Melatih Diri dengan Baik untuk Menciptakan Berkah dan Membina Kebijaksanaan
“Saya benar-benar bersyukur atas jalinan jodoh yang ada pada hari ini. Master, orang-orang yang duduk di sisi Master hari ini semuanya adalah permata bagi Master. Mereka adalah para relawan pelestarian lingkungan dari wilayah Xinzhuang dan Taishan. Ada pula para fungsionaris 4 in 1 yang datang bersama untuk memberikan laporan kepada Master,” kata Yu Xiu-rong, relawan Tzu Chi.
“Saya melakukan apa yang saya bisa dan mengerahkan kemampuan saya semaksimal mungkin. Saya membersihkan semuanya hingga benar-benar bersih. Para relawan sangat baik kepada saya. Kami semua bekerja sama dengan harmonis. Saya sangat mencintai pekerjaan saya ini. Saat ini, saya hanya perlu memulihkan dan menjaga kondisi tubuh saya. Setelah itu, saya akan terus melakukannya. Saya berterima kasih kepada Master, para relawan, dan bhiksuni Griya Jing Si sekalian,” kata You Lan-xiang, relawan pelestarian lingkungan.
Saya melihat video Anda. Ketika Anda berbicara, saya terus melihatnya. Palu besi Anda terlihat begitu berat, tetapi Anda memukulnya dengan penuh tenaga. Awalnya, saya tidak sampai hati melihatnya. Namun, melihat tenaga Anda saat memukulnya terus-menerus, saya merasa bahwa keberanian kita memang harus seperti itu.
“Saya menganggap depo pelestarian lingkungan sebagai rumah saya dan kegiatan daur ulang sebagai pekerjaan saya. Saya melakukannya dengan sungguh-sungguh. Kalau ada pekerjaan, saya selalu menjadi orang pertama yang maju. Pukul 5 pagi saya sudah berangkat. Sekitar pukul 5 lebih saya sudah sampai. Saya bekerja hingga pukul 5 atau 6 sore baru pulang,” lanjut You Lan-xiang.
“Saya sangat berterima kasih kepada Master karena telah begitu mengasihi kami, para relawan pelestarian lingkungan. Master, tenanglah. Saya akan terus melakukan kegiatan ini hingga napas terakhir,” pungkas You Lan-xiang.
Para Bodhisattva lansia ini sangat luar biasa. Depo pelestarian lingkungan bukan semata-mata tentang berapa banyak uang yang diperoleh dari menjual barang-barang tersebut. Bukan itu. Saya sering mengatakan hal ini dan kalian seharusnya sudah mendengarnya. Kalian juga sangat memahami saya. Saya selalu mendoakan semua orang untuk melakukan pelestarian lingkungan.
Sekarang, di usia kalian yang makin lanjut, ketika anak-anak pergi bekerja dan kalian mungkin lebih banyak sendirian di rumah, selama masih sehat dan mampu, depo pelestarian lingkungan biasanya berada tidak jauh dari rumah. Kalian bisa berjalan ke sana sekalian berolahraga. Di sana, kalian bisa berbincang, tertawa, dan saling menemani. Hari-hari pun terasa lebih menyenangkan. Inilah alasan saya mendukung kegiatan daur ulang dan keberadaan depo pelestarian lingkungan.
Kita selalu berkata bahwa kita harus melakukan pelestarian lingkungan. Pertama, para Bodhisattva lansia dapat menjaga kesehatan tubuh dan bersukacita. Kegiatan seperti ini sangatlah baik. Selain itu, kita juga dapat mendengarkan Dharma.
Sekarang, di usia kalian yang makin lanjut, ketika anak-anak pergi bekerja dan kalian mungkin lebih banyak sendirian di rumah, selama masih sehat dan mampu, depo pelestarian lingkungan biasanya berada tidak jauh dari rumah. Kalian bisa berjalan ke sana sekalian berolahraga. Di sana, kalian bisa berbincang, tertawa, dan saling menemani. Hari-hari pun terasa lebih menyenangkan. Inilah alasan saya mendukung kegiatan daur ulang dan keberadaan depo pelestarian lingkungan.
Kita selalu berkata bahwa kita harus melakukan pelestarian lingkungan. Pertama, para Bodhisattva lansia dapat menjaga kesehatan tubuh dan bersukacita. Kegiatan seperti ini sangatlah baik. Selain itu, kita juga dapat mendengarkan Dharma.
Saya juga sering mendengar para Bodhisattva berkata, “Master, setiap pagi, kami selalu mendengarkan ceramah Master.” Inilah yang disebut dengan menghirup keharuman Dharma. Jika ada yang berkata, “Pagi ini saya mendengarkan apa yang Master sampaikan.” Saya akan menjawab, “Terima kasih.”
Ketika mendengar ada orang yang senang mendengarkan ceramah, saya merasa sangat bersyukur. Saya merasa bersyukur karena ketika berbicara, masih ada orang yang mau mendengarkan. Saya merasa bahwa saya penuh berkah dan masih memiliki nilai. Ketika saya sendiri merasa bernilai, saya akan terus berusaha. Jadi, baik secara fisik maupun batin, hal ini sangat membantu saya.
