Setetes Keberanian, Sejuta Harapan: Pengalaman Donor Darah Pertama Kali
– Kata Perenungan Master Cheng Yen –
Dari 100 orang pendonor, ada beberapa orang yang pertama kali menyumbangkan darahnya. Salah satunya Riswati (35). Dari kilo 11 Desa Bagan Jaya, ia datang bersama sepupunya Eni Saputri (32) yang merupakan istri karyawan divisi 1 unit Bumi Lestari Estate (BPLE) setelah mengetahui brosur dari status wa salah satu relawan.
“Kami berdua penasaran Bu apalah rasanya diambil darahnya, banyak yang bilang jadi enak badan kita selain itu juga untuk kebaikan bantu sesama juga. Semangat jadinya awak, awal deg-degan tapi setelahnya aman-aman saja, tahun depan nak ikut lagi la Bu,” tutur Riswati berbinar-binar.
Semangat peserta yang baru pertama kali mendonorkan darahnya, menggugah keberanian relawan melakukan hal yang sama. Seperti yang dilakukan Dessy Ferantika. Setelah dua jam membantu kelancaran donor darah, ia memberanikan diri ikut mendaftar. Wajahnya pucat, mata penuh dengan kecemasan, bibir dikatupkan serta tangan menggegam erat membuat banyak relawan yang lain bersimpati dan mendampinginya.
“Meskipun takutnya luar biasa sampai keringatan tapi banyak teman-teman memberi support akhirnya hati saya jadi tenang, rasanya bahagia saya bisa berguna bagi orang lain, kaya merasa sekarang sudah jadi relawan sejati gitu, hehe..,” ujarnya disertai tawa lega.
Juli Wankara Purba, salah seorang relawan baru dua bulan bergabung di Tzu Chi Sinar Mas, merasa bersyukur kegiatan hari berjalan dengan lancar. Antusias warga dan karyawan cukup tinggi bahkan dari relawan sekalipun. Terbukti seluruh relawan yang hadir juga ikut menjadi pendonor di sela-sela melakukan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Kegiatan ini salah satu bentuk kepedulian kita bersama terhadap masyarakat di lingkungan sekitar terutama untuk memenuhi kebutuhan stok darah di setiap rumah sakit Kabupaten Indragiri Hilir.
“Meskipun saya baru bergabung memakai seragam abu putih tapi rasanya senang sekali melihat sudah banyak kegiatan sosial yang dilakukan oleh Tzu Chi Sinar Mas. Semoga kita dapat terus bersama-sama berbuat kebaikan,” ungkapnya.
Donor darah yang rutin digelar ini tak lepas dari dukungan PMI Kabupaten Indragiri Hilir. dr. Saut Pakpahan, Wakil Kepala Unit Donor Darah (UDD) Kabupaten Indragiri Hilir, menyambut hangat kegiatan ini. “Senang sekali setiap kali kami datang selalu ramai orang yang mau donor darah sukarela artinya semakin banyak orang tahu manfaatnya untuk kesehatan dan juga semakin meningkat rasa kepekaan demi kemanusiaan” ucapnya.
Banyak dari peserta merasakan dengan kegiatan ini dapat membuat tubuh tetap sehat dan tidak perlu jauh–jauh untuk ikut donor darah karena telah disediakan di perusahaan yang bekerjasama dengan PMI Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Seluruh relawan merasa senang dan sangat bersyukur telah melakukan kebaikan dengan satu tujuan mulia untuk membantu sesama, menyelamatkan jiwa manusia.
Fotografer : Dokumentasi Xie Li Indragiri,
Editor : Khusnul Khotimah.