Distribusi Kartu Hadiah yang Pertama oleh Tzu Chi di Warsawa, Polandia
Pada tanggal 06 Mei 2022, Tzu Chi mengadakan pembagian Kartu Hadiah yang pertama kali di Warsawa dan menolong 621 pengungsi Ukraina dari 254 keluarga yang mengungsi ke Polandia sejak invasi Rusia pada tanggal 24 Februari 2022. Setiap pengungsi menerima kartu yang bisa digunakan untuk berbelanja hingga sebanyak US$ 450 (atau sekitar 2.000 Zloty Polandia). Mereka tercenggang dan sangat bergembira menerima bantuan tunai sebanyak itu.
Relawan Tzu Chi dari jauh
Berbicara kepada para pengungsi asal Ukraina, relawan Tzu Chi Faisal Hu berkata bahwa Polandia jauh dari Taiwan, Amerika Serikat, Spanyol, dan Jerman. Untuk penyaluran bantuan, relawan Tzu Chi datang dari 9 negara, katanya. Mereka mewakili Master Cheng Yen, pendiri Yayasan Tzu Chi, dan juga mewakili relawan Tzu Chi dari seluruh dunia yang ingin mengirimkan cinta kasih ke tempat ini.
Relawan Tzu Chi Nadya Chou berkata, “Meskipun kami hanya punya waktu seminggu untuk persiapan, kami memiliki kepercayaan diri yang sangat besar.” Dan dia tahu ada banyak kesulitan yang harus diatasi.
Berpikir bahwa para pengungsi Ukraina di Polandia akan terus berpindah tempat, Tzu Chi memutuskan untuk memberi mereka kartu belanja daripada memberi persediaan makanan. Dengan cara ini, mereka bisa membeli kebutuhan sehari-hari sendiri.
Relawan adal Ukraina
Diantara relawan yang membantu pendistribusian bantuan, terdapat 27 orang sukarelawan asal Ukraina. Sehari sebelumnya, para sukarelawan Ukraina menelpon setiap calon penerima bantuan yang telah mendaftar secara online dan mengundang mereka untuk datang mengambil bantuan. Hasilnya, ketiga distribusi yang dilakukan berlangsung sukses dengan tingkat kehadiran mencapai 94%.
Relawan Tzu Chi asal Ukraina Tatiana Voylovich (gambar atas) dengan bahagia mengatakan, “Saya terus memberitahu setiap orang bahwa kami akan membagian kartu hadiah! Ya! Kami melakukannya. Saya pikir kartu ini telah memberi harapan kepada semua orang.”
Para penerima bantuan terkesima dan tersentuh
Seorang penerima bantuan asal Ukraina (gambar atas sebelah kiri) berkata: “Awalnya saya pikir ini ada kesalah-pahaman, atau ada kesalahan, ini tidak mungkin terjadi. Ini benar-benar diluar dugaan dan sangat istimewa!”
Penerima bantuan asal Ukraina bernama Irina (gambar atas sebelah kanan) berkata : “Kami menerima bantuan keuangan, yang sangat berarti bagi kami. Tetapi yang lebih penting adalah kami menerima cinta kasih dan perhatian. Seperti yang mereka katakan, ‘Setiap orang berkontribusi semaksimal mungkin’. Setiap orang memberi kami sekeping jiwa mereka.”
Seorang penerima bantuan lain berkata, “Kartu hadiah ini memastikan kami tidak akan kelaparan besok! Saya punya dua cucu dan saya bisa membeli sesuatu untuk mereka.”
Seorang penerima bantuan lain bernama Natalita berkata dengan penuh syukur, “Suami saya dan saya punya delapan orang anak. Ketika saya tahu bahwa kartu tersebut akan diberikan kepada setiap orang dalam satu keluarga, sata menangis bahagia. Saya pikir kami akan punya persediaan makanan untuk kami sekeluarga selama setengah tahun atau lebih.”
Ada lagi seorang penerima bantuan asal Ukraina (gambar atas sebelah kiri) yang berkata, “Sata tahu saya bisa membeli apapun makanan yang kami perlukan, dan yang lebih penting lagi, bukan hanya makanan tetapi juga kebutuhan sehari-hari lainnya.”
Sukarelawan dan juga penerima bantuan Anastasia Malashenko (gambar atas sebelah kanan) berkata, “Saya masih tidak dapat percaya bahwa uang sebesar itu dibagikan kepada kami secara cuma-cuma. Ini benar-benar terjadi kepada saya.”
Apa arti distribusi bantuan ini bagi para pengungsi asal Ukraina ? Irina, salah satu dari mereka, berkata bahwa, “Dukungan dan bantuan dari orang-orang dari seluruh dunia sangat berharga. Dan sekarang saya yakin bahwa Ukraina akan bangkit kembali!”
Rangkullah dengan tanga terbuka
Relawan Tzu Chi dari berbagai negara telah berkumpul untuk memberikan cinta kasih kepada orang-orang Ukraina. Meskipun para relawan dan para pengungsi Ukraina berbicara dengan bahasa yang berbeda, para relawan merangkul mereka dengan tangan terbuka penuh kasih, agar bisa menghibur mereka dan memberitahu mereka bahwa mereka dicintai dan tidak sendirian.
Dengan cinta kasih yang besar, kita bisa membawa kedamaian kedalam pikiran orang-orang, dan dengan penuh welas asih, kita bisa mengangkat orang keluar dari penderitaan.
Jurnalis : Fan Ting, Borja Campillo,
Fotografer : Dok. Da Ai TV,
Diterjemahkan oleh : Sik Pin.