Berbagi Takjil, Berbagi Berkah di Bulan Ramadan
Bulan Ramadan menjadi momentum yang dinantikan umat Muslim di seluruh dunia. Selain sebagai bulan ibadah, Ramadan juga merupakan waktu di mana kebaikan dan kedermawanan menjadi lebih berlimpah karena dilipat gandakan pahala kebaikannya.
Sebagai bentuk toleransi dan kepedulian kepada mereka yang tengah menjalankan ibadah puasa, relawan Tzu Chi Lampung mengadakan pembagian Takjil (makanan untuk berbuka puasa) selama tiga hari yang berlokasi di depan Kantor Tzu Chi Lampung pada tanggal 9-11 Maret 2026.
Bagi sebagian orang, Takjil mungkin hanya sekotak makanan. Namun bagi yang menerimanya, ia lebih dari sekedar sepotong roti yang mengganjal perut, lebih dari manisnya kue yang meleleh di lidah, lebih dari seteguk air yang menghapus dahaga setelah seharian berpuasa. Ada kasih yang terbungkus rapi dalam setiap kemasan, ada keikhlasan yang terjalin di setiap sentuhan.
Sebagai bentuk toleransi dan kepedulian kepada mereka yang tengah menjalankan ibadah puasa, relawan Tzu Chi Lampung mengadakan pembagian Takjil (makanan untuk berbuka puasa) selama tiga hari yang berlokasi di depan Kantor Tzu Chi Lampung pada tanggal 9-11 Maret 2026.
Bagi sebagian orang, Takjil mungkin hanya sekotak makanan. Namun bagi yang menerimanya, ia lebih dari sekedar sepotong roti yang mengganjal perut, lebih dari manisnya kue yang meleleh di lidah, lebih dari seteguk air yang menghapus dahaga setelah seharian berpuasa. Ada kasih yang terbungkus rapi dalam setiap kemasan, ada keikhlasan yang terjalin di setiap sentuhan.
Sebanyak 610 paket Takjil disiapkan oleh relawan Tzu Chi selama tiga hari. Makanan yang dibagikan juga bervariasai seperti kolak, bubur kacang hijau, kue bolu, kue jorong, donat, lambang sari, susu kacang kedelai, kue mangkok ubi, minuman teh kemasan, es buah, dan masih banyak lainnya. Semua makanan dan minuman tersebut dikemas ke dalam kardus dan boks untuk dibawa ke pinggir jalan. Seluruh paket Takjil tertata rapi dan siap dibagikan kepada warga yang melintas di depan Kantor Tzu Chi Lampung.
Pukul 16.00 WIB, sebanyak 25 relawan berbaris rapi di sisi kiri jalan, membawa paket Takjil yang siap diberikan kepada warga yang melintas. Berbagai pengguna jalan raya mulai dari pengendara mobil, motor, tukang becak, hingga angkutan umum, serta pedagang kaki lima tidak luput dari perhatian relawan yang bersemangat membagikan Takjil. Warga yang menerima Takjil pun tampak senang, begitu juga dengan relawan yang merasa bahagia bisa berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini.
Ermina Ibrahim Wakak, relawan yang menjadi koordinator kegiatan pembagian Takjil, mengatakan kegiatan pembagian Takjil ini telah dilakukan sejak tahun lalu dan dilakukan serentak di Kantor-Kantor Tzu Chi berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini juga sebagai wujud rasa kebersamaan dan saling menghargai keyakinan khususnya kepada umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. “Ketika tangan memberi, hati pun dipenuhi kebahagiaan. Dalam berbagi, kita belajar bahwa cinta kasih tidak mengenal batas, bahkan oleh hujan,” ucap Ermina dengan senyum bahagia.
Ali Sanjaya Sugianto, selaku wakil koordinator kegiatan juga menyatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk mengikat rasa kepercayaan dan silaturahmi kepada masyarakat setempat, khususnya bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa. “Kita bisa berbagi kebahagiaan kepada orang. Semoga yang mendapatkan Takjil kita, bisa merasakan cinta kasih kita (Tzu Chi),” pungkas Ali yang bergabung dengan Tzu Chi sejak tahun 2024.
Ali Sanjaya Sugianto, selaku wakil koordinator kegiatan juga menyatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk mengikat rasa kepercayaan dan silaturahmi kepada masyarakat setempat, khususnya bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa. “Kita bisa berbagi kebahagiaan kepada orang. Semoga yang mendapatkan Takjil kita, bisa merasakan cinta kasih kita (Tzu Chi),” pungkas Ali yang bergabung dengan Tzu Chi sejak tahun 2024.
Tak hanya relawan yang merasakan kebahagiaan, banyak cerita indah yang diterima dari penerima takjil. Mereka merasa sangat terbantu dan dapat menjalani hari-hari mereka dengan lebih bermakna di bulan Ramadan. Seperti Kata Perenungan Master Cheng Yen. “Mari bersatu hati demi kebajikan dan bersumbangsih dengan rasa kebersamaan serta saling mengasihi dan saling memuji dalam mengulurkan tangan untuk saling membantu”.
Jurnalis : Hilda Rafika (Tzu Chi Lampung),
Fotografer : Hilda Rafika (Tzu Chi Lampung),
Editor : Arimami Suryo A.
Fotografer : Hilda Rafika (Tzu Chi Lampung),
Editor : Arimami Suryo A.