Gempa Cianjur: Layanan Pengobatan untuk Warga Korban Gempa di Cianjur
Relawan Tzu Chi Jakarta bersama relawan Tzu Chi Cianjur, Bandung, dan Sukabumi bersama-sama kembali memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Relawan Tzu Chi Jakarta yang tiba di Kota Cianjur pukul 07.00 WIB langsung menuju Taman Prawatasari, Kabupaten Cianjur dengan menempuh waktu tiga jam perjalanan.
Para relawan langsung berkoordinasi dengan Kemenhan RI untuk melayani baksos kesehatan (pengobatan) dan pembagian 5 Kg paket beras dan masker medis bagi warga yang sudah mendaftar dalam baksos kesehatan ini.
Memasuki hari ke-4 usai gempa berkekuatan 5,6 skala Richter yang mengguncang Cianjur dan sekitarnya, relawan Tzu Chi, Tzu Chi International Medical Association (TIMA) Indonesia dan Pusrehab Kemenhan RI bergerak menuju lapangan Taman Prawatasari, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur Jawa Barat.
Taman Prawatasari ini dijadikan tempat pengungsian bagi warga sekitar yang rumahnya rusak akibat gempa dan sudah tidak layak huni. Di Taman Prawatasari ini relawan Tzu Chi mendirikan tenda darurat untuk pemeriksaan warga yang menghuni 20 tenda pengungsi yang didirikan oleh TNI dan BNPB.
Salah satu warga yang menjadi korban gempa dan telah menjalani pengobatan di Baksos Kesehatan Tzu Chi ini adalah Endang (42). Pada saat kejadian Endang sedang berada di atap rumah mengerjakan (perbaikan) talang air hujan dan tiba-tiba saja rumah itu runtuh dan longsor masuk ke dalam jurang sedalam 12 meter.
“Saya nggak sempat loncat, tiba-tiba aja rumah runtuh dan saya hanya pegangan bangunan itu. Saya ketimbun bangunan dan genteng,” terang Endang. Endang berusaha sendiri keluar dari reruntuhan bangunan dan berjalan mencari pertolongan namun warga pada ketakutan karena wajah dan sekujur tubuh Endang penuh darah.
Hingga kemudian ada seorang warga yang memberanikan diri membawa Endang ke Puskesmas setempat. Karena luka-luka Endang terbilang cukup parah, oleh pihak Puskesmas Endang langsung dirujuk ke RSUD. Sayang dan ia dirawat selama dua hari. Di RSUD. Sayang ini Endang mendapat perawatan hingga ia kemudian diperbolehkan pulang dan langsung ke tempat pengungsian di Taman Prawatasari. Beruntung seluruh anggota keluarga Endang juga selamat.
Kini Endang mulai sedikit pulih. “Tadi diperiksa sama dokter katanya jangan kena air dulu, ini dikasih vitamin dan diberi beras tadi 10 kg sama masker,” ungkap Endang.
Endang sangat bersyukur sekali atas kepedulian Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan TNI yang sudah membantu warga korban gempa. “Alhamdulillah ini dapat beras, saya sudah nggak punya apa-apa lagi, (tinggal) tergantung dari pengasih orang di pengungsian aja,” tutur Endang.
Sinergi Tzu Chi dan Pusrehab Kemenhan
Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bersama dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melaksanakan Bakti Sosial Kesehatan Bencana Gempa Bumi Cianjur yang merupakan wujud solidaritas dan kepedulian bagi korban bencana. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Prawatasari, Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Bakti sosial kesehatan ini diharapkan dapat melayani masyarakat Cianjur yang terdampak bencana sehingga melalui kegiatan ini masyarakat dapat mendapatkan layanan kesehatan pasca peristiwa gempa bumi yang terjadi. Pelayanan kesehatan hingga selesai telah melayani sebanyak 877 orang yang rata – rata dalam katagori lansia, wanita dan anak – anak.
Selain itu, Tzu Chi juga menyiapkan bantuan 1.200 paket beras kepada masyarakat terdampak yang telah mengikuti kegiatan baksos serta masyarakat terdampak disekitar lokasi kegiatan.
Kegiatan ini didukung oleh tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Pusrehab Dr. Suyoto dan 73 relawan medis Tzu Chi (Tzu Chi International Medical Association) yang tergabung dari Jakarta dan Bandung, selain itu kegiatan ini didukung oleh 57 relawan kemanusiaa dari Jakarta, Bekasi, Tanggerang dan Sukabumi.
Disela-sela kunjungannya meninjau pengungsi dan kegiatan bakti sosial, Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih kepada relawan dan tim medis Tzu Chi yang sudah mau membantu bersinergi dengan Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Prabowo Subianto juga berkesempatan memberikan langsung satu karung beras (5 Kg) kepada warga yang telah selesai menerima pengobatan ini.
“Gempa bumi yang terjadi di Cianjur ini telah mengakibatkan banyak korban jiwa, saudara-saudara kita membutuhkan dukungan dan doa dari kita semua, dukungan dari banyak pihak sangat dibutuhkan sehingga kita dapat bersama menenangkan batin dan memulihkan kehidupan saudara-saudara kita. Sinergi Tzu Chi bersama dengan Kementerian Pertahanan merupakan wujud gotong royong untuk bersama melayani masyarakat terdampak bencana.“ kata Sugianto Kusuma, Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Sebelumnya pada tanggal 22 November 2022 Relawan Tzu Chi dari Bandung dan Sukabumi telah hadir ke lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan kebutuhan pokok untuk dapur umum, paket bantuan, tikar, kelambu, selimut dan genset. Dalam beberapa beberapa hari kedepan bantuan akan terus disalurkan secara bertahap di titik–titik pengungsian.
Gempa bumi berkekuatan 5,6 magnitudo mengguncang Cianjur, Jawa Barat, Senin 21 November 2022. Gempa ini dirasakan kuat hingga di Jakarta dan di sekitarnya.
Fotografer : Anand Yahya,
Editor : Hadi Pranoto.