Saya sangat berharap para murid sekalian dapat tetap sehat seperti saya dengan hati dan pikiran yang jernih. Hati, pikiran, dan tubuh haruslah sehat. Kita tetap perlu beraktivitas, tetapi harus sesuai kemampuan masing-masing. Ketika pagi-pagi hendak pergi ke depo pelestarian lingkungan, kalian harus berhati-hati saat berjalan. Berjalanlah sedikit ke tepi atau di dekat pertokoan.
Ketika menyeberang jalan dan sebagainya, kalian harus memperhatikan dengan baik. Kalau jaraknya sedikit jauh, saya sangat menyarankan para relawan yang tinggalnya dekat sana dapat menggunakan kendaraan untuk antar dan jemput.
Ketika mendengar ada orang yang senang mendengarkan ceramah, saya merasa sangat bersyukur. Saya merasa bersyukur karena ketika berbicara, masih ada orang yang mau mendengarkan. Saya merasa bahwa saya penuh berkah dan masih memiliki nilai. Ketika saya sendiri merasa bernilai, saya akan terus berusaha. Jadi, baik secara fisik maupun batin, hal ini sangat membantu saya.
Saya sangat berharap para murid sekalian dapat tetap sehat seperti saya dengan hati dan pikiran yang jernih. Hati, pikiran, dan tubuh haruslah sehat. Kita tetap perlu beraktivitas, tetapi harus sesuai kemampuan masing-masing. Ketika pagi-pagi hendak pergi ke depo pelestarian lingkungan, kalian harus berhati-hati saat berjalan. Berjalanlah sedikit ke tepi atau di dekat pertokoan.
Ketika menyeberang jalan dan sebagainya, kalian harus memperhatikan dengan baik. Kalau jaraknya sedikit jauh, saya sangat menyarankan para relawan yang tinggalnya dekat sana dapat menggunakan kendaraan untuk antar dan jemput.
“Saya merasa sangat bahagia,” ucap salah seorang relawan lansia.
“Bisa naik mobil gratis seperti ini sungguh luar biasa,” kata salah seorang relawan lansia, relawan Depo Pelestarian Lingkungan.
“Setiap hari Anda menjemput mereka tanpa terpengaruh hujan ataupun panas?” tanya relawan Tzu Chi.
“Ya. Selama mereka ingin pergi, saya akan mengantarnya. Mobil saya ini saya beri nama ‘Buah Hati Bahagia’. Setiap hari, saya berterima kasih kepadanya. Begitu naik mobil, saya langsung berkata, ‘Terima kasih. Mari kita bersama-sama melakukan kebajikan’,” kata kata Lin Su-qiu, relawan Tzu Chi.
“Benar-benar kendaraan Bodhisattva. Padahal, dia sendiri juga tidak begitu leluasa, tetapi dia selalu berkata, ‘Biar saya yang membantu Anda.’ Saya sangat tersentuh,” kata salah seorang relawan lansia Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan.
“Benar-benar perhatian. Saat panas, dingin, bahkan hujan, dia tetap mengantar sampai depan pintu rumah,” ucap relawan lansia lainnya.
“Dia selalu bersedia bersumbangsih dengan tetap tersenyum. Orang-orang berkata bahwa itu adalah perahu Dharma yang membawa begitu banyak Bodhisatwa untuk menanami ladang berkah,” kata Huang Sen-yuan, Peserta kelas perawatan jangka panjang.
“Tanpa beliau, saya tidak bisa datang. Sekarang, saya sudah tidak bisa mengendarai motor,” kata Yang Xiao-hui, relawan pelestarian lingkungan.
“Awalnya, saya membawa Ibu untuk datang. Kemudian, karena Kakak Xiao-hui bertanggung jawab atas tim konsumsi di depo, saya bertanya kepada beliau apakah mau ikut bersama. Beliau pun langsung menyetujuinya. Jadi, awalnya kami bertiga. Kakak A-zhao baru bergabung kemudian,” kata Lan Mei-ya, relawan Tzu Chi.
Kalau bisa melalui rute yang sama, relawan bisa pergi bersama. Dengan begitu, akan lebih aman. Mereka juga sangat bebas. Ketika waktunya tiba, mereka akan menunggu di suatu tempat. Ketika waktunya selesai, mereka akan dijemput oleh mobil untuk pulang. Dengan begitu, semuanya akan tetap aman dan sehat serta dapat terus mengasihi Bumi dan segala kehidupan.
Saya pernah mengunjungi depo pelestarian lingkungan. Ketika pergi ke sana dan berdiri melihat kegiatan mereka, saya merasa sangat tersentuh. Singkat kata, saya merasa sangat berterima kasih karena kalian telah melakukan semua ini. Saya hanya berharap kalian semua tetap sehat, pikiran tetap jernih, bebas dari noda batin, dan memiliki tubuh serta hati yang tenang. Hendaknya kalian mewakili saya untuk mengasihi para Bodhisattva lansia. Saya merasa sangat bersyukur.
Bodhisattva lansia sekalian, saya sangat berterima kasih kepada kalian yang telah menjalankan semua ini selama bertahun-tahun. Kita semua telah bersama-sama mengelola tempat itu. Inilah yang disebut dengan ladang berkah. Kita menghargai barang-barang dengan mengumpulkannya, membongkar, dan memilahnya perlahan-lahan.
Barang yang sudah dibuang orang lain justru kita kumpulkan kembali. Inilah yang disebut dengan menghargai berkah. Apa yang orang lain buang, itulah yang kita ambil. Ketika orang lain membuang berkah, kita mengambil berkah. Jadi, kita semua sebenarnya tengah mengambil berkah dan memanfaatkannya kembali dengan kesungguhan hati.
Saya pernah mengunjungi depo pelestarian lingkungan. Ketika pergi ke sana dan berdiri melihat kegiatan mereka, saya merasa sangat tersentuh. Singkat kata, saya merasa sangat berterima kasih karena kalian telah melakukan semua ini. Saya hanya berharap kalian semua tetap sehat, pikiran tetap jernih, bebas dari noda batin, dan memiliki tubuh serta hati yang tenang. Hendaknya kalian mewakili saya untuk mengasihi para Bodhisattva lansia. Saya merasa sangat bersyukur.
Bodhisattva lansia sekalian, saya sangat berterima kasih kepada kalian yang telah menjalankan semua ini selama bertahun-tahun. Kita semua telah bersama-sama mengelola tempat itu. Inilah yang disebut dengan ladang berkah. Kita menghargai barang-barang dengan mengumpulkannya, membongkar, dan memilahnya perlahan-lahan.
Barang yang sudah dibuang orang lain justru kita kumpulkan kembali. Inilah yang disebut dengan menghargai berkah. Apa yang orang lain buang, itulah yang kita ambil. Ketika orang lain membuang berkah, kita mengambil berkah. Jadi, kita semua sebenarnya tengah mengambil berkah dan memanfaatkannya kembali dengan kesungguhan hati.
Saya melihat kalian memukul-mukul benda di sana. Itu membutuhkan tenaga yang besar. Sama halnya dengan ketika melakukan daur ulang dan harus memindahkan benda-benda ke tempat lain, itu juga membutuhkan banyak tenaga. Benda-benda tersebut keras dan kaku. Hendaknya kalian berhati-hati saat memegangnya. Kita harus melindungi tangan dan menjaga keselamatan serta kesehatan kita. Tentu saja, ini adalah sebuah pelatihan diri yang penuh berkah.
Tempat kalian berada itu adalah ladang pelatihan. Depo pelestarian lingkungan adalah ladang pelatihan. Di sana, kita belajar untuk menghargai berkah dan mengurangi noda batin. Begitulah caranya membina kebijaksanaan dan menghargai berkah. Ini benar-benar merupakan ladang pelatihan yang sangat baik.
Tempat kalian berada itu adalah ladang pelatihan. Depo pelestarian lingkungan adalah ladang pelatihan. Di sana, kita belajar untuk menghargai berkah dan mengurangi noda batin. Begitulah caranya membina kebijaksanaan dan menghargai berkah. Ini benar-benar merupakan ladang pelatihan yang sangat baik.
“Saya mencurahkan perhatian kepada setiap Bodhisattva seperti tengah merawat para lansia. Tentu saja, melalui jalinan jodoh ini, saya mulai mengenal banyak Bodhisattva. Sesungguhnya, mereka sering berkata bahwa usia mereka sudah lanjut dan mungkin membutuhkan bantuan tertentu. Jadi, selama mereka mengutarakan kebutuhan mereka, saya akan berusaha membantu sebisa mungkin dan mengembangkan beberapa alat untuk membantu mereka,” kata Cai Zhi, relawan Tzu Chi.
Mendengarkan apa yang kalian sampaikan, saya merasa bahwa perkataan kalian seolah-olah terhubung dengan jiwa kebijaksanaan saya. Prinsip kebenaran yang kalian sampaikan adalah prinsip kebenaran yang juga sering saya sampaikan. Prinsip yang saya sampaikan telah kalian terapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan berkah dan menghargai berkah. Saya merasa bahwa jiwa kebijaksanaan kalian terhubung dengan saya. Rasanya sangat dekat di hati. Selama semuanya sehat, kita harus terus melanjutkannya.
Saya sangat berterima kasih kepada kalian. Jika kalian melakukan daur ulang sambil mendengarkan ceramah saya, saya sangat berterima kasih.
Saya sangat berterima kasih kepada kalian. Jika kalian melakukan daur ulang sambil mendengarkan ceramah saya, saya sangat berterima kasih.
Melakukan pelestarian lingkungan dengan sukacita dan tubuh yang sehat
Menghirup Dharma untuk ketenangan tubuh dan pikiran
Meneruskan cinta kasih para Bodhisattva
Melatih diri dengan baik untuk menciptakan berkah dan membina kebijaksanaan
Ceramah Master Cheng Yen Tanggal 24 Agustus 2026
Sumber : Lentera Kehidupan – DAAI TV Indonesia
Penerjemah : Hendry, Marlina, Shinta, Janet, dan Graciela
Ditayangkan Tanggal 26 Agustus 2026