Tzu Chi Lampung Terus Gencar Berbagi Makanan
Program Tzu Chi Peduli, Tzu Chi Berbagi (Gerakan Membantu Pedagang Kecil) masih terus dijalankan oleh sebagian kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, salah satunya yakni Tzu Chi Lampung. Sabtu, 31 Oktober 2021 adalah kegiatan berbagi yang ke-12 kalinya dengan daerah pembagian sekitaran Bandar Lampung. Adapun daerah yang sudah dibagi adalah Simpur, Bambu Kuning, Ramayana, Pasar Tugu, Pasar Kangkung, Pasar Gudang Lelang, Pasar Cimeng, Pasar Kota Karang, dan Pasar Panjang.
Sejauh ini sudah ada 1.800 kotak nasi vegetarian yang telah dibagikan, beberapa target di antaranya adalah tukang becak, supir angkot, ojek online, petugas kebersihan, pedagang kecil, dan pemulung. Kegiatan ini juga menarik beberpa perhatian relawan baru yang ingin turut serta bergabung dan membagikan makanan.
Kegiatan ini juga sangat membantu masyarakat menengah ke bawah, salah satunya adalah pedagang kecil yang kita pesan makannya. “Sekarang ini nggak kaya sebelum Covid, jadi sayur juga kadang nggak habis. Kami mengucapkan terima kasih karena sudah membeli dagangan kami, semoga berkah untuk semuanya,” ungkap Sri, salah satu penjual makanan.
Rencananya kegiatan ini akan terus dilaksanakan hingga akhir tahun 2021, mengingat bahwa masih banyak sekali pedagang kecil yang terdampak pandemi ini. Kemarin saat pembagian makanan, Nurhayati, salah satu pedagang juga menceritkan kondisi warungnya. “Sekarang sepi, paling ya nunggu orang-orang dari dermaga. Kalau mereka nggak datang ya sepi. Semejak pandemi ini jadi berkurang banyak pembelinya. Saya juga mengucapkan terima kasih, semoga Yayasan Buddha Tzu Chi semakin maju,” ceritanya dengan penuh haru.
Chin Hua, relawan yang baru bergabung mengaku tertarik bergabung dengan Tzu Chi saat mengetahui ada kegiatan Tzu Chi Peduli, Tzu Chi Berbagi. Ia sendiri sudah menjalani hidup bervegetarian selama 25 tahun. “Sebenarnya sudah dari kemarin mau ikut, tapi baru ada kesempatan. Saya senang lihat Tzu Chi, benar-benar memberikan cinta kasih tanpa batas, tanpa memandang suku, ras dan agama. Maka saya memutuskan untuk ikut kegiatan ini,” ungkapnya.
Fotografer : Asih, Ivon (Tzu Chi Lampung),
Editor : Metta Wulandari.