Bantuan Bencana Banjir Sumatera: Pulihkan Kesehatan Warga Desa Lubuk Sidup Pascabanjir Melanda
Sejak dilanda banjir bandang bulan November 2025 lalu, hampir seluruh bangunan di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak rusak. Masjid Nurulssalam menjadi satu-satunya bangunan yang masih berdiri dan dapat digunakan, sekaligus menjadi pusat aktivitas warga pasca banjir.
Sebagai salah satu wilayah yang paling terdampak dikarenakan lokasi desa yang dekat dengan bantaran sungai Tamiang, kondisi Desa Lubuk Sidup hingga kini masih sangat terbatas. Ratusan kepala keluarga kehilangan rumah dan terpaksa tinggal di tenda pengungsian. Adapun akses layanan kesehatan yang belum sepenuhnya pulih membuat warga harus bertahan dengan segala keterbatasan di mana lumpur telah menjadi debu.
Sebagai salah satu wilayah yang paling terdampak dikarenakan lokasi desa yang dekat dengan bantaran sungai Tamiang, kondisi Desa Lubuk Sidup hingga kini masih sangat terbatas. Ratusan kepala keluarga kehilangan rumah dan terpaksa tinggal di tenda pengungsian. Adapun akses layanan kesehatan yang belum sepenuhnya pulih membuat warga harus bertahan dengan segala keterbatasan di mana lumpur telah menjadi debu.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga, relawan Tzu Chi Medan bersama Tzu Ching Medan dan tim medis TIMA (Tzu Chi International Medical Association) mengadakan kegiatan bakti sosial kesehatan pada hari Minggu, 18 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Nurulssalam.
Sebanyak 30 relawan yang terdiri dari 15 tim medis TIMA, 5 relawan muda mudi Tzu Ching, serta 10 relawan Tzu Chi Medan terlibat langsung dalam misi pengobatan Tzu Chi yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Salah seorang warga, Aminah mengucap syukur atas layanan kesehatan gratis ini.
“Saya bersyukur kepada Allah, luar biasa pengobatan ini. Pengobatan kami susah, untuk tensi aja gak ada. Ini ada tensi, ada pengobatan,” kata Aminah. Selain pengukuran tekanan darah, warga yang hadir mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis lainnya yang meliputi pengecekan gula darah, kolestrol, asam urat, serta konsultasi kesehatan.
Sebanyak 30 relawan yang terdiri dari 15 tim medis TIMA, 5 relawan muda mudi Tzu Ching, serta 10 relawan Tzu Chi Medan terlibat langsung dalam misi pengobatan Tzu Chi yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Salah seorang warga, Aminah mengucap syukur atas layanan kesehatan gratis ini.
“Saya bersyukur kepada Allah, luar biasa pengobatan ini. Pengobatan kami susah, untuk tensi aja gak ada. Ini ada tensi, ada pengobatan,” kata Aminah. Selain pengukuran tekanan darah, warga yang hadir mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis lainnya yang meliputi pengecekan gula darah, kolestrol, asam urat, serta konsultasi kesehatan.
Dalam kegiatan ini, warga menyampaikan berbagai keluhan terkait kondisi kesehatan mereka pascabanjir. Keterbatasan air bersih dan lingkungan yang belum sepenuhnya pulih membuat warga rentan terhadap penyakit. Melalui pemeriksaan dan konsultasi, tim medis membantu warga memantau kondisi kesehatan secara umum sekaligus memberikan edukasi dasar mengenai perawatan diri di tengah keterbatasan yang ada.
Salah satu relawan tim medis TIMA Medan dr. Suliwati Kinari, M.Biomed., AIFO-K., mengungkapkan rasa terima kasihnya terhadap ladang berkah yang diberikan. “Semoga kesempatan ini tetap ada, dan kita memberikan yang terbaik dan bermanfaat untuk masyarakat di sini.”
Salah satu relawan tim medis TIMA Medan dr. Suliwati Kinari, M.Biomed., AIFO-K., mengungkapkan rasa terima kasihnya terhadap ladang berkah yang diberikan. “Semoga kesempatan ini tetap ada, dan kita memberikan yang terbaik dan bermanfaat untuk masyarakat di sini.”
Di tengah kondisi desa yang minim fasilitas dan terputusnya jaringan komunikasi, kehadiran para relawan membawa rasa tenang dan harapan bagi warga Desa Lubuk Sidup. Elvi Chen, koordinator lapangan untuk kegiatan tanggap darurat kali ini menyampaikan salah satu misi Yayasan Buddha Tzu Chi yang menjadi tonggak utama kegiatan bakti sosial kesehatan kali ini.
“Salah satu misi Yayasan Buddha Tzu Chi adalah misi kesehatan. Jadi relawan yang hadir di sini membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang untuk pulih dan mengurangi penderitaan mereka.” Melalui bakti sosial kesehatan ini, Tzu Chi Medan berharap dapat meringankan beban masyarakat serta mendukung proses pemulihan agar warga dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih sehat dan aman.
Jurnalis : Venezia Evelyn (Tzu Ching Medan), Synhanny (Tzu Chi Medan),
Fotografer : Synhanny (Tzu Chi Medan),
Editor : Metta Wulandari.
“Salah satu misi Yayasan Buddha Tzu Chi adalah misi kesehatan. Jadi relawan yang hadir di sini membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang untuk pulih dan mengurangi penderitaan mereka.” Melalui bakti sosial kesehatan ini, Tzu Chi Medan berharap dapat meringankan beban masyarakat serta mendukung proses pemulihan agar warga dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih sehat dan aman.
Jurnalis : Venezia Evelyn (Tzu Ching Medan), Synhanny (Tzu Chi Medan),
Fotografer : Synhanny (Tzu Chi Medan),
Editor : Metta Wulandari.