Tekad Awal yang Menjadi Kekuatan
Ada Tekad, Ada Kekuatan, menjadi tema Pelatihan Relawan Abu Putih ke-2 yang diselenggarakan komunitas relawan Tzu Chi He Qi Jakarta Barat 4 pada hari Minggu, 25 Januari 2026. Bertempat di Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk, pelatihan ini diikuti oleh 70 relawan peserta dan panitia.
Materi pertama disampaikan oleh Slyvia melalui tema Kisah Master, yang mengulas perjalanan Master Cheng Yen sejak masa remaja, meninggalkan keluarga, hingga pertemuannya dengan sang guru, Master Yin Shun. Dari sanalah cikal bakal berdirinya Yayasan Buddha Tzu Chi yang berpegang teguh pada pesan, “Demi Ajaran Buddha dan Demi Semua Makhluk.”
Materi “Gan En (Bersyukur), Zun Zhong (Menghormati), Ai (Mencintai)” dibawakan oleh Amelia dengan penyampaian yang menarik perhatian peserta. “Tiga kata ini menjadi elemen penting dalam berkegiatan Tzu Chi. Selain berbuat kebajikan, juga untuk melatih kebijaksanaan,” ujar Amelia.
Materi pertama disampaikan oleh Slyvia melalui tema Kisah Master, yang mengulas perjalanan Master Cheng Yen sejak masa remaja, meninggalkan keluarga, hingga pertemuannya dengan sang guru, Master Yin Shun. Dari sanalah cikal bakal berdirinya Yayasan Buddha Tzu Chi yang berpegang teguh pada pesan, “Demi Ajaran Buddha dan Demi Semua Makhluk.”
Materi “Gan En (Bersyukur), Zun Zhong (Menghormati), Ai (Mencintai)” dibawakan oleh Amelia dengan penyampaian yang menarik perhatian peserta. “Tiga kata ini menjadi elemen penting dalam berkegiatan Tzu Chi. Selain berbuat kebajikan, juga untuk melatih kebijaksanaan,” ujar Amelia.
Pada sesi kedua, Nelly menceritakan jalinan jodohnya dengan Gan En Hu (penerima bantuan). “Saya sangat bersyukur dengan jalinan jodoh ini. Merekalah yang mengajarkan saya untuk bersyukur dan mendorong saya melangkah lebih maju serta tekun di jalan Bodhisattva Tzu Chi,” kata Nelly.
Sementara penjelasan mengenai struktur 4 in 1 dan jenjang relawan disampaikan oleh Efi. Struktur ini diibaratkan sebagai peta yang menuntun relawan dalam setiap kegiatan agar semuanya dapat terorganisir dengan baik dan tepat. Materi tersebut diperkuat juga tentang ulasan tentang Galang Hati, Galang Dana yang dibawakan oleh Martha. Tujuan dari galang hati dan galang dana adalah agar empat misi dan delapan jejak langkah Tzu Chi dapat terus berjalan.
Materi penutup kemudian dibawakan oleh Kartini yang menjelaskan awal mula sejarah Misi Kesehatan Tzu Chi. Ia menyampaikan bahwa penderitaan akibat penyakit dapat menjadi sumber kemiskinan, sehingga menjaga kesehatan sama dengan menyelamatkan kehidupan dan mewariskan cinta kasih.
Sementara penjelasan mengenai struktur 4 in 1 dan jenjang relawan disampaikan oleh Efi. Struktur ini diibaratkan sebagai peta yang menuntun relawan dalam setiap kegiatan agar semuanya dapat terorganisir dengan baik dan tepat. Materi tersebut diperkuat juga tentang ulasan tentang Galang Hati, Galang Dana yang dibawakan oleh Martha. Tujuan dari galang hati dan galang dana adalah agar empat misi dan delapan jejak langkah Tzu Chi dapat terus berjalan.
Materi penutup kemudian dibawakan oleh Kartini yang menjelaskan awal mula sejarah Misi Kesehatan Tzu Chi. Ia menyampaikan bahwa penderitaan akibat penyakit dapat menjadi sumber kemiskinan, sehingga menjaga kesehatan sama dengan menyelamatkan kehidupan dan mewariskan cinta kasih.
Agar peserta tidak bosan dan jenuh dengan materi yang cukup padat, panitia mengajak peserta bermain games untuk menciptakan suasana yang lebih santai. Pada pelatihan kali ini juga dilakukan pembagian seragam abu putih kepada relawan baru.
Sebagai penutup, peserta diajak untuk mendengarkan ceramah Master Cheng Yen dan doa bersama. Diharapkan para peserta yang hadir dapat semakin memantapkan hati dalam menjalankan kegiatan Tzu Chi.
Jurnalis : Dina, Lee Bie (He Qi Jakarta Barat 4),
Fotografer : Dina, Adeline (He Qi Jakarta Barat 4),
Editor : Khusnul Khotimah.
Sebagai penutup, peserta diajak untuk mendengarkan ceramah Master Cheng Yen dan doa bersama. Diharapkan para peserta yang hadir dapat semakin memantapkan hati dalam menjalankan kegiatan Tzu Chi.
Jurnalis : Dina, Lee Bie (He Qi Jakarta Barat 4),
Fotografer : Dina, Adeline (He Qi Jakarta Barat 4),
Editor : Khusnul Khotimah.