Menebar Kebahagiaan Idul Fitri, Tzu Chi Batam Salurkan Ratusan Paket Sembako
Menyambut Hari Raya Idul Fitri, relawan Tzu Chi Batam kembali menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga yang membutuhkan secara serentak di lima lokasi di seluruh Batam. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan cinta kasih universal, agar kebahagiaan hari raya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Relawan Tzu Chi di Komunitas He Qi Selatan, Hu Ai Batam Center mendapat berkah untuk membagikan paket lebaran di dua lokasi. Sebanyak 166 paket sembako dibagikan di Ruli Beverly, Belian, sedangkan 253 paket sembako dibagikan kepada warga di Kampung Tua Teluk Lengung, Kabil.
Susanto, selaku wakil koordinator acara, menyampaikan bahwa warga sangat kooperatif. Pihak RW dan RT juga memberikan dukungan dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan serta mendampingi saat pembagian kupon.
“Harapannya ke depan, kita bisa lebih mengenalkan Tzu Chi ke wilayah-wilayah yang belum terjangkau, agar masyarakat semakin mengenal Tzu Chi. Ketika ada yang membutuhkan, Tzu Chi selalu membuka pintu untuk mereka,” ujarnya.
Relawan Tzu Chi di Komunitas He Qi Selatan, Hu Ai Batam Center mendapat berkah untuk membagikan paket lebaran di dua lokasi. Sebanyak 166 paket sembako dibagikan di Ruli Beverly, Belian, sedangkan 253 paket sembako dibagikan kepada warga di Kampung Tua Teluk Lengung, Kabil.
Susanto, selaku wakil koordinator acara, menyampaikan bahwa warga sangat kooperatif. Pihak RW dan RT juga memberikan dukungan dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan serta mendampingi saat pembagian kupon.
“Harapannya ke depan, kita bisa lebih mengenalkan Tzu Chi ke wilayah-wilayah yang belum terjangkau, agar masyarakat semakin mengenal Tzu Chi. Ketika ada yang membutuhkan, Tzu Chi selalu membuka pintu untuk mereka,” ujarnya.
Pembagian sembako cinta kasih dilaksanakan pada tanggal 14 Maret 2026. Warga sudah mulai berdatangan sejak pagi hari dengan membawa kupon sembako yang telah dibagikan sebelumnya pada tanggal 8 Maret 2026. Sebanyak 66 relawan dengan sigap mempersiapkan lokasi kegiatan agar pembagian dapat segera dimulai dan berjalan dengan lancar.
Salah satu warga, Rani (21), seorang ibu rumah tangga, menyampaikan rasa bahagianya. “Saya sangat senang, bersyukur, bahagia, dan terbantu dengan bantuan ini,” ujarnya. Ia mengungkapkan bahwa penghasilan suaminya terkadang tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari, sehingga mereka juga dibantu oleh kakak iparnya. Rani tinggal bersama suami, anak, ibu, dan adik laki-lakinya di sebuah rumah kontrakan.
Selama satu tahun terakhir, ibunya dalam kondisi sakit dan hanya berada di rumah. Mereka sempat membawa sang ibu ke rumah sakit, namun kebingungan untuk langkah pengobatan selanjutnya. Keterbatasan biaya makan dan transportasi juga menjadi kendala, sehingga pengobatan tidak dapat dilanjutkan. Dalam kesempatan tersebut, relawan memberikan informasi kepada Rani mengenai cara mengajukan bantuan ke Tzu Chi.
Salah satu warga, Rani (21), seorang ibu rumah tangga, menyampaikan rasa bahagianya. “Saya sangat senang, bersyukur, bahagia, dan terbantu dengan bantuan ini,” ujarnya. Ia mengungkapkan bahwa penghasilan suaminya terkadang tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari, sehingga mereka juga dibantu oleh kakak iparnya. Rani tinggal bersama suami, anak, ibu, dan adik laki-lakinya di sebuah rumah kontrakan.
Selama satu tahun terakhir, ibunya dalam kondisi sakit dan hanya berada di rumah. Mereka sempat membawa sang ibu ke rumah sakit, namun kebingungan untuk langkah pengobatan selanjutnya. Keterbatasan biaya makan dan transportasi juga menjadi kendala, sehingga pengobatan tidak dapat dilanjutkan. Dalam kesempatan tersebut, relawan memberikan informasi kepada Rani mengenai cara mengajukan bantuan ke Tzu Chi.
Azerin, selaku Ketua RW, turut mengungkapkan rasa terima kasihnya. Ia merasa kegiatan ini sangat membantu warganya. “Kami merasa bangga karena lokasi ini terpilih. Belum pernah sebelumnya ada kegiatan seperti ini yang berkoordinasi langsung dengan pihak RW,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi cara relawan Tzu Chi yang turun langsung ke rumah-rumah untuk melakukan survei sebelum pembagian kupon. Selain itu, Azerin merasa terinspirasi oleh kisah celengan bambu, di mana dengan menyisihkan uang belanja secara rutin setiap hari dapat terkumpul berkah yang besar.
“Hal ini patut dijadikan contoh. Semoga semua relawan Tzu Chi selalu sehat sehingga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi cara relawan Tzu Chi yang turun langsung ke rumah-rumah untuk melakukan survei sebelum pembagian kupon. Selain itu, Azerin merasa terinspirasi oleh kisah celengan bambu, di mana dengan menyisihkan uang belanja secara rutin setiap hari dapat terkumpul berkah yang besar.
“Hal ini patut dijadikan contoh. Semoga semua relawan Tzu Chi selalu sehat sehingga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang,” tambahnya.
Bantuan sembako cinta kasih yang terdiri dari 10 kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak goreng, 2 botol sirup, 1 bungkus kecap manis, dan 5 bungkus mi goreng tentu akan habis pada waktunya. Namun demikian, insan Tzu Chi Batam berharap semangat cinta kasih universal dengan saling peduli dan berbagi kepada sesama, dapat terus hidup dan berlanjut selamanya.
Jurnalis : Agus Lee, Linda Liem (Tzu Chi Batam),
Fotografer : Andy Tan, Jenny Agusri (Tzu Chi Batam),
Editor : Hadi Pranoto.
Fotografer : Andy Tan, Jenny Agusri (Tzu Chi Batam),
Editor : Hadi Pranoto.