Tzu Chi Salurkan 700 Paket Beras untuk Warga Peunaga Baro, Aceh Barat Jelang Lebaran
Matahari pagi baru saja menanjak di ufuk timur saat keriuhan bernada syukur mulai terasa di halaman Masjid Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Peunaga Baro, Aceh Barat pada hari Minggu, 15 Maret 2026. Di bawah langit cerah, 29 relawan Tzu Chi berkumpul dengan satu misi mulia, menghantarkan kebahagiaan menjelang hari raya Idul Fitri.
Tumpukan karung beras tersusun rapi. Dengan penuh ketulusan, para relawan bahu-membahu menata satu demi satu sak beras “Cinta Kasih” yang akan disalurkan. Sebanyak 700 sak beras disiapkan khusus untuk warga Perumahan Cinta Kasih Peunaga Baro dan masyarakat di sekitar Kota Meulaboh.
Ketua Komunitas Tzu Chi Meulaboh, Yuliana, membuka acara dengan pesan yang menyentuh hati. ” Semoga beras ini dapat meringankan beban dan membantu warga dalam menyambut Idul Fitri dengan penuh sukacita,” ujarnya di hadapan warga yang hadir.
Tumpukan karung beras tersusun rapi. Dengan penuh ketulusan, para relawan bahu-membahu menata satu demi satu sak beras “Cinta Kasih” yang akan disalurkan. Sebanyak 700 sak beras disiapkan khusus untuk warga Perumahan Cinta Kasih Peunaga Baro dan masyarakat di sekitar Kota Meulaboh.
Ketua Komunitas Tzu Chi Meulaboh, Yuliana, membuka acara dengan pesan yang menyentuh hati. ” Semoga beras ini dapat meringankan beban dan membantu warga dalam menyambut Idul Fitri dengan penuh sukacita,” ujarnya di hadapan warga yang hadir.
Apresiasi datang dari tokoh pemuda setempat, Irvan. Ia merasa dukungan yang diberikan Tzu Chi bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk perhatian yang terus terjaga. Nanda Rizki, seorang relawan Tzu Chi yang tinggal di Perumahan Peunaga Baro pun berharap jalinan jodoh ini terus meluas. “Saya ingin lebih banyak orang lagi yang bisa dibantu,” tuturnya penuh harap.
Saat matahari semakin tinggi, antrean warga mulai memanjang dengan tertib. Satu per satu warga menukarkan kupon mereka. Tak ada desak-desakan, yang ada hanyalah senyum simpul saat mereka memeluk erat sak beras yang baru saja diterima.
Saat matahari semakin tinggi, antrean warga mulai memanjang dengan tertib. Satu per satu warga menukarkan kupon mereka. Tak ada desak-desakan, yang ada hanyalah senyum simpul saat mereka memeluk erat sak beras yang baru saja diterima.
Di antara kerumunan itu, tampak Yuni, salah satu penghuni perumahan yang tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Baginya, bantuan ini adalah berkat yang luar biasa.
“Kami sudah diberi tempat tinggal (rumah), sekarang masih diberi beras dan perhatian. Terima kasih, Tzu Chi. Semoga suatu hari nanti anak saya bisa bergabung menjadi relawan untuk membalas kebaikan ini,” ungkap Yuni.
Di tengah persiapan menyambut hari kemenangan, 700 sak beras ini menjadi simbol bahwa persaudaraan dan kepedulian tidak mengenal batas, menghangatkan dapur-dapur warga di Meulaboh agar api semangat terus menyala.
Jurnalis : Yuliana, Ronaldo (Tzu Chi Aceh),
Fotografer : Nanda Rizki, Marhamah (Tzu Chi Aceh),
Editor : Khusnul Khotimah.
“Kami sudah diberi tempat tinggal (rumah), sekarang masih diberi beras dan perhatian. Terima kasih, Tzu Chi. Semoga suatu hari nanti anak saya bisa bergabung menjadi relawan untuk membalas kebaikan ini,” ungkap Yuni.
Di tengah persiapan menyambut hari kemenangan, 700 sak beras ini menjadi simbol bahwa persaudaraan dan kepedulian tidak mengenal batas, menghangatkan dapur-dapur warga di Meulaboh agar api semangat terus menyala.
Jurnalis : Yuliana, Ronaldo (Tzu Chi Aceh),
Fotografer : Nanda Rizki, Marhamah (Tzu Chi Aceh),
Editor : Khusnul Khotimah.