Berbagi Kasih di Bulan Ramadan
Sebelum pembagian paket sembako, sebelumnya relawan Tzu Chi Medan terlebih dahulu berkoordinasi dengan aparat pemerintah setempat, yakni kantor Camat untuk meminta data warga yang kurang mampu, dan dari data tersebut, pada tanggal 10 Maret 2024, relawan mendatangi rumah-rumah warga dan melihat langsung kondisi kehidupan warga tersebut apakah layak atau tidak untuk mendapatkan paket sembako.
“Tujuannya agar paket sembako yang diberikan tepat sasaran, dan bagi warga yang memang layak mendapatkan paket sembako maka akan diberikan kupon sebagai tanda untuk pengambilan paket sembako,” kata Kim Fang, relawan Tzu Chi Medan, Xie Li Tanjung Morawa.
Bagi relawan dari kota Medan, mereka sudah bergerak dari Medan pada pukul 06.30 WIB menuju kota Lubuk Pakam karena relawan harus menempuh perjalanan selama 50 menit dengan jarak tempuh sekitar 38 Km.
Mulai pukul 08.00 WIB, warga mulai berdatangan. Walaupun cuaca agak panas dan warga banyak yang lagi menjalankan ibadah puasa, namun nampak keceriaan dan semangat di wajah mereka. Bakti Sosial Pembagian Paket Sembako Cinta kasih ini dihadiri Bupati Deli Serdang, H.M. Ali Yusuf Siregar, Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol. Raphael Sandhy Cahya Priambodo, SIK., Kapolsek Lubuk Pakam, AKP. Rusdi, S.H., M.M., Dandim 0204/Deli Serdang, Letkol Infantri Alex Sandri, S.Hub.Int., M.H.I., Danramil 06/Lubuk Pakam, Kapten infantri Poniman, dan Kepala Desa Sekip, Rahmat.
Kegiatan bakti sosial ini diawali dengan doa bersama menurut agama dan kepercayaan masing-masing, yang dibawakan oleh Indrawani (relawan) dengan diiringi lagu Cinta dan Damai.
Susanto, selaku wakil koordinator bakti sosial pembagian sembako, memberikan kata sambutan dan ucapan terima kasih kepada semua aparat pemerintahan setempat yang mendukung terlaksananya bakti sosial ini dan juga menjelaskan kepada warga tentang Yayasan Buddha Tzu Chi yang didirikan oleh Master Cheng Yen pada tahun 1966. Yayasan Tzu Chi merupakan perwujudan dari cinta kasih kepada sesama, terutama memberikan pertolongan kepada mereka yang sedang dilanda kesusahan. “Dalam melakukan misi yang mulia ini, setiap anggota Tzu Chi dibekali dengan suatu falsafah bahwa dalam memberikan bantuan, mereka tidak membedakan ras, agama, kebudayaan dan bahkan batas-batas negara,” terang Susanto.
Bupati juga menjelaskan jika bakti sosial ini juga merupakan salah satu wujud upaya dalam mempererat silaturahmi, meningkatkan dan menumbuhkan semangat keperduliaan terhadap sesama dengan menebarkan sedikit kebahagiaan dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan dan menyambut Idul Fitri 2024. “Saya berharap kiranya paket sembako ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, paling tidak dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga, khususnya masyarakat Muslim yang akan menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun 2024,” kata Bupati H.M. Ali Yusuf Siregar, “akhir kata saya mewakili Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengucapkan terima Kasih sebesar-besarnya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia kantor cabang Medan yang telah berbagi kasih tanpa memandang perbedaan suku, etnis, agama, dan ras melalui kegiatan bakti sosial ini.”
Selain kebahagiaan yang dirasakan para relawan, salah seorang penerima paket sembako yaitu Nuraini juga merasa sangat bahagia. “Dengan adanya paket sembako yang Tzu Chi berikan, setidaknya bisa mengurangi pengeluaran atau kebutuhan di bulan Ramadhan ini,” kata Nuraini.
Dengan alur yang teratur, paket sembako sebanyak 500 paket selesai dibagikan dalam waktu lebih kurang 2 jam. “Harapan kami dengan diadakannya pembagian paket sembako ini akan menjadi penyambung tali persaudaraan, kesatuan, dan meningkatkan rasa saling kasih di antara sesama. Kami juga berharap hal ini akan menjadi katalisator bagi seluruh rakyat Indonesia untuk tetap selalu perduli antara satu dengan yang lain, menjunjung persaudaraan dan memupuk cinta kasih,” kata Tjokro Suminto, koordinator baksos pembagian sembako.
Fotografer : Amir Tan (Tzu Chi Medan),
Editor : Hadi Pranoto.