Pembangunan Hunian Tetap di Aceh: Progres Pembangunan 500 Rumah di Aceh Tamiang
Yayasan Buddha Tzu Chi, melalui koordinasi erat dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, tengah memacu pembangunan 500 unit Hunian Tetap (Huntap) di Desa Tanjung Seumantoh.
Pada tanggal 9 Maret 2026, rombongan relawan Tzu Chi Medan, tim proyek, dan sekretariat eksternal Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bupati Aceh Tamiang. Pertemuan ini bertujuan untuk mendalami perkembangan proyek serta memastikan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE., menginstruksikan dinas terkait untuk segera berkoordinasi dengan PLN, PDAM, dan Kementerian PUPR (BPPW) guna mengintegrasikan sarana air bersih, listrik, dan jalan. Ia juga menyetujui usulan sistem pengundian nomor rumah bagi warga agar berlangsung adil.
“Bantuan Tzu Chi sangat menyentuh hati masyarakat. Kami akan berkoordinasi mengenai infrastruktur juga mengupayakan agar pembangunan infrastruktur berjalan paralel dengan pembangunan rumah. Terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah membantu pembangunan rumah hunian tetap bagi masyarakat kita di Aceh Tamiang,” tegas Wakil Bupati Ismail, SE.
Untuk mewujudkan hal tersebut, akan dilakukan berbagai upaya pembinaan bagi para penghuni. Program pendampingan warga akan dijalankan untuk mempererat rasa persaudaraan antarwarga. Selain itu, juga direncanakan pemberdayaan ekonomi melalui pembentukan koperasi guna membantu kemandirian finansial para penghuninya.
Dalam proses penempatan rumah, transparansi juga menjadi perhatian penting. Pengundian unit rumah direncanakan berlangsung pada bulan April 2026 agar warga mendapatkan kepastian posisi rumah secara adil dan transparan.
Setelah rapat koordinasi, rombongan langsung meninjau lokasi pembangunan 500 unit rumah di Tanjung Seumantoh, Aceh Tamiang. Saat ini, progres pembangunan fisik telah mencapai 35%. Kontraktor menargetkan bahwa pada bulan Mei 2026, sebanyak 100 unit pertama sudah selesai secara fisik.
Melihat langsung deretan rumah yang mulai berdiri, Sekda Syuibun Anwar kembali mengungkapkan rasa harunya. Ia membayangkan sekitar 1.500 jiwa (estimasi dari 500 KK) yang akan segera memiliki atap yang aman untuk berlindung. Ia pun berharap, semangat Tzu Chi dapat menginspirasi lebih banyak warga setempat.
Pembangunan Huntap di Aceh Tamiang adalah bukti nyata bahwa ketika kemanusiaan bertemu dengan komitmen pemerintah, mukjizat pemulihan dapat terjadi. Harapan besar tersemat agar pada Mei 2026 nanti, warga yang kini masih mengungsi dapat melangkah masuk ke rumah baru mereka dengan rasa sukacita, nyaman, dan penuh martabat. Sebuah awal baru yang dibangun di atas fondasi cinta kasih.
Jurnalis : Liani (Tzu Chi Medan),
Fotografer : Liani (Tzu Chi Medan),
Editor : Metta Wulandari.