Berbagi Kebahagiaan Menyambut Imlek di Makassar
Menyambut perayaan Imlek tahun 2025 yang jatuh pada tanggal 29 Januari 2025, Tzu Chi Makassar mengadakan acara pembagian bingkisan Imlek pada hari Sabtu, 11 Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dengan keluarga prasejahtera dari etnis Tionghoa dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2576. Suasana kantor Tzu Chi Makassar tampak meriah dengan lampion-lampion indah yang tergantung menghiasi ruangan, memberikan nuansa khas Imlek yang hangat.
Sebanyak 550 paket bingkisan dibagikan kepada warga etnis Tionghoa prasejahtera di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Setiap paket berisi beras (5 kg), susu kental manis, dua botol minuman bersoda, satu toples biskuit, 10 bungkus mi telur, dan satu toples manisan. Harapannya, bingkisan ini dapat meringankan beban keluarga penerima sehingga mereka dapat merayakan Imlek dengan sukacita bersama keluarga.
Sebanyak 550 paket bingkisan dibagikan kepada warga etnis Tionghoa prasejahtera di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Setiap paket berisi beras (5 kg), susu kental manis, dua botol minuman bersoda, satu toples biskuit, 10 bungkus mi telur, dan satu toples manisan. Harapannya, bingkisan ini dapat meringankan beban keluarga penerima sehingga mereka dapat merayakan Imlek dengan sukacita bersama keluarga.
Survei Agar Bantuan Tepat Sasaran
Sebagai persiapan, relawan Tzu Chi melakukan survei selama tiga hari sebelum acara untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Mereka mendatangi rumah-rumah calon penerima secara langsung (door-to-door) dan memberikan kupon bingkisan. Selain mendata kebutuhan, kunjungan ini juga mempererat hubungan antara relawan dan warga. Kehadiran relawan menjelang perayaan Imlek memberikan dampak positif dan harapan baru bagi penerima bantuan.
Aming, salah satu penerima bingkisan, merasa sangat bersyukur atas perhatian Tzu Chi. “Terima kasih Yayasan Buddha Tzu Chi (Makassar) atas bantuannya. Bingkisan ini sangat membantu, terutama untuk kebutuhan bahan pokok seperti beras. Semoga Tzu Chi terus diberkati dalam setiap kegiatannya,” ujarnya.
Aming, salah satu penerima bingkisan, merasa sangat bersyukur atas perhatian Tzu Chi. “Terima kasih Yayasan Buddha Tzu Chi (Makassar) atas bantuannya. Bingkisan ini sangat membantu, terutama untuk kebutuhan bahan pokok seperti beras. Semoga Tzu Chi terus diberkati dalam setiap kegiatannya,” ujarnya.
Kegiatan dimulai pukul 08.30 WITA di Kantor Tzu Chi Makassar. Warga penerima bingkisan hadir dengan membawa kupon yang telah mereka terima sebelumnya. Relawan menyambut mereka dengan ramah, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan Tzu Chi Makassar dan Yayasan Tionghoa di Makassar. Penyerahan simbolis bingkisan dilakukan kepada beberapa penerima, diikuti dengan pengarahan alur pengambilan bagi warga lainnya. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, berkat kerja sama yang baik antara relawan dan warga.
Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan Tzu Chi Makassar dan Yayasan Tionghoa di Makassar. Penyerahan simbolis bingkisan dilakukan kepada beberapa penerima, diikuti dengan pengarahan alur pengambilan bagi warga lainnya. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, berkat kerja sama yang baik antara relawan dan warga.
Harmoni dalam Bersumbangsih
Dalam acara ini, relawan juga mengajak penerima bingkisan untuk turut bersumbangsih melalui celengan bambu. Walaupun sederhana, ajakan ini mendapat tanggapan positif. Banyak penerima bantuan yang dengan tulus menyumbangkan sebagian kecil dari rezeki mereka. Relawan menyambut keikhlasan ini dengan hormat dan rasa syukur.
“Semoga bingkisan ini membawa sukacita bagi penerima, sekaligus menginspirasi mereka untuk ikut berbagi, sekecil apa pun itu,” kata Lamsin Indjawati, Wakil Ketua Tzu Chi Makassar.
“Semoga bingkisan ini membawa sukacita bagi penerima, sekaligus menginspirasi mereka untuk ikut berbagi, sekecil apa pun itu,” kata Lamsin Indjawati, Wakil Ketua Tzu Chi Makassar.
Sebanyak 71 relawan, termasuk relawan baru dan relawan muda, terlibat dalam kegiatan ini. Mereka merasa senang dapat berkontribusi dan menjalin kedekatan dengan masyarakat. Salah satu penerima bingkisan, Femmy, juga mengungkapkan rasa haru dan syukurnya. “Pelayanan Tzu Chi sungguh tulus. Walaupun kami kekurangan, sikap hormat relawan saat menyerahkan bingkisan membuat kami merasa dihargai,” ungkapnya.
Kegiatan ini selesai pukul 15.30 WITA dengan penuh kebahagiaan. Relawan pulang dengan hati penuh syukur, merasa telah menebar benih kebajikan, baik kepada sesama maupun ke dalam diri sendiri.
Kegiatan ini selesai pukul 15.30 WITA dengan penuh kebahagiaan. Relawan pulang dengan hati penuh syukur, merasa telah menebar benih kebajikan, baik kepada sesama maupun ke dalam diri sendiri.
Hasdy, S.Si., M.Si., Sekretaris Yayasan Sosial Sapta Mulia, berharap bahwa penerima bingkisan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi kelak juga dapat menjadi pemberi. “Kegiatan ini memotivasi mereka untuk mengembangkan diri. Suatu hari nanti, mereka tidak lagi sekadar menerima, tetapi juga bisa memberi dengan penuh sukacita,” katanya.
Melalui kegiatan ini, relawan Tzu Chi Makassar menunjukkan bahwa berbagi bukan hanya tentang memberi materi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebajikan dan kasih sayang. Semoga semangat ini terus tumbuh dan menginspirasi banyak orang untuk menciptakan dunia yang lebih baik.
Jurnalis : Surya Metal,
Fotografer : Hartono Tjandra, Jennifer Kellys, & Putri Maharani (Tzu Chi Makassar),
Editor : Hadi Pranoto.
Melalui kegiatan ini, relawan Tzu Chi Makassar menunjukkan bahwa berbagi bukan hanya tentang memberi materi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebajikan dan kasih sayang. Semoga semangat ini terus tumbuh dan menginspirasi banyak orang untuk menciptakan dunia yang lebih baik.
Jurnalis : Surya Metal,
Fotografer : Hartono Tjandra, Jennifer Kellys, & Putri Maharani (Tzu Chi Makassar),
Editor : Hadi Pranoto.