Bersumbangsih di Bulan Ramadan Melalui Donor Darah
Pada awal bulan Ramadan ini, komunitas relawan Tzu Chi di Xie Li Selatan berkolaborasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok mengadakan kegiatan donor darah pertama kalinya di DMall Depok pada tanggal 8 Maret 2025. Donor darah ini diselenggarakan atas permintaan PMI Kota Depok mengingat stok darah pada bulan puasa semakin berkurang.
Komunitas Xie Li Selatan merasa terhormat atas kepercayaan PMI dengan kesempatan yang penuh berkah ini. Adapun jumlah relawan yang terlibat sebanyak 50, dengan rincian sebanyak 40 insan Tzu Chi serta 10 relawan dari tim PMI. Donor darah ini berlangsung sejak pukul 13.00 sampai 15.30 WIB.
Komunitas Xie Li Selatan merasa terhormat atas kepercayaan PMI dengan kesempatan yang penuh berkah ini. Adapun jumlah relawan yang terlibat sebanyak 50, dengan rincian sebanyak 40 insan Tzu Chi serta 10 relawan dari tim PMI. Donor darah ini berlangsung sejak pukul 13.00 sampai 15.30 WIB.
Sejak pukul 09.30 WIB, para relawan menyiapkan perlengkapan serta mendekorasi ruangan. Sebagian lagi berkumpul sejak pukul 06.00 WIB di rumah salah satu relawan untuk menyiapkan penganan. Semangat dan antusiasme juga terpancar dari wajah para calon donor. Ini terlihat saat sepuluh menit pertama donor darah dibuka, beberapa calon peserta sudah berdatangan.
Tercatat sebanyak 84 orang terdaftar, yang mana 65 orang berhasil mendonorkan darahnya, dan 19 gagal. Selain masyarakat umum dan beberapa insan Tzu Chi, peserta juga merupakan para karyawan toko di DMall Depok.
Dokter Nanda, salah satu dari tim Palang Merah, turut senang dengan antusias masyarakat yang mendonorkan darahnya.
”Acaranya bagus, panitianya juga bagus. Pesertanya juga banyak. Artinya panitianya aktif mencari calon donor. Kami memang kita butuh darah,”ujarnya.
Tercatat sebanyak 84 orang terdaftar, yang mana 65 orang berhasil mendonorkan darahnya, dan 19 gagal. Selain masyarakat umum dan beberapa insan Tzu Chi, peserta juga merupakan para karyawan toko di DMall Depok.
Dokter Nanda, salah satu dari tim Palang Merah, turut senang dengan antusias masyarakat yang mendonorkan darahnya.
”Acaranya bagus, panitianya juga bagus. Pesertanya juga banyak. Artinya panitianya aktif mencari calon donor. Kami memang kita butuh darah,”ujarnya.
Pernyataan senada diungkapkan Lilis Konniati, relawan Tzu Chi. ”Donor darah ini tujuannya untuk menyampaikan cinta kasih universal lewat donor darah, soalnya donor darah ini banyak yang membutuhkan stok darah, apalagi di bulan puasa ini. Selagi kami bisa memberikan segenap bantuan, kami akan mendukung sesuai kemampuan,” ujar Lilis.
Widi, yang sudah sering mengikuti donor darah, mengetahui informasi donor darah ini dari akun media sosial yakni Instagram PMI Kota Depok. “Saya senang karena bisa memberikan kontribusi dengan memberikan sumbangan darah kepada orang yang membutuhkan.”
Widi, yang sudah sering mengikuti donor darah, mengetahui informasi donor darah ini dari akun media sosial yakni Instagram PMI Kota Depok. “Saya senang karena bisa memberikan kontribusi dengan memberikan sumbangan darah kepada orang yang membutuhkan.”
Sementara itu Lusi, relawan Tzu Chi yang bergabung sejak tahun 2024, merasakan kegembiraan saat melihat antusias dan bahagia yang terpancar dari para donor.
“Sebuah keberkahan bisa berpartisipasi dalam kegiatan donor darah di mana setiap tetesnya sangat berati bagi yang membutuhkan apalagi di masa stok kantong darah yang menipis di bulan puasa,” katanya.
Seperti Kata Perenungan Master Cheng Yen bahwa, Cinta kasih bukan hanya di dalam hati, juga harus ditunjukkan dalam tindakan nyata.
Jurnalis : Dhini Amalia (He Qi Pusat),
Fotografer : Praditya, Moelana Medika (He Qi Pusat),
Editor : Khusnul Khotimah.
“Sebuah keberkahan bisa berpartisipasi dalam kegiatan donor darah di mana setiap tetesnya sangat berati bagi yang membutuhkan apalagi di masa stok kantong darah yang menipis di bulan puasa,” katanya.
Seperti Kata Perenungan Master Cheng Yen bahwa, Cinta kasih bukan hanya di dalam hati, juga harus ditunjukkan dalam tindakan nyata.
Jurnalis : Dhini Amalia (He Qi Pusat),
Fotografer : Praditya, Moelana Medika (He Qi Pusat),
Editor : Khusnul Khotimah.