Bantuan Tangki Air untuk Warga Korban Banjir di Medan Johor
Pada hari Rabu, tanggal 27 November 2024, hujan deras mengguyur Kota Medan dan sekitarnya, mengakibatkan banjir yang merendam berbagai wilayah. Melihat kondisi tersebut, relawan Tzu Chi Medan segera bergerak cepat dengan memberikan bantuan awal pada hari yang sama serta keesokan harinya di lokasi-lokasi terdampak banjir.
Penyaluran Bantuan Air Bersih di Kelurahan Gedung Johor
Pada hari Minggu, 1 Desember 2024, relawan Tzu Chi Medan berkumpul di Kantor Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Jalan Karya Jaya No. 218, untuk menyerahkan bantuan berupa tiga tangki air 800 liter dan satu tangki air 1050 liter. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih pascabanjir.
“Ketinggian air saat itu hampir mencapai 4 meter, merendam lingkungan 2, 5, 6, dan 11. Ada sekitar 600 kepala keluarga yang terdampak. Kami sudah membersihkan rumah-rumah warga, memperbaiki instalasi listrik, dan menyalurkan bantuan ke tiga posko dan dapur umum. Kehadiran Tzu Chi dengan bantuan tangki air sangat membantu kami dalam menyediakan air bersih bagi warga,” ujar Bapak Ade M. Sobirin Ritonga, S.Sos., M.M., Kasie Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kelurahan Gedung Johor.
Penyaluran bantuan ini didukung penuh oleh Babinsa 08/MA Medan Johor, Edy Syaputra, yang turut mendampingi relawan Tzu Chi di lokasi. “Saya mewakili Babinsa di Kelurahan Gedung Johor mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi atas bantuan yang sangat diperlukan oleh warga kami,” ungkap Edy Syaputra.
Penyaluran bantuan ini didukung penuh oleh Babinsa 08/MA Medan Johor, Edy Syaputra, yang turut mendampingi relawan Tzu Chi di lokasi. “Saya mewakili Babinsa di Kelurahan Gedung Johor mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi atas bantuan yang sangat diperlukan oleh warga kami,” ungkap Edy Syaputra.
Kunjungan ke Rumah Warga Terdampak
Di kesempatan yang sama, Timmy Jawira, koordinator kegiatan dan relawan Tzu Chi Medan, bersama Babinsa Edy Syaputra dan Kepala Lingkungan 5, Budi, turun langsung ke rumah-rumah warga. Banjir telah merusak rumah, perabot, dan kendaraan warga yang tidak sempat diselamatkan. “Hari ini, relawan dari tim tanggap darurat kami mengantarkan empat tangki air. Warga sangat terbantu dengan bantuan ini. Kami juga melakukan survei ke lokasi-lokasi terdampak parah, seperti Gang Eka Murni, Eka Mulia, Eka Family, Eka Rukun, Eka Serumpun, dan Eka Makmur untuk persiapan bantuan susulan,” ujar Timmy Jawira.
Tiga hari kemudian, pada tanggal 4 Desember 2024, Tzu Chi kembali menyalurkan bantuan berupa 300 paket kepada warga Medan Johor. Setiap paket terdiri dari satu matras, satu tikar, dan satu sarung. Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban warga yang rumahnya terendam air hingga barang-barang penting seperti kasur rusak. “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat dari Tzu Chi. Diharapkan bantuan ini bisa membantu warga tidur dengan nyaman dan kembali beraktivitas,” jelas Timmy Jawira.
Kepala Lingkungan V, Budi, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan Tzu Chi. “Di lingkungan kami ada 15 gang dengan 600 kepala keluarga, dan 6 gang di antaranya terdampak parah. Banjir ini sudah terjadi tiga kali berturut-tuEfrut, dari banjir kecil hingga besar. Banyak warga yang sudah lelah menghadapi banjir, tetapi mereka tak bisa pindah karena keterbatasan. Bantuan dari Tzu Chi sangat berarti bagi mereka,” ungkapnya haru.
Kepala Lingkungan V, Budi, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan Tzu Chi. “Di lingkungan kami ada 15 gang dengan 600 kepala keluarga, dan 6 gang di antaranya terdampak parah. Banjir ini sudah terjadi tiga kali berturut-tuEfrut, dari banjir kecil hingga besar. Banyak warga yang sudah lelah menghadapi banjir, tetapi mereka tak bisa pindah karena keterbatasan. Bantuan dari Tzu Chi sangat berarti bagi mereka,” ungkapnya haru.
Harapan Warga yang Terdampak
Warga, seperti Marohat Harahap (65 tahun) yang tinggal di Gang Eka Murni, mengungkapkan rasa syukurnya. “Saya sudah 17 tahun tinggal di sini, dan ini adalah banjir yang paling parah. Saat kejadian, air sudah masuk ke loteng rumah dan saya terpaksa bertahan di atas seng selama 4 jam. Saya sangat berterima kasih pada Tzu Chi yang telah memberikan perhatian dan bantuan. Matras ini bisa saya gunakan untuk tidur, dan tikar untuk sembahyang. Semoga tidak ada lagi banjir seperti ini,” ucap Marohat Harahap.
Saida Manula, warga lainnya juga merasa terharu mendapatkan perhatian dari relawan Tzu Chi Medan. “Ketika banjir datang, saya (sedang) sakit gigi dan sedang tidak enak badan. Air masuk ke halaman rumah dan segera naik hingga 2 meter. Semua barang habis terbawa banjir. Saya tinggal di sini sudah 10 tahun dan sangat trauma dengan kejadian ini. Terima kasih atas kunjungan dan bantuan Tzu Chi yang membawa semangat dan harapan baru bagi kami,” kata Saida dengan mata berkaca-kaca.
Dimana ada bencana, disitu ada insan Tzu Chi yang terus berupaya menunjukkan kepeduliannya dengan cepat tanggap dalam memberikan bantuan. Semoga banjir segera berlalu dan warga dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.
Jurnalis : Liani (Tzu Chi Medan),
Fotografer : Liani, Amir Tan (Tzu Chi Medan),
Editor : Hadi Pranoto.
Dimana ada bencana, disitu ada insan Tzu Chi yang terus berupaya menunjukkan kepeduliannya dengan cepat tanggap dalam memberikan bantuan. Semoga banjir segera berlalu dan warga dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.
Jurnalis : Liani (Tzu Chi Medan),
Fotografer : Liani, Amir Tan (Tzu Chi Medan),
Editor : Hadi Pranoto.