Bakti Sosial Kesehatan Umum dan Gigi di Ponpes Nurul Iman
He Qi Tangerang bersama tim medis Tzu Chi atau TIMA kembali menggelar Bakti Sosial Kesehatan Umum dan Gigi di Ponpes Nurul Iman, Parung, Bogor, pada tanggal 05 Mei 2024. Kali ini ada yang spesial, yaitu adanya penyuluhan tentang kesehatan mulut dan gigi serta penyuluhan tentang penyakit kulit scabies. Penyuluhan ini dapat menjadi bekal pengetahuan bagi para santri untuk bisa lebih menjaga kesehatan dan kebersihan.
Penyuluhan tentang penyakit scabies disampaikan dr. Bobby, SpKK., sementara penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut dibawakan oleh drg. Linda. Ada juga penyuluhan tentang manfaat Eco Enzyme yang salah satunya untuk kesehatan kulit, disampaikan Juny Leong, relawan Tzu Chi. Untuk penyakit umum, jumlah pasien mencapai 850, sementara untuk gigi hampir 200 pasien.
Penyuluhan tentang penyakit scabies disampaikan dr. Bobby, SpKK., sementara penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut dibawakan oleh drg. Linda. Ada juga penyuluhan tentang manfaat Eco Enzyme yang salah satunya untuk kesehatan kulit, disampaikan Juny Leong, relawan Tzu Chi. Untuk penyakit umum, jumlah pasien mencapai 850, sementara untuk gigi hampir 200 pasien.
Bakti sosial berjalan lancar dan selesai pada pukul 15.00 WIB, sebanyak 85 relawan Tzu Chi dan 15 Muda-mudi Tzu Chi atau Tzu Ching bekerjasama dengan relawan TIMA yang terdiri dari 27 dokter umum, 20 dokter gigi, 12 perawat. Tak hanya itu dari pihak pesantren, ada 58 santriwan dan 41 santriwati saling bahu membahu menangani 1.050 peserta hari itu.
Di antara tenaga medis yang berpartisipasi, ada drg. Stanley Halim bersama puterinya, drg. Josephine. Di sela-sela kesibukannya melakukan pemeriksaan awal kondisi gigi para santri, drg. Stanley terlihat beberapa kali mengambil foto puterinya yang sedang melakukan tindakan gigi kepada santri.
Di antara tenaga medis yang berpartisipasi, ada drg. Stanley Halim bersama puterinya, drg. Josephine. Di sela-sela kesibukannya melakukan pemeriksaan awal kondisi gigi para santri, drg. Stanley terlihat beberapa kali mengambil foto puterinya yang sedang melakukan tindakan gigi kepada santri.
Perkenalan drg. Stanley Halim dengan Tzu Chi bermula ketika sepuluh tahun lalu tim dokter TIMA menggelar baksos kesehatan di Sukabumi, Jawa Barat, kota tempat tinggalnya. Dalam kesempatan itu dr. Stanley diajak bergabung oleh seorang dokter TIMA asal Jakarta yang dikenalnya. Dengan latar profesinya sebagai dokter gigi berstatus PNS yang berpraktik di sebuah Puskesmas di Sukabumi, dr. Stanley Halim pun tertarik dan menerima tawaran untuk menggarap ladang berkah yang lebih besar lagi dalam melayani sesama. Berbagai kegiatan baksos kesehatan TIMA di Bandung, Cianjur diikuti drg. Stanley Halim. Dan baksos kesehatan di Pondok Pesantren Nurul Iman sudah keempat kaliinya ia ikuti.
Kecintaannya pada misi kemanusiaan Tzu Chi membuat dr. Stanley Halim mendorong puterinya Josephine yang mengikuti jejaknya berprofesi sebagai dokter gigi untuk bergabung ke Tzu Ching ketika masih kuliah di FKG Universitas Trisakti Jakarta. Ketika lulus kuliah dan menjadi dokter gigi pun drg. Josephine pun bergabung dengan TIMA dan sering bersama-sama ayahnya turut serta dalam baksos kesehatan TIMA di Sukabumi.
Kecintaannya pada misi kemanusiaan Tzu Chi membuat dr. Stanley Halim mendorong puterinya Josephine yang mengikuti jejaknya berprofesi sebagai dokter gigi untuk bergabung ke Tzu Ching ketika masih kuliah di FKG Universitas Trisakti Jakarta. Ketika lulus kuliah dan menjadi dokter gigi pun drg. Josephine pun bergabung dengan TIMA dan sering bersama-sama ayahnya turut serta dalam baksos kesehatan TIMA di Sukabumi.
Baksos Kesehatan di Pondok Pesantren Nurul Iman ini sudah kali ketiga diikuti drg. Josephine bersama ayahnya. Sejak dua tahun lalu drg. Josephine kembali kuliah spesialisasi konservasi gigi di FKG Universitas Trisakti. Bekerja bersama para relawan Tzu Chi dan TIMA membuat drg Stanley Halim dan puterinya drg. Josephine merasa nyaman dan bertekad untuk terus berada di jalan Dharma menolong sesama dan mengembangkan sifat-sifat kebijaksanaan.
Jurnalis : Yuliawati, Wanda, Metta SW. (He Qi Tangerang),
Fotografer : Vivi Angel, Wanda, Metta SW., Yuliawati (He Qi Tangerang),
Editor : Khusnul Khotimah.
Fotografer : Vivi Angel, Wanda, Metta SW., Yuliawati (He Qi Tangerang),
Editor : Khusnul Khotimah.