Bantuan Bencana Banjir di Sumatera: Penyaluran Bantuan di Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa
Banjir bandang di Sumatera tiga pekan lalu memberikan dampak serius bagi Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa. Lumpur dengan ketinggian 1,5–2 meter menyapu bersih rumah dan bangunan yang ada, menyisakan lumpur yang menutupi hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota tersebut.
Pada hari Minggu, 14 Desember 2025, lima orang relawan Tzu Chi Medan menuju Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa untuk membagikan bantuan berupa 1,5 ton beras, 400 dus mi instan, 50 dus biskuit, 150 dus air mineral, 10 dus pembalut wanita, 400 pcs selimut, serta 1 bal celana panjang untuk menunjang kehidupan masyarakat setempat.
Relawan berangkat dari Medan pada pukul 06.00 WIB dan menempuh perjalanan sekitar 200 km, melewati rumah-rumah yang tertimbun lumpur. Relawan memberikan pertolongan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah itu. Sesampainya di Kecamatan Idi Rayeuk dan Kecamatan Peureulak, perasaan pilu dirasakan oleh Susanto, PIC kegiatan kali ini. “Semoga barang yang diberikan Tzu Chi dapat bermanfaat untuk mengangkat penderitaan mereka,” tutur Susanto.
Pada hari Minggu, 14 Desember 2025, lima orang relawan Tzu Chi Medan menuju Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa untuk membagikan bantuan berupa 1,5 ton beras, 400 dus mi instan, 50 dus biskuit, 150 dus air mineral, 10 dus pembalut wanita, 400 pcs selimut, serta 1 bal celana panjang untuk menunjang kehidupan masyarakat setempat.
Relawan berangkat dari Medan pada pukul 06.00 WIB dan menempuh perjalanan sekitar 200 km, melewati rumah-rumah yang tertimbun lumpur. Relawan memberikan pertolongan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah itu. Sesampainya di Kecamatan Idi Rayeuk dan Kecamatan Peureulak, perasaan pilu dirasakan oleh Susanto, PIC kegiatan kali ini. “Semoga barang yang diberikan Tzu Chi dapat bermanfaat untuk mengangkat penderitaan mereka,” tutur Susanto.
Pasca bencana, penduduk setempat sangat memerlukan air minum dan pakaian karena hampir seluruh sarana dan prasarana hanyut terbawa banjir. Kondisi yang lebih parah terjadi di Kota Langsa, kota yang dijuluki sebagai penghasil terasi, yang terdampak lebih berat dibandingkan Aceh Timur. Banjir dan lumpur dengan ketinggian yang lebih tinggi menyapu hingga menenggelamkan rumah-rumah warga.
Hal ini mendorong Tzu Chi untuk turun menyalurkan bantuan tanpa mengenal medan banjir yang berlumpur. Semoga bencana ini segera berlalu dan Tzu Chi dapat menjangkau lebih banyak pelosok yang membutuhkan bantuan.
Jurnalis : Ronaldo (Tzu Chi Aceh),
Fotografer : dok. Tzu Chi Aceh,
Editor : Metta Wulandari.
Hal ini mendorong Tzu Chi untuk turun menyalurkan bantuan tanpa mengenal medan banjir yang berlumpur. Semoga bencana ini segera berlalu dan Tzu Chi dapat menjangkau lebih banyak pelosok yang membutuhkan bantuan.
Jurnalis : Ronaldo (Tzu Chi Aceh),
Fotografer : dok. Tzu Chi Aceh,
Editor : Metta Wulandari.