Paket Sembako Menambah Sukacita Menyambut Tahun Baru Imlek
Tzu Chi Lampung kembali berbagi kasih dalam rangka menyambut tahun baru Imlek dengan membagikan 200 paket sembako pada hari Sabtu, 18 Januari 2025. Pembagian kuponnya sendiri sudah dilakukan pada tanggal 11-12 Januari 2025. Relawan Tzu Chi melakukan kunjungan kasih ke rumah calon penerima bantuan disertai pembagian kupon paket sembako.
Saat pembagian kupon, ada salah satu warga yang menarik perhatian Djoni dan Anita, relawan Tzu Chi. Adalah Pak Entong, warga Karang Maritim Kampung Baruna Jaya, Panjang yang kakinya lumpuh akibat jatuh, membuatnya tak bisa jalan kembali sampai sekarang. Pak entong tinggal bersama adiknya yang bekerja serabutan. Pak Entong adalah gambaran dari penerima paket sembako yang memang diprioritaskan bagi warga yang membutuhkan.
Saat pembagian kupon, ada salah satu warga yang menarik perhatian Djoni dan Anita, relawan Tzu Chi. Adalah Pak Entong, warga Karang Maritim Kampung Baruna Jaya, Panjang yang kakinya lumpuh akibat jatuh, membuatnya tak bisa jalan kembali sampai sekarang. Pak entong tinggal bersama adiknya yang bekerja serabutan. Pak Entong adalah gambaran dari penerima paket sembako yang memang diprioritaskan bagi warga yang membutuhkan.
Paket Imlek ini dibagikan di empat titik, yakni Gedung Air, Kampung Sawah, Panjang, dan Sukaraja, serta bagi para Gan En Hu di Kantor Tzu Chi Lampung. Adapun paket sembako terdiri dari beras 5 kg, kue keranjang 1 kg, 1 liter minyak goreng, 2 bungkus mie atom, 1 kue kaleng dan 25 butir telur.
Ibu Acai, salah satu warga Kupang Teba, mengungkapkan rasa harunya menerima paket sembako. “Saya sangat berterima kasih karena telah memberi saya sembako ini. Tangan saya sudah tiga bulan terkena stroke. Sementara untuk biaya makan, saya dibantu sama anak. Saat ini saya tinggal di rumah sendiri, sedangkan suami saya sudah meninggal,” tuturnya.
Ibu Acai, salah satu warga Kupang Teba, mengungkapkan rasa harunya menerima paket sembako. “Saya sangat berterima kasih karena telah memberi saya sembako ini. Tangan saya sudah tiga bulan terkena stroke. Sementara untuk biaya makan, saya dibantu sama anak. Saat ini saya tinggal di rumah sendiri, sedangkan suami saya sudah meninggal,” tuturnya.
Sementara itu Ibu Asim, salah satu warga Kupang Raya yang memiliki kakak dan adik yang mengalami depresi. Hari-harinya ia habiskan untuk merawat keduanya. Kebutuhan sehari-harinya pun dibantu oleh tetangga serta Tzu Chi Lampung. “Saya mengucapkan terima kasih ke Tzu Chi sudah bersedia membantu keluarga saya memberikan bantuan uang dan sembako ke kami,” ujarnya terharu.
Jurnalis : Hilda Rafika (Tzu Chi Lampung),
Fotografer : Hilda Rafika (Tzu Chi Lampung),
Editor : Khusnul Khotimah.
Fotografer : Hilda Rafika (Tzu Chi Lampung),
Editor : Khusnul Khotimah.