Bingkisan Lebaran Untuk Hofipa
Hofipah adalah anak dari Teman Kenedi dan Puspa Dewi. Sehari-hari Teman Kenedi bekerja sebagai pemanen sawit, sementara Puspa Dewi membantunya sebagai pemungut brondolan sawit. Mereka adalah salah satu karyawan di Bumi Sawit Estate, Rambang Kuang, Sumatra Selatan.
Hofipa tampak riang dan aktif saat dikunjungi relawan meski ada rasa malu hadir di wajahnya. Tak pelak, beberapa kali ia bersembunyi di balik badan ibunya. Sejak lahir, Hofipa terdiagnosa tuna rungu. Ia tidak dapat mendengar dengan sempurna seperti kebanyakan anak seusianya. Kondisi ini menyebabkan terhambatnya kemampuan Hofipa untuk berbicara (speech delayed).
Dr. Waston Ade Chandra Siregar, selaku relawan Xie Li Sumatra Selatan 1 bertemu dengan Hofipa pada tahun 2024. Dr. Waston juga tengah mengajukan bantuan alat bantu dengar untuk Hofipa. Dimana bantuan ini tengah dalam proses persetujuan. “Iya saya bertemu Hofipa tahun 2024. Dan memang jika melihat kondisinya dia memerlukan alat bantu dengar karena sejak lahir dia tunarungu. Semoga bantuan ini disetujui, sehingga Hofipa bisa mendengar lebih jelas dan tumbuh lebih sehat,” ujar dr. Waston. “Dan sebagai perhatian hari ini kami menyerahkan bingkisan semoga bisa menjadi penyemangat Hofipa dan keluarganya untuk menyambut Lebaran,” imbuhnya.
Kondisi Hofipa membuatnya tidak bersekolah. “Oti (panggilan akrab Hopifa), sering dijahili teman-temannya, saya kasihan. Dia juga tidak mau sekolah lagi karena takut,” tutur Puspa Dewi kepada relawan. Raut sedih terpancar di wajah ibunda Hofipah. Dalam kesehariannya, kegiatan Hofipah dibantu oleh orang tua dan kakak perempuannya. Bingkisan yang diberikan relawan menjadi wujud dukungan dan semangat bagi Hofipah dan keluarga dalam menyambut Lebaran tahun ini.
Fotografer : Isywalsyah Lani (Tzu Chi Cabang Sinar Mas),
Editor : Arimami Suryo A..