Bakti Sosial Kesehatan Gigi bagi Warga Kebayoran Lama
“Persiapan baksos gigi yang baru pertama kali ini tergolong singkat, namun kerja sama yang baik antara Kepala Sekolah Surya Dharma, pak Erick, drg. Linda, dan tim relawan membuat kegiatan ini berjalan dengan baik,” ujar Widosari, Koordinator Bakti Sosial Kesehatan Gigi.
“Anak saya Chandra mengalami rapuh tulang sejak bayi. Sedikit kaget tulangnya bisa patah. Saya membawanya kemari karena khawatir rapuh tulangnya akan mempengaruhi giginya,” ujar Ariani.
Bukan hanya warga yang merasa bahagia mendapatkan pelayanan kesehatan gigi gratis. Para relawan yang bersumbangsih pun bahagia bisa ikut melayani masyarakat. “Happy aku, ternyata warga antusias dari berbagai kalangan umur. Jadi manfaatnya lebih terasa, disini juga telah ada pelestarian lingkungan di daerah Taepekong situ. Hadirnya Tzu Chi semoga membawa berkah bagi banyak orang,” ujar Windila Puja Kusuma yang bertugas menginput data pasien yang telah ditangani.
Tim medis TIMA Indonesia yang terdiri dari dokter gigi, perawat gigi, dan apoteker juga turut bahagia bisa bersumbangsih memberikan pelayanan kesehatan gigi kepada para pasien yang hadir. “Saya senang sekali bisa membantu masyarakat yang masih banyak membutuhkan perawatan mengenai giginya. Dokter serta para relawan juga semuanya terlihat saling membantu satu sama lain,” ujar drg. Jungkie.
Fotografer : Wadyo Pasaribu, Beh Guat Ngo (He Qi Pusat),
Editor : Arimami Suryo A..