Kegiatan di Wilayah Sumatera

Jalinan Jodoh Baru Menjalankan Misi Pelestarian Lingkungan

Terik matahari pagi turut menyinari dan memberikan kehangatan bagi 16 relawan Tzu Chi Palembang serta 10 orang warga wilayah Ario Kemuning, Kec. Kemuning, Kota Palembang yang memulai kegiatan pelestarian lingkungan dengan senam pagi pada tanggal 26 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di titik pilah baru dari relawan Tzu Chi Palembang komunitas Xie Li Sako yang berlokasi di Kelenteng Wie An Bio.
Senyum, tawa serta semangat para warga dan penerima bantuan Tzu Chi (Gan En Hu) yang hari itu menjadi peserta tak kalah dibandingkan para relawan yang memandu gerakan senam. Setelah senam selesai, para relawan menyiapkan camilan sebagai pengisi energi sebelum kegiatan pemilahan barang daur ulang dimulai.
Relawan Tzu Chi Palembang komunitas Xie Li Sako dan warga mengawali kegiatan pelestarian lingkungan dengan senam pagi di titik pemilahan baru di Kelenteng Wie An Bio.
Ketua Korbid Pelestarian Lingkungan He Qi Palembang, Novriko sedang menjelaskan cara memilah botol plastik dan tujuan utama dari kegiatan Pelestarian Lingkungan Tzu Chi.
Novriko, selaku Ketua Korbid Pelestarian Lingkungan He Qi Palembang, membuka kegiatan dengan memberikan penjelasan mengenai cara memilah botol plastik yang benar dan juga menyampaikan tujuan utama dari kegiatan ini. “Kegiatan ini bertujuan agar para relawan dan juga seluruh peserta yang ikut dapat memahami manfaat dari kegiatan pelestarian lingkungan serta pentingnya kebiasaan memilah sampah sejak dini,” ujar Novriko.
Saat kegiatan pemilahan botol plastik dimulai, semua dengan kompak mempraktikkan cara memilah botol plastik sesuai dengan arahan yang diberikan. Ariyanto (40), salah satu penerima bantuan yang saat ini berjalan menggunakan alat bantu juga ingin ikut berkontribusi. Hal ini dilakukannya mengingat bahwa membantu bukan hanya dengan cara berdonasi uang atau benda namun bisa dengan tenaga yang dimiliki. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kebersihan lingkungan. Dan ini juga pertama kalinya saya ikut kegiatan. Sejak di bantu oleh Tzu Chi, saya mulai berani untuk keluar rumah, sebelumnya tidak pernah dan tidak berani keluar rumah,” ungkap Ariyanto.
Asmira (Ketua RT 17) dan Edison (Ketua RT 7) melakukan pemilahan botol bekas dengan senyum dan tawa bersama relawan lainnya.
Titik pilah baru yang berlokasi di Kelenteng Wie An Bio ini juga mendapat dukungan dari beberapa RT setempat. “Rencana dari Tzu Chi juga ada mau buat bak pilah sampah, jadi setiap warga yang lewat bisa ikut sumbang sampah plastik. Dan harapan kedepannya semoga banyak yang lebih terbuka sama kegiatan ini, banyak yang menyumbang barang daur ulang dan juga lebih ramai yang ikut berpartisipasi,” jelas Ketua RT 7, Edison yang juga diamini Ketua RT 17, Asmira saat meninjau kegiatan pemilahan barang daur ulang yang berlangsung.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para relawan menyusun kursi membentuk lingkar untuk membuka sesi sharing dan evaluasi bagi seluruh peserta. Netty, salah satu peserta yang juga merupakan salah satu Gan En Hu turut membagikan kesannya terhadap kegiatan hari ini. “Senang, gembira, dan nenek juga bisa cari teman baru. Jadi keluar rumah nggak ada perasaan capek. Karena fisik kan juga tergantung hati, kalau hati senang fisik juga sehat. Nenek juga kalau ada kegiatan lagi mau ikut terus,” kata Netty bersukacita.
Netty, salah satu Gan En Hu dengan penuh sukacita membagikan kesan yang dirasakannya mengikuti kegiatan pelestarian lingkungan.

Kegiatan pemilahan barang daur ulang ini bukan hanya menjadi langkah kecil dalam menjaga lingkungan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang mempererat hubungan relawan dan masyarakat sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga sekaligus menghadirkan harapan baru bagi para penerima bantuan Tzu Chi untuk lebih percaya diri menjalani kehidupan.

Jurnalis : Niko Travis (Tzu Chi Palembang),
Fotografer : Niko Travis (Tzu Chi Palembang),
Editor : Arimami Suryo A.

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

Juragan28