Asap Pekat Menyelimuti Pekanbaru, Relawan Tzu Chi Bagikan 60 Ribu Masker
Kondisi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin pekat menyelimuti Pekanbaru membuat aktivitas sehari-hari masyarakat ikut terganggu. Di tengah kondisi tersebut, masyarakat yang harus tetap beraktivitas di luar rumah perlu melakukan berbagai upaya untuk menjaga kesehatan, salah satunya dengan menggunakan masker. Namun, masih banyak warga yang terlihat beraktivitas tanpa menggunakan masker. Melihat kondisi ini, kepedulian dan cinta kasih mendorong para relawan Tzu Chi Pekanbaru untuk turun langsung membagikan masker di berbagai lokasi di Pekanbaru.
Pembagian masker dimulai pada tanggal 4 September 2026 di SDN 175, Jl. Pemudi. Saat itu, para murid masih belajar dan bermain di lapangan tanpa menggunakan masker, sementara asap tebal menyelimuti lingkungan sekolah. Relawan pun datang membagikan masker agar anak-anak dapat tetap beraktivitas dan belajar dengan lebih nyaman sekaligus menjaga kesehatan mereka.
Pembagian masker dimulai pada tanggal 4 September 2026 di SDN 175, Jl. Pemudi. Saat itu, para murid masih belajar dan bermain di lapangan tanpa menggunakan masker, sementara asap tebal menyelimuti lingkungan sekolah. Relawan pun datang membagikan masker agar anak-anak dapat tetap beraktivitas dan belajar dengan lebih nyaman sekaligus menjaga kesehatan mereka.
Tidak hanya di sekolah, pembagian masker juga dilakukan di berbagai tempat, seperti taman kota, pasar, komplek pergudangan, persimpangan lampu merah, hingga di depan Kantor Tzu Chi Pekanbaru di Jl. Rajawali. Bersama Polsek Sukajadi, relawan turut membagikan masker kepada masyarakat yang masih harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang dipenuhi asap. Hingga saat ini, lebih dari 60.000 masker telah dibagikan. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring dengan kondisi asap di Pekanbaru.
“Waktu turun langsung dan melihat warga menerima dengan senang, ada yang langsung pakai dan bilang terima kasih, kita juga ikut merasa senang,” ujar Boby, salah satu relawan Tzu Chi Pekabaru bersukacita.
“Waktu turun langsung dan melihat warga menerima dengan senang, ada yang langsung pakai dan bilang terima kasih, kita juga ikut merasa senang,” ujar Boby, salah satu relawan Tzu Chi Pekabaru bersukacita.
Flemming Wijaya, Koordinator Tanggap Darurat Tzu Chi Pekanbaru yang beberapa kali ikut membagikan masker, mengatakan bahwa kebakaran hutan di wilayah sekitar berdampak pada kualitas udara di Pekanbaru. Asap yang pekat membuat sebagian masyarakat mengalami sesak hingga batuk. “Sasaran kita adalah para pengendara motor, pengemudi ojek, pekerja di jalanan, pedagang keliling, dan warga yang beraktivitas dengan sepeda maupun berjalan kaki,” tuturnya.
Bagi Flemming, membagikan masker bukan sekadar memberikan perlindungan, tetapi juga menjadi langkah preventif agar masyarakat dapat terhindar dari gangguan kesehatan akibat asap. Ia pun merasa bersukacita dapat ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Semoga bentuk sederhana kepedulian dan cinta kasih Tzu Chi kepada masyarakat melalui pembagian masker ini membuat mereka dapat lebih terlindungi dan tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik,” tambah Flemming.
Jurnalis : Arya Putra (Tzu Chi Pekanbaru),
Fotografer : Dok. Tzu Chi Pekanbaru,
Editor : Metta Wulandari.
Fotografer : Dok. Tzu Chi Pekanbaru,
Editor : Metta Wulandari.