“Dari Hati ke Hati: Misi Cinta Kasih Relawan Tzu Chi”
Beras di bumi ini tidak bisa dimakan seorang diri, pekerjaan di bumi ini tidak akan bisa dikerjakan seorang diri. Kemampuan diri sendiri sangatlah kecil, tidak akan menyelesaikan pekerjaan besar, apabila bisa mengumpulkan kekuatan setiap orang maka akan mengembangkan kekuatan yang tidak terbatas.
Hari Sabtu, 23 November 2024, pendalaman misi amal di Tzu Chi Surabaya kali ini dibawakan oleh Johnny dan juga Lulu dari Tzu Chi Jakarta. Mereka berbagi kepada 31 relawan Tzu Chi Surabaya. Hal yang terpenting dalam menjalani misi amal di Tzu chi adalah setiap relawan harus menumbuhkan rasa simpati dan empati ketika menjalankan kunjungan kasih atau survei.
Hari Sabtu, 23 November 2024, pendalaman misi amal di Tzu Chi Surabaya kali ini dibawakan oleh Johnny dan juga Lulu dari Tzu Chi Jakarta. Mereka berbagi kepada 31 relawan Tzu Chi Surabaya. Hal yang terpenting dalam menjalani misi amal di Tzu chi adalah setiap relawan harus menumbuhkan rasa simpati dan empati ketika menjalankan kunjungan kasih atau survei.
Ada beberapa Standard Operating Procedure atau SOP Misi Amal yang perlu dipahami secara mendalam oleh para relawan. Lulu mengatakan sebuah kasus pemberian bantuan di Tzu Chi Surabaya tentu tidak bisa disamakan dengan yang ada di kantor perwakilan lainnya. Ada banyak jenis bantuan yang bisa diberikan kepada penerima bantuan sesuai dengan kebutuhan dan memegang prinsip Tzu Chi; cepat, tepat dan langsung.
Supini, relawan dari Surabaya, menyampaikan seringkali relawan survei mengalami ada calon penerima bantuan yang memberikan data tidak akurat. Johnny pun menjelaskan, bahwa tetap perlu ditanyakan lebih detail ke calon penerima bantuan, karena dengan data yang tepat barulah dapat diambil kesimpulan untuk dibantu atau tidak.
Jurnalis : You Natan (Tzu Chi Surabaya),
Fotografer : Jenny, Afif, Ida Sabrina (Tzu Chi Surabaya),
Editor : Khusnul Khotimah.
Fotografer : Jenny, Afif, Ida Sabrina (Tzu Chi Surabaya),
Editor : Khusnul Khotimah.