Memancarkan Kehangatan dengan Melindungi Kehidupan
“Sejak bulan April 2020, wilayah tengah Taiwan yang meliputi Nantou, Taichung, Changhua, dan Miaoli telah membentuk berbagai titik Platform Alat Bantu Ramah Lingkungan. Selama 6 tahun terakhir, kami telah menyediakan lebih dari 50 ribu unit alat bantu dan membantu lebih dari 30 ribu keluarga. Tiga jenis alat bantu yang paling banyak diajukan ialah kursi roda, tempat tidur elektrik, dan kursi toilet,” kata Wang Zong-bin, relawan Tzu Chi.
“Tugas kami di Platform Alat Bantu Ramah Lingkungan ialah membersihkan setiap alat bantu. Kami melakukannya secara rutin setiap hari Kamis pagi. Selama proses pembersihan, kami bekerja sama dengan pembagian tugas yang jelas. Setelah selesai diuji, tempat tidur medis dan kursi roda akan terlebih dahulu dibersihkan dengan air untuk menghilangkan debu, rambut pasien, atau kotoran lain yang menempel,” kata Gao Man-zu, relawan Tzu Chi.
“Selain mengantarkan dan mengambil kembali alat bantu, kami juga membimbing masyarakat. Mereka sangat mendukung kami. Bahkan, ada yang kemudian bergabung menjadi donatur ataupun relawan komunitas untuk turut bersumbangsih,” pungkas Gao Man-zu.
Saya merasa sangat bersukacita, terutama ketika melihat para pahlawan perempuan ini. Setiap orang itu mampu berkarya. Jika kita menghargai setiap barang, masa pakainya akan menjadi lebih panjang. Namun, jika kita tidak tahu cara menghargainya, barang yang sebenarnya masih dapat digunakan akan dibiarkan terbengkalai dan akhirnya tidak berguna.
Kita harus menaruh barang-barang di tempat yang mudah diambil untuk digunakan. Jika barang-barang itu tertimbun di suatu tempat, kita harus mencarinya agar bisa dimanfaatkan kembali. Semua itu bergantung pada pikiran kita. Apakah kita bersedia mengerahkan kemampuan? Segala sesuatu bergantung pada hati dan pikiran. Itulah yang dikatakan dalam ajaran Buddha.
Dengan satu niat baik yang penuh berkah, sedikit demi sedikit barang yang masih layak pakai dapat dimanfaatkan kembali. Jika tidak menyadari dan menghargai berkah, kita akan terus mengikis berkah yang kita miliki. Jika barang-barang yang masih dapat digunakan terus dibuang atau ditimbun begitu saja, berarti kita tidak mengerahkan kekuatan. Jadi, saya sangat bersyukur melihat begitu banyak orang bersedia mengerahkan tenaga dan kemampuan sehingga barang-barang tersebut kembali memiliki nilai guna.
Kita harus menaruh barang-barang di tempat yang mudah diambil untuk digunakan. Jika barang-barang itu tertimbun di suatu tempat, kita harus mencarinya agar bisa dimanfaatkan kembali. Semua itu bergantung pada pikiran kita. Apakah kita bersedia mengerahkan kemampuan? Segala sesuatu bergantung pada hati dan pikiran. Itulah yang dikatakan dalam ajaran Buddha.
Dengan satu niat baik yang penuh berkah, sedikit demi sedikit barang yang masih layak pakai dapat dimanfaatkan kembali. Jika tidak menyadari dan menghargai berkah, kita akan terus mengikis berkah yang kita miliki. Jika barang-barang yang masih dapat digunakan terus dibuang atau ditimbun begitu saja, berarti kita tidak mengerahkan kekuatan. Jadi, saya sangat bersyukur melihat begitu banyak orang bersedia mengerahkan tenaga dan kemampuan sehingga barang-barang tersebut kembali memiliki nilai guna.
“Saat ini, para relawan perempuan sangat luar biasa. Mereka sudah mampu menjalankan tugas sendiri. Misalnya, dalam satu tugas pengambilan alat bantu, sebanyak 5 relawan perempuan berangkat sendiri dengan mengendarai 2 truk. Truk pertama dikemudikan oleh Kakak Guan-hui yang ditemani oleh Kakak Pei-ling. Kakak Pei-ling memiliki latar belakang sebagai seorang perawat,” kata Li Chang-xian, relawan Tzu Chi.
“Sementara itu, truk kedua dikemudikan oleh Kakak Wen-ru dan membawa 2 relawan lainnya. Jika diperhatikan, mereka hampir tidak perlu banyak berkomunikasi karena sudah memiliki kerja sama yang sangat baik. Berkat efisiensi mereka, seluruh alat bantu yang akan diambil dapat dimuat ke atas truk dengan cepat dan disusun dengan rapi. Kelima relawan tersebut berhasil menyelesaikan tugas dengan baik,” lanjut Li Chang-xian.
“Sebagai narahubung tim distribusi, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih secara khusus kepada Kakak Wen-ru. Beliau adalah istri seorang dokter, tetapi selalu rendah hati dan diam-diam bersumbangsih di sini. Selain bertugas dalam pelayanan TIMA, setiap kali tim kami kekurangan relawan pengemudi, beliau selalu siap menggantikan,” pungkas Li Chang-xian.
Melihat Wen-ru berdiri, tubuhnya memang tidak besar. Namun, tenaga dan kemampuannya tidak kalah dibandingkan kaum laki-laki. Perempuan benar-benar mampu melakukan banyak hal. Jadi, jangan pernah meremehkan diri sendiri.
Para laki-laki pun harus ikut turun tangan. Jangan hanya duduk melihat, mendengar, dan berpikir, “Saya sebenarnya juga bisa melakukannya.” Jika tidak segera bertindak, kesempatan pun akan hilang dan semua pujian akan diberikan kepada perempuan. Jadi, hendaknya kalian juga lebih tekun bersumbangsih.
Para laki-laki pun harus ikut turun tangan. Jangan hanya duduk melihat, mendengar, dan berpikir, “Saya sebenarnya juga bisa melakukannya.” Jika tidak segera bertindak, kesempatan pun akan hilang dan semua pujian akan diberikan kepada perempuan. Jadi, hendaknya kalian juga lebih tekun bersumbangsih.
“Kami sangat bersyukur dapat bertemu dengan Master. Kami menggenggam jalinan jodoh ini untuk melaporkan kepada Master mengenai berbagai upaya yang telah dilakukan RS Tzu Chi Taichung dan hasil-hasil yang telah kami capai,” kata Chien Sou-hsin, Kepala Rumah Sakit Taichung.
Sesungguhnya, para relawan kita saat ini sebagian besar sudah berusia lanjut. Jadi, kepada para dokter, jika kalian melihat pasien lansia yang datang berobat dengan ditemani anaknya, cobalah menyempatkan diri untuk memberikan nasihat kepada mereka.
Jika rumah mereka luas, ada bagian rumah yang agak gelap, atau ada lorong yang berpotensi membahayakan, anjurkanlah agar dipasang pegangan tangan. Hal seperti ini akan sangat membantu para lansia. Kita sering mendengar tentang kaum lansia yang terjatuh sehingga harus dirawat di rumah sakit. Jika seorang lansia terjatuh, proses pemulihannya sangatlah sulit. Jadi, yang terbaik ialah mencegah agar mereka tidak terluka dan tidak sampai terjatuh.
Pelayanan medis sangatlah penting. Pelayanan medis bertujuan untuk melindungi kehidupan dan kesehatan dengan cinta kasih. Cinta kasih adalah hal yang sangat penting. Jadi, Dokter dan Bodhisattva sekalian, jika kita dapat melakukan pencegahan, tentu akan jauh lebih baik.
Mendengar berbagai laporan yang disampaikan oleh para dokter, saya merasa bahwa inilah misi yang paling penting dan bernilai sepanjang hidup saya. Dalam kehidupan manusia, kesehatan adalah hal yang sangat penting. Saat ini, jumlah lansia sangat banyak. Saat ini, masyarakat mungkin tidak tahu bagaimana menghadapinya. Pada masa mendatang, hal itu akan makin terasa.
Terkadang, saya juga menginventarisasi kehidupan. Saya sering mengajak semuanya untuk menginventarisasi nilai kehidupan masing-masing. Ketika menginventarisasi kehidupan sendiri, saya merasa sangat beruntung. Ke mana pun saya pergi, selalu ada orang yang mendampingi, terkadang 3 atau 4 orang sekaligus. Saya merasa sungguh beruntung.
Namun, baik dokter, perawat, maupun orang-orang yang masih sehat, ingatlah bahwa kesehatan itu sangat penting. Semua orang pasti akan menua. Ketika memasuki usia lanjut, setiap orang membutuhkan orang lain untuk merawatnya. Jadi, jika para dokter bisa mengobati penyakit sekaligus memberikan dukungan secara batin, saya rasa hal itu sangatlah penting.
Jika rumah mereka luas, ada bagian rumah yang agak gelap, atau ada lorong yang berpotensi membahayakan, anjurkanlah agar dipasang pegangan tangan. Hal seperti ini akan sangat membantu para lansia. Kita sering mendengar tentang kaum lansia yang terjatuh sehingga harus dirawat di rumah sakit. Jika seorang lansia terjatuh, proses pemulihannya sangatlah sulit. Jadi, yang terbaik ialah mencegah agar mereka tidak terluka dan tidak sampai terjatuh.
Pelayanan medis sangatlah penting. Pelayanan medis bertujuan untuk melindungi kehidupan dan kesehatan dengan cinta kasih. Cinta kasih adalah hal yang sangat penting. Jadi, Dokter dan Bodhisattva sekalian, jika kita dapat melakukan pencegahan, tentu akan jauh lebih baik.
Mendengar berbagai laporan yang disampaikan oleh para dokter, saya merasa bahwa inilah misi yang paling penting dan bernilai sepanjang hidup saya. Dalam kehidupan manusia, kesehatan adalah hal yang sangat penting. Saat ini, jumlah lansia sangat banyak. Saat ini, masyarakat mungkin tidak tahu bagaimana menghadapinya. Pada masa mendatang, hal itu akan makin terasa.
Terkadang, saya juga menginventarisasi kehidupan. Saya sering mengajak semuanya untuk menginventarisasi nilai kehidupan masing-masing. Ketika menginventarisasi kehidupan sendiri, saya merasa sangat beruntung. Ke mana pun saya pergi, selalu ada orang yang mendampingi, terkadang 3 atau 4 orang sekaligus. Saya merasa sungguh beruntung.
Namun, baik dokter, perawat, maupun orang-orang yang masih sehat, ingatlah bahwa kesehatan itu sangat penting. Semua orang pasti akan menua. Ketika memasuki usia lanjut, setiap orang membutuhkan orang lain untuk merawatnya. Jadi, jika para dokter bisa mengobati penyakit sekaligus memberikan dukungan secara batin, saya rasa hal itu sangatlah penting.
Jika ada kaum lansia di dalam keluarga, kalian bisa bertanya, “Bagaimana keadaan orang tua sekarang?” Jika ada orang tua dan anak yang sama-sama berobat di tempat kalian dan kalian sudah lama tidak melihat orang tuanya, kalian bisa bertanya, “Bagaimana keadaan ayah Anda? Bagaimana keadaan nenek Anda?” Adakalanya, ingatkanlah mereka agar lebih sering mengunjungi orang tua atau mengajak orang tua tinggal bersama.
Kalian juga dapat menyarankan agar rumah dipasangi fasilitas yang dapat membantu para lansia. Semua ini merupakan bentuk perhatian. Jika nasihat seperti itu disampaikan oleh seorang dokter, cinta kasih dokter akan terasa makin hangat. Demikianlah kita memberi perhatian kepada para lansia, dengan lebih banyak kasih sayang.
Pelayanan medis kita memang dibangun di atas dasar kasih sayang. Ketika seseorang sakit lalu dokter mengobatinya, itu merupakan sebuah kebaikan. Ketika dokter memberikan perhatian kepada pasien, itu pun merupakan sebuah kebaikan. Kebaikan yang diberikan oleh dokter memiliki kehangatan yang sangat istimewa. Mungkin kalian sendiri tidak menyadarinya. Namun, jika kalian berkata demikian, di dalam hati para pasien dan lansia, kehangatan ini akan makin terasa.
Jadi, saya sangat berharap seluruh staf medis, baik dokter maupun perawat, dapat menambahkan kehangatan kasih sayang dalam pelayanan kita. Dengan begitu, sistem pelayanan medis kita akan memiliki sesuatu yang berbeda dari yang lain. Jadi, kasih sayang yang penuh kehangatan sangatlah penting.
Kalian juga dapat menyarankan agar rumah dipasangi fasilitas yang dapat membantu para lansia. Semua ini merupakan bentuk perhatian. Jika nasihat seperti itu disampaikan oleh seorang dokter, cinta kasih dokter akan terasa makin hangat. Demikianlah kita memberi perhatian kepada para lansia, dengan lebih banyak kasih sayang.
Pelayanan medis kita memang dibangun di atas dasar kasih sayang. Ketika seseorang sakit lalu dokter mengobatinya, itu merupakan sebuah kebaikan. Ketika dokter memberikan perhatian kepada pasien, itu pun merupakan sebuah kebaikan. Kebaikan yang diberikan oleh dokter memiliki kehangatan yang sangat istimewa. Mungkin kalian sendiri tidak menyadarinya. Namun, jika kalian berkata demikian, di dalam hati para pasien dan lansia, kehangatan ini akan makin terasa.
Jadi, saya sangat berharap seluruh staf medis, baik dokter maupun perawat, dapat menambahkan kehangatan kasih sayang dalam pelayanan kita. Dengan begitu, sistem pelayanan medis kita akan memiliki sesuatu yang berbeda dari yang lain. Jadi, kasih sayang yang penuh kehangatan sangatlah penting.
Mengasihi dan menghargai barang untuk memperpanjang usianya
Relawan perempuan mengembangkan potensi kebajikan dengan mengemban misi secara mandiri
Melindungi kesehatan dan mencegah datangnya penyakit
Kebersamaan yang hangat mencerminkan kasih sayang yang tulus
Ceramah Master Cheng Yen Tanggal 04 Agustus 2026
Sumber : Lentera Kehidupan – DAAI TV Indonesia
Penerjemah : Hendry, Marlina, Shinta, Janet, dan Graciela
Ditayangkan Tanggal 06 Agustus 2026