Buka Puasa Bersama Mempererat Kehangatan Kekeluargaan
Selain sebagai momen untuk menikmati hidangan berbuka puasa, kesempatan ini juga menjadi waktu yang berharga bagi masyarakat untuk menciptakan momen spesial yang dapat mempererat hubungan serta berbagi kebaikan. Mulai dari berkumpul bersama teman, keluarga, hingga sahabat, semua bertujuan untuk memperkuat ikatan sosial dan saling menjalin kedekatan. Dalam semangat ini, relawan Tzu Chi di komunitas Hu Ai Titi Kuning Medan mengadakan acara bukber dengan para penerima bantuan sebagai wujud toleransi, penghormatan, dan rasa saling menghargai menjelang Hari Raya Idul Fitri. Acara yang berlangsung pada hari Sabtu, 22 Maret 2025, pukul 18:00 WIB, ini diselenggarakan di Depo Pelestarian Lingkungan Titi Kuning, Medan, Sumatera Utara.
Para hadirin menikmati hidangan vegetaris, yaitu hidangan yang tidak mengandung daging, melainkan terdiri dari sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan bahan pangan nabati lainnya. “Kalau makanannya enak, seperti yang dimasak oleh Tzu Chi, mungkin bisa dicoba di rumah untuk hidangan buka puasa besok,” kata Yenni, Ketua Koordinator dan Wakil Ketua Hu Ai Titi Kuning Medan.
Selain Irfandi, ada pula Cinta Cantika (17 tahun), salah satu penerima bantuan yang berbagi cerita bahwa dulu ia kesulitan membayar uang sekolah. Namun, saudara mengenalkannya untuk mendaftar di Tzu Chi, dan Alhamdulillah, sampai saat ini ia mendapatkan bantuan untuk membayar uang sekolah. Ia berharap Tzu Chi dapat terus berkembang dan membantu lebih banyak anak-anak yang membutuhkan pendidikan. “Semoga semua relawan Tzu Chi tetap sehat dan selalu diberikan kemudahan dalam perjalanan, agar semakin kompak dan menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Setelah acara selesai, para penerima bantuan juga mendapatkan santunan dan paket parcel yang berisi dua botol sirup, dua pak kue buatan, satu pak permen, dan biskuit. Ini diharapkan dapat meringankan beban mereka menjelang Lebaran dan membawa sukacita dalam menyambut hari raya Idul Fitri.
Fotografer : Liani, Sisilia (Tzu Chi Medan),
Editor : Metta Wulandari.