Apresiasi kepada Perawat Rumah Sakit Cinta Kasih Tzu Chi di Hari Perawat Internasional
Hari Perawat Internasional diperingati 12 Mei setiap tahunnya sebagai bentuk penghormatan kepada Florence Nightingale, pendiri keperawatan modern. Pada masa pandemi Covid 19, para perawat menjadi peran penting dalam membantu para dokter dan pasien yang menderita Covid 19. Peringatan Hari Perawat Internasional 2023 kali ini bertemakan “Our Nurses, Our Future”.
Manajemen Rumah Sakit Umum Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng (RSUCK) memperingati Hari Perawat Internasional pada hari Jumat, tanggal 12 Mei 2023. Manajemen mengadakan gathering dengan tema Menyebarkan Cinta Kasih dengan Semangat Humanis yang dihadiri 29 orang perawat dari berbagai unit.
Pada awal gathering manajemen mengajak para peserta gathering untuk menyaksikan tayangan video Ceramah Master Cheng Yen tentang Menautkan Cinta Kasih dan Menjadi Batu Karang Pelindung yang Kukuh.
Pada tayangan video Master Cheng Yen berpesan untuk tim medis dan relawan rumah sakit hendaknya menggunakan cinta kasih dan kehangatan untuk berinteraksi dan membimbing para pasien. Master Cheng Yen berharap seluruh relawan dan tim medis Tzu Chi dapat menjadi pelindung yang kuat seperti batu karang untuk melindungi kesehatan manusia dengan berlandaskan cinta kasih.
“Saya tidak pernah menyangka kita bisa berjalan sampai melayani ratusan ribu orang, dan tim keperawatan sebagai salah satu tim yang berperan besar. Perawat sebuah pekerjaan yang sangat mulia. Saya mengucapkan Gan En kepada perawat juga para dokter yang terus berdampingan dalam melayani pasien. Semoga semakin bisa dirasakan lagi cinta kasih kita oleh masyarakat, semakin dirasakan lagi ketulusan kita di dalam bekerja dan keikhlasan kita dalam doa,”ujar dr. Tonny Christianto, MS., Sp.B., MM., Direktur RS Cinta Kasih Tzu Chi dalam sambutannya.
Pada gathering ini manajemen RS Cinta Kasih Tzu Chi juga memberikan apresiasi bagi seluruh perawat rumah sakit. Apresiasi ini sebagai wujud rasa terima kasih manajemen RSUCK Tzu Chi atas pengabdian para perawat dalam melayani pasien dengan sepenuh hati.
Dr. Adrianus Kanaris, Sp. Em. Manajer Pelayanan Medis RS Cinta Kasih Tzu Chi memberikan pesan cinta kasihnya kepada seluruh tim medis agar selalu melayani para pasien dan keluarganya seperti keluarga sendiri. Pelayanan dengan cinta kasih ini agar pasien merasa tenang dan nyaman dan pelayanan ini merupakan proses penyembuhan secara batin.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada rekan-rekan keperawatan karena sudah membantu kami para dokter dalam melakukan pelayanan kepada pasien. Perawat adalah garda terdepan, bukan dokter. Sentuhan medis yang dirasakan pasien pertama kali adalah dari rekan-rekan perawat. Keperawatan mempunyai peranan yang penting dalam penyembuhan penyakit pasien, bukan hanya terapi obat-obatan yang diberikan oleh dokter,” ujar dr. Adrianus Kanaris, Sp.Em., dalam sambutannya.
Ns. Praptanti Nur Kartikasari, S.Kep., Kepala Ruangan Kebidanan dan Perinatologi RSU Tzu Chi, turut berbagi kesan dan pesan kepada rekan-rekan seprofesinya selama menjadi perawat.
Menurut Praptanti perawat bukan sekadar profesi, tetapi merupakan ladang berkah untuk berbuat amal kebaikan. “Perawat merupakan profesi yang sangat mulia dan memiliki tanggung jawab yang besar. Walaupun ada rasa lelah, kita harus tetap semangat dalam menjalankan profesi perawat.” ucap Ns. Praptanti.
Bernadeta, S.Kep. Komite PPI juga memberikan semangat dan pesan kepada para perawat agar selalu ingat untuk menerapkan Commitment, Compassion, Competent, Confidence, dan Concience (5 C). “Ilmu keperawatan semakin maju, mari kita sama – sama bergandengan tangan, terus belajar dan memperbaiki diri,” ucap Ns. Bernadeta.
Pada gathering ini Ns. Retno Susanti, M.Kep. Manajer Keperawatan Rumah Sakit Cinta Kasih Tzu Chi memberikan pesan kepada teman-teman perawat agar senantiasa membenahi diri dan mau menerima masukan positif untuk meningkatkan kualitas diri.
“Sebagai perawat kita harus berbenah diri dan harus mendengarkan masukan dari luar. Selain itu, sebagai perawat harus mencintai pekerjaan kita dan mengganggap pasien sebagai keluarga kita sendiri,” ujar Ns. Retno Susanti, M.Kep., Manajer Keperawatan.
Peringatan Hari Perawat Internasional ini diakhiri dengan penampilan bahasa isyarat tangan. Para perawat menampilkan isyarat tangan bertemakan “Rang Ai Chuan Chu Qu” yang artinya “Sebarluaskan Cinta Kasih”. Isyarat tangan ini mewakili pesan kepada para perawat agar menjadi misionaris penyebar cinta kasih untuk mengurangi derita yang dialami pasien dengan melayani sepenuh hati.
Fotografer : Metta Setiawan (He Qi Barat 1),
Editor : Anand Yahya.