Celine, Buah Hati Theresia Jauh Membaik Usai Transplantasi Hati
Relawan Tzu Chi Tangerang hari ini (30 Mei 2022) gemas sekali melihat tingkah polah Eleanor Graceline Yure. Bocah berusia dua tahun tiga bulan yang sempat malu-malu ketika pertama melihat kehadiran relawan ini, akhirnya malah membuat relawan tersipu-sipu karena kelakuannya yang lucu. Apalagi ketika mengantar kepulangan relawan usai bertamu, Celine panggilannya, sempat menunjukkan jari jempol dan telunjuk yang disilangkan, tandanya saranghae atau cinta dalam istilah Indonesia. “Aduh lucunyaaaa,” begitu kata para relawan menerima ungkapan sayang dari Celine.
Bak bertemu dengan keponakan sendiri, hari ini relawan juga sudah menyiapkan mainan, yakni mobil-mobilan berbunga untuk Celine. Wah.., menerima hadiah itu, Celine sangat senang dan membawanya bermain keluar rumah. Walaupun sempat tertidur saat para ‘tantenya’ hadir, tapi relawan tetap bahagia melihat Celine yang kini berkembang jauh dari sebelumnya.
“Saya senang sekali lihat perkembangan Celine yang pesat sekali setelah berjuang bersama mamanya yang sangat telaten hingga Celine bisa seperti sekarang ini,” kata Irawaty Hendrawan, relawan Tzu Chi Tangerang. “Saya salut sekali dengan mamanya yang penuh perjuangan dalam merawat dan membantu kesembuhan anaknya hingga mendonorkan hatinya. Kasih sayang seorang ibu kepada seorang anak ini tidak ada habisnya,” lanjutnya.
Pada 13 Oktober 2021 lalu, operasi transplantasi hati dari mama ke anak ini sukses dilakukan di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Hasilnya membuat keluarga kecil ini begitu bersyukur, karena kesuksesan transplan itu kini Celine tidak perlu menderita seperti sebelumnya. “Tidak ada mimisan, tidak ada darah saat buang air besar, kuningnya sudah hilang, lingkar perut juga berangsur normal. Pokoknya Celine seperti mengejar tumbuh kembangnya,” kata There senang.
Di usia saat ini, berat Celine sudah mencapai 11 kg dengan tinggi 82 sentimeter. Bagi There perkembangan ini adalah capaian yang cepat sekali setelah transplantasi hati dilakukan. Celine juga sudah bisa berjalan dua bulan setelah operasi dan sudah mulai berbicara. Tentunya, buah hati Theresia ini semakin aktif dan ceria, sesuai harapan keluarga.
“Kalau untuk saya sebagai pendonor, puji Tuhan sehat sekali. Dua bulan pascaoperasi, saya sudah mulai bekerja dan tidak mengonsumsi obat sama sekali,” ungkap There. “Nggak ada masalah dan nggak perlu takut mendonorkan hati, karena hati itu organ yang istimewa. Jadi walaupun (hati) kita sudah diambil sepertiganya untuk menolong orang lain, dia bisa meregenerasi sendiri dan hati di Celine pun nanti akan tumbuh sesuai usianya,” paparnya.
Untuk menjaga kondisinya, Celine kini harus tetap meminum obat imunosupresan agar tidak terjadi rejeksi atau penolakan sehingga organ hatinya bisa menjaga fungsinya dengan baik.
“Melalui dukungan seluruh pihak dan semua yang sayang kepada Celine saya mengungkapkan terima kasih. Semoga Celine selalu sehat, tumbuh kembangnya optimal, kualitasnya semakin baik. Nantinya bisa minum satu obat saja dan kontrol bisa jeda lebih lama. Juga semoga usianya panjang dan bisa menjadi berkat untuk sesama, karena selama ini kan Celine selalu mendapatkan berkat,” tutur There.
“Buat teman-teman yang berjuang seperti saya, jangan takut untuk donor hati karena selali kita bisa membantu mereka yang kesakitan, kita juga bisa tetap hidup sehat setelahnya. Untuk itu, jadilah pahlawan kehidupan untuk anak-anak istimewa ini,” imbuh There.
Fotografer : Metta Wulandari,
Editor : Arimami Suryo A..