Berbagi Berkah di Pondok Pesantren Hidayatullah
“Bila menginginkan kehidupan yang selalu berlimpah berkah, kita harus bersumbangsih terlebih dahulu untuk membantu orang lain”. Selaras dengan Kata Perenungan Master Cheng Yen tersebut, relawan Xie Li Kalimantan Timur 1 berbagi untuk para santri di Pesantren Hidayatullah Kongbeng, Muara Wahau, Kutai Timur, pada tanggal 8 Agustus 2024. Kedatangan relawan kali ini ingin menyerahkan bantuan paket sembako berupa 80 Kg beras, 10 dus mi instan, 12 papan telur, dan 5 dus minyak goreng.
Bantuan sembako dari relawan Xie Li Kalimantan Timur 1 ini disambut hangat oleh Ustaz Ali, Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah. Ustaz Ali bercerita jika pesantren ini berdiri sejak tahun 2016 di atas tanah wakaf dan saat ini menampung 50 orang santri dan 10 orang staf pendidik. “Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga Allah membalas kebaikan para relawan. Ini memberikan semangat kami untuk belajar dan melangkah lebih giat lagi dalam kehidupan,” ujar Ustaz Ali penuh rasa syukur.
Bantuan sembako dari relawan Xie Li Kalimantan Timur 1 ini disambut hangat oleh Ustaz Ali, Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah. Ustaz Ali bercerita jika pesantren ini berdiri sejak tahun 2016 di atas tanah wakaf dan saat ini menampung 50 orang santri dan 10 orang staf pendidik. “Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga Allah membalas kebaikan para relawan. Ini memberikan semangat kami untuk belajar dan melangkah lebih giat lagi dalam kehidupan,” ujar Ustaz Ali penuh rasa syukur.
Kedatangan relawan ini juga membawa kebahagiaan bagi para santri. Nabil, salah satunya, “Terima kasih atas kedatangan bapak ibu semua ke pondok kami. Saya dan teman-teman sangat senang mendapat bantuan sembako. Semoga Allah membalas semua kebaikan para relawan,”ucap Nabil tersenyum penuh haru.
Bisa turut berbagi dengan para santri membawa kesan tersendiri bagi para relawan. Seperti yang dirasakan Ni Luh Sanidariyanti. Meski jarak yang ditempuh cukup jauh, namun bisa berbagi berkah membawa kebahagiaan tersendiri. “Ikut senang pastinya ya bisa ikut mengirimkan bantuan sembako ini ke pesantren. Selain saya belajar berbagi, yang penting saya juga belajar untuk bersyukur atas hidup yang saya miliki,” ucap Ni Luh penuh bahagia.
Bisa turut berbagi dengan para santri membawa kesan tersendiri bagi para relawan. Seperti yang dirasakan Ni Luh Sanidariyanti. Meski jarak yang ditempuh cukup jauh, namun bisa berbagi berkah membawa kebahagiaan tersendiri. “Ikut senang pastinya ya bisa ikut mengirimkan bantuan sembako ini ke pesantren. Selain saya belajar berbagi, yang penting saya juga belajar untuk bersyukur atas hidup yang saya miliki,” ucap Ni Luh penuh bahagia.
Perjalanan sekitar 26 KM ditempuh 18 orang relawan menuju pesantren Hidayatullah, termasuk Jhon Oberlin Damanik, Ketua Xie Li Kalimantan Timur 1. Dalam sambutannya Jhon Oberlin mengatakan bantuan paket sembako ini sebagai wujud cinta kasih relawan Tzu Chi kepada para santri yang menuntut ilmu di pondok Pesantren Hidayatullah. “Ini merupakan bentuk silahturahmi untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap anak-anak pondok pesantren yang berada di lingkungan kerja Kalimantan Timur 1,” jelas Jhon Oberlin.
Matahari sudah sudah tegak lurus di atas kepala. Relawan pun segera berpamitan. Terik matahari menemani langkah relawan menuju kediaman masing-masing. Meski terik, namun hati relawan diliputi rasa kebahagiaan yang dibawa pulang.
Jurnalis : Noni Syahdini M. Irvan (Tzu Chi Sinar Mas),
Fotografer : 3 in 1 Xie Li Kalimantan Timur 1,
Editor : Anand Yahya.
Matahari sudah sudah tegak lurus di atas kepala. Relawan pun segera berpamitan. Terik matahari menemani langkah relawan menuju kediaman masing-masing. Meski terik, namun hati relawan diliputi rasa kebahagiaan yang dibawa pulang.
Jurnalis : Noni Syahdini M. Irvan (Tzu Chi Sinar Mas),
Fotografer : 3 in 1 Xie Li Kalimantan Timur 1,
Editor : Anand Yahya.