Gotong Royong untuk Bumi Bebas Sampah
Dalam naungan tenda Tzu Chi, sebanyak 22 relawan bekerja sama memilah sampah, yang terdiri dari botol-botol plastik dan DVD. Berkarung-karung botol plastik bekas pakai ditempatkan di tengah tenda dan dikelilingi oleh para relawan. Tutup botol, label, dipisahkan dalam wadah-wadah yang sudah disiapkan, sedangkan botol plastik diremas-remas hingga gepeng dan dimasukkan dalam karung. Pemilahan ini dilakukan untuk memudahkan pengolahan kembali botol-botol plastik sekali pakai tersebut. Selain itu juga menghindari pemakaian kembali botol plastik sekali pakai.
Selain itu ada juga Rayden, murid grade 3 Primary Tzu Chi School yang berusia 9 tahun. Hari itu Ia datang bersama tantenya, yang merupakan salah satu relawan DAAI. Sejak datang hingga acara selesai, Rayden tampak sangat bersemangat memilah sampah botol plastik tanpa istirahat. Kadang duduk, kadang berdiri di tengah tumpukan botol plastik, ia memilah sampah sambil menanyakan mengapa sampah-sampah plastik ini harus dipilah. Dengan sabar, para relawan menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Rayden. Saat ditanya apakah ia mau berpartisipasi dalam kegiatan pelestarian lingkungan bulan depan, Rayden menjawab dengan antusias, bahwa ia akan datang lagi bulan depan. Rayden juga berniat mengajak teman sekolahnya yang tinggal di Golf Lake.
Cuaca mendung membuat kegiatan hari itu terasa lebih menyenangkan. Banyak warga perumahan yang berhenti, untuk bertanya apakah mereka bisa mendonasikan barang-barang ke depo. Sebagian warga juga datang untuk memberikan botol-botol plastik, baju bekas dan barang-barang donasi.
Lily Brahma, relawan pendamping dari DAAI TV sekaligus Koordinator Misi Pelestarian Lingkungan di Xie Li Cengkareng Timur (CT), mengungkapkan kegembiraannya karena hari itu banyak relawan DAAI TV yang bisa bergabung dalam acara ini. “Senang karena banyak relawan dari DAAI TV yang bergabung dalam kegiatan hari ini, dan beberapa mengajak keluarganya. Semoga ke acara pelestarian lingkungan bulan depan lebih banyak lagi relawan DAAI yang bisa bergabung, terutama yang tempat tinggalnya ada dalam wilayah komunitas He Qi Barat 1”.
Karena hujan mulai turun, acara diakhiri pada pukul 09.45, dengan sebelumnya dilakukan foto bersama dengan semua relawan yang hadir. Semua merasa senang, karena hari itu mereka telah melakukan satu hal kecil untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. Sebuah tekad juga diikrarkan dalam hati, untuk bersama-sama mengurangi sampah (terutama sampah plastik) untuk sebuah dunia yang lebih indah.
Fotografer : Bobby, Lily Brahma, Dyatmika Wulan (He Qi Barat 1),
Editor : Hadi Pranoto.