Membangun Kedekatan Orang Tua dan Anak
Kelas Kata Perenungan di Tzu Chi Medan mengadakan Lomba Kreasi Jajanan Vegetarian, hari Minggu, 25 Agustus 2024, di Depo Pelestarian Lingkungan Mandala. Ada 11 grup anak-anak dan orang tua yang berpartisipasi dengan menu andalan masing-masing, di antaranya salad buah, salad Thai, shake salad vegetarian, coconut island dan tortilla vegetarian.
“Tujuan utama diadakan lomba ini sebenarnya untuk memupuk keakraban dan kekompakan antara xiao pu sa (murid) dan orang tua mereka, juga momen kebersamaan untuk lebih mendekatkan orang tua dan anak. Sekaligus menggiatkan pola hidup vegetarian yang merupakan bagian dari misi pelestarian lingkungan,” ungkap Meutia, koordinator kegiatan.
Di atas tiap meja telah disediakan celemek untuk anak-anak dan orang tua serta sarung tangan plastik. Semua peserta tampak bersemangat dan siap berkompetisi. Acara dibuka oleh Elisabeth Lily selaku MC merangkap juri.
“Tujuan utama diadakan lomba ini sebenarnya untuk memupuk keakraban dan kekompakan antara xiao pu sa (murid) dan orang tua mereka, juga momen kebersamaan untuk lebih mendekatkan