Bagi Keluarga. Melalui tema ini, Master Cheng Yen menekankan pentingnya memusatkan perhatian terhadap sikap batin dalam berbuat dan menangani segala hal dalam kehidupan sehari-hari, serta pentingnya mewariskan nilai luhur sebagai pusaka keluarga paling berharga kepada anak dan cucu.
Pemberkahan Akhir Tahun merupakan salah satu dari acara besar yang rutin diadakan oleh insan Tzu Chi di seluruh dunia. Walau diadakan secara berulang, Pemberkahan Akhir Tahun selalu terasa meriah setiap tahunnya. Khususnya bagi Edi Gunawan (17), Pemberkahan Akhir Tahun yang akan diadakan oleh Tzu Chi Tanjung Balai Karimun pada 8 Januari 2023, akan menjadi yang sangat spesial bagi dirinya, karena merupakan Pemberkahan Akhir Tahun terakhir di Tanjung Balai Karimun yang diikutinya sebelum pergi menimba ilmu ke jenjang yang lebih tinggi di luar kota.
“Saya sangat excited, tidak sabar untuk mengikuti kegiatan kali ini karena saya sendiri juga mengisi acara tersebut dengan isyarat tangan ataupun Zhong Gu (genta dan genderang),” jawab Edi ketika ditanya terkait perasaannya mengenai Pemberkahan Akhir Tahun mendatang.
“Tujuannya adalah bahwasannya pada Pemberkahan Akhir Tahun nantinya, para donatur bisa hadir dan menyaksikan laporan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun selama tahun 2022 ini, kegiatan kita apa saja, jadi kita mempunyai sebuah laporan untuk mereka bahwa kita berbuat kebaikan,” jelas Edi mengenai tujuan dari pembagian undangan Pemberkahan Akhir Tahun Tzu Chi Tanjung Balai Karimun.
Para relawan menyaksikan tumbuh dan berkembangnya Edi serta teman-temannya sejak usia kecil hingga beranjak dewasa di Tzu Chi yang tidak lama lagi akan melanjutkan studi ke luar kota, tentunya para relawan akan merasakan kerinduan yang mendalam. Melalui pembagian undangan Pemberkahan Akhir Tahun ini, para relawan memanfaatkan momen yang ada untuk berkumpul dan menghabiskan waktu bersama dengan bermakna serta mendoakan yang terbaik untuk para Tzu Shao yang akan “meninggalkan sarangnya”.
Dengan adanya perpisahan juga mendatangkan permulaan yang baru, Yohana (44) merupakan salah satu relawan yang baru bergabung dalam keluarga besar Tzu Chi Tanjung Balai Karimun. Jalinan jodoh pertamanya dengan Tzu Chi adalah ketika ia mendapatkan bantuan dari Tzu Chi Tanjung Balai Karimun di masa lalu. Melihat cinta kasih universal Tzu Chi yang tulus tidak membeda-bedakan, ia merasa tertarik dan terdorong dari dalam hati untuk menjadi relawan.
Walau belum mendapatkan seragam abu putih Tzu Chi, ia selalu mengenakan kaos berwarna abu dan celana putih selama mengikuti berbagai kegiatan Tzu Chi. Ia mengikuti kegiatan dengan giat dan bersungguh hati serta sangat menantikan diadakannya pelatihan relawan abu putih. Pemberkahan Akhir tahun pada tanggal 8 Januari 2023 mendatang akan menjadi yang pertama baginya.
“Dulu saya kan pernah dibantu oleh Buddha Tzu Chi, saya melihat Buddha Tzu Chi ini betul-betul membantu orang nggak pandang dari segi agama apapun. Jadi sejak masuk di sini saya merasa tertarik ikut membantu, saya suka. Saya dikasih kesempatan untuk mengikuti kegiatan, bisa membantu kegiatan seperti ini, saya senang, ” Yohana menceritakan dengan senyuman di matanya.
Di balik berbagai kegiatan Tzu Chi, terdapat berbagai kisah yang bermakna dan mengesankan bagi tiap relawan. Walau tidak tampak di layar atau melalui tulisan yang dipublikasikan, namun terkenang dan terukir dalam hati relawan. Kenangan-kenangan yang terkumpul menjadi dorongan tersendiri bagi tiap relawan untuk selalu berkontribusi di Tzu Chi.
Dengan sebab itu juga para relawan membagikan secara langsung undangan acara Pemberkahan Akhir Tahun dari rumah ke rumah, toko ke toko. Semoga dengan kehadiran Dewa Rezeki, tempelan Imlek yang bermakna dan keramahan relawan, dapat mengukir kenangan di hati warga. Kelak, ketika warga Karimun memperoleh berkah dan rezeki, yang paling pertama terlintas di pikiran adalah Tzu Chi.
Fotografer : Abdul Rahim, Beverly Clara, Mie Li, Vincent (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun),
Editor : Khusnul Khotimah.