Tiga Tahun Depo Pelestarian Lingkungan Tanjung Morawa
“Mengubah sampah menjadi emas, emas menjadi cinta kasih, cinta kasih menjadi air jernih yang mengaliri dunia.” Kalimat penuh makna dari Master Cheng Yen ini menjadi sumber inspirasi bagi relawan Tzu Chi dalam menjalankan misi pelestarian lingkungan. Dengan semangat ini, relawan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya 5R (rethink, reduce, reuse, repair, recycle) untuk mengurangi limbah yang terus bertambah setiap hari. Salah satu wujud nyata upaya ini adalah pendirian depo pelestarian lingkungan, seperti Depo Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Berlokasi di Jalan Irian, Kompleks Sumatera Residence, Bandar Labuhan, depo ini diresmikan pada tanggal 12 Desember, tiga tahun lalu. Hingga kini, depo telah memiliki 25 relawan aktif yang berperan besar dalam misinya.
Pada hari Minggu, 22 Desember 2024, Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Tanjung Morawa merayakan ulang tahun ketiganya. Relawan Tzu Chi pun merayakannya dengan penuh sukacita. Acara ini dihadiri oleh 50 relawan dari Medan dan Tanjung Morawa serta 236 tamu undangan, termasuk penerima bantuan, anak asuh, dan warga di sekitar depo pelestarian lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan ungkapan syukur atas perjalanan tiga tahun depo yang tak lepas dari dukungan semua pihak. Kami juga memperingati Hari Ibu sekaligus menjalin hubungan baik dengan masyarakat. Semoga semua yang hadir merasa bahagia,” ujar Kim Fang, relawan Tzu Chi yang menjadi koordinator kegiatan.
Pada hari Minggu, 22 Desember 2024, Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Tanjung Morawa merayakan ulang tahun ketiganya. Relawan Tzu Chi pun merayakannya dengan penuh sukacita. Acara ini dihadiri oleh 50 relawan dari Medan dan Tanjung Morawa serta 236 tamu undangan, termasuk penerima bantuan, anak asuh, dan warga di sekitar depo pelestarian lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan ungkapan syukur atas perjalanan tiga tahun depo yang tak lepas dari dukungan semua pihak. Kami juga memperingati Hari Ibu sekaligus menjalin hubungan baik dengan masyarakat. Semoga semua yang hadir merasa bahagia,” ujar Kim Fang, relawan Tzu Chi yang menjadi koordinator kegiatan.
Setengah jam sebelum acara dimulai, tamu-tamu telah berdatangan dan memenuhi pelataran depo yang telah dihias dengan cantik. Meja dan kursi tertata rapi, sementara panggung utama tampak indah dengan dekorasi penuh warna. Relawan tim konsumsi pun telah mempersiapkan makanan dan minuman dengan sepenuh hati.
Acara dimulai tepat pukul 18.00 WIB, diawali dengan sambutan dari Kim Fang selaku koordinator kegiatan ini. Kim Fang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh relawan dan tamu undangan yang telah mendukung keberadaan Depo Pelestarian Lingkungan Tanjung Morawa hingga tahun ketiga. “Semoga keberadaan depo ini terus membawa berkah bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selanjutnya, para hadirin disuguhkan tarian yang dibawakan oleh para relawan dengan lagu khusus berjudul Selamat Ulang Tahun Depo Tercinta. Tak ketinggalan, drama pendek bertema “Jadilah Anak yang Berbakti Kepada Orang Tua” diperankan oleh anak-anak asuh Tanjung Morawa. Drama ini mengajarkan nilai bersyukur dan bakti kepada orang tua, yang membuat penonton merasa terharu.
Puncak acara adalah pemotongan tumpeng dan meniup lilin bersama. Momen ini penuh kehangatan, diiringi lagu ulang tahun yang dinyanyikan dengan semangat oleh seluruh peserta.
Acara dimulai tepat pukul 18.00 WIB, diawali dengan sambutan dari Kim Fang selaku koordinator kegiatan ini. Kim Fang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh relawan dan tamu undangan yang telah mendukung keberadaan Depo Pelestarian Lingkungan Tanjung Morawa hingga tahun ketiga. “Semoga keberadaan depo ini terus membawa berkah bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selanjutnya, para hadirin disuguhkan tarian yang dibawakan oleh para relawan dengan lagu khusus berjudul Selamat Ulang Tahun Depo Tercinta. Tak ketinggalan, drama pendek bertema “Jadilah Anak yang Berbakti Kepada Orang Tua” diperankan oleh anak-anak asuh Tanjung Morawa. Drama ini mengajarkan nilai bersyukur dan bakti kepada orang tua, yang membuat penonton merasa terharu.
Puncak acara adalah pemotongan tumpeng dan meniup lilin bersama. Momen ini penuh kehangatan, diiringi lagu ulang tahun yang dinyanyikan dengan semangat oleh seluruh peserta.
Hari Ibu yang Penuh Keharuan
Bertepatan dengan Hari Ibu, acara juga menyisipkan sesi khusus untuk menghormati para ibu. Anak-anak asuh dengan penuh rasa haru bersujud, memberikan bunga, dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada ibu mereka. Tangis haru tak terhindarkan, bahkan beberapa relawan pun ikut meneteskan air mata.
Acara ditutup dengan penampilan lagu dan peragaan isyarat tangan lagu “Satu Keluarga” oleh anak-anak asuh. Setelahnya, semua peserta menikmati makan malam bersama dan berfoto untuk mengabadikan momen bahagia ini.
Hasan Tina, perwakilan dari Tzu Chi Medan, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Depo Pelestarian Lingkungan Tanjung Morawa ini. “Saya berharap depo ini dapat terus berkembang, menginspirasi masyarakat dengan semangat cinta kasih. Semoga depo Tanjung Morawa senantiasa menjadi panutan bagi masyarakat, dengan semangat cinta kasih dan kesungguhan hati menjalankan misi-misi Tzu Chi,” ujarnya.
Hasan Tina, perwakilan dari Tzu Chi Medan, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Depo Pelestarian Lingkungan Tanjung Morawa ini. “Saya berharap depo ini dapat terus berkembang, menginspirasi masyarakat dengan semangat cinta kasih. Semoga depo Tanjung Morawa senantiasa menjadi panutan bagi masyarakat, dengan semangat cinta kasih dan kesungguhan hati menjalankan misi-misi Tzu Chi,” ujarnya.
Sementara itu, Lim Ik Ju, Ketua He Qi Jati sekaligus pembina awal relawan Depo Pelestarian Lingkungan Tanjung Morawa, menambahkan bahwa Depo Tanjung Morawa telah menjadi contoh nyata pengelolaan sampah yang berhasil. “Keberhasilan ini tidak lepas dari dedikasi luar biasa dari para relawan. Semoga depo ini terus menjadi pelita dan inspirasi bagi masyarakat,” ucapnya.
Saparuddin, salah satu relawan yang aktif sejak tahun 2022, juga berbagi pengalaman. “Setelah bergabung dengan Tzu Chi, saya merasa lebih bersyukur dan harmonis dengan keluarga. Semoga depo ini terus maju, menginspirasi lebih banyak orang, dan memberikan berkah bagi masyarakat,” katanya penuh harapan.
Tiga tahun perjalanan Depo Tanjung Morawa bukan hanya cerita tentang pengelolaan sampah, tetapi juga kisah cinta kasih, kerja sama, dan harapan yang terus hidup untuk masa depan yang lebih baik.
Jurnalis : Robby Mulia Halim (Tzu Chi Medan),
Fotografer : Amir Tan, Sisilia (Tzu Chi Medan),
Editor : Hadi Pranoto.
Saparuddin, salah satu relawan yang aktif sejak tahun 2022, juga berbagi pengalaman. “Setelah bergabung dengan Tzu Chi, saya merasa lebih bersyukur dan harmonis dengan keluarga. Semoga depo ini terus maju, menginspirasi lebih banyak orang, dan memberikan berkah bagi masyarakat,” katanya penuh harapan.
Tiga tahun perjalanan Depo Tanjung Morawa bukan hanya cerita tentang pengelolaan sampah, tetapi juga kisah cinta kasih, kerja sama, dan harapan yang terus hidup untuk masa depan yang lebih baik.
Jurnalis : Robby Mulia Halim (Tzu Chi Medan),
Fotografer : Amir Tan, Sisilia (Tzu Chi Medan),
Editor : Hadi Pranoto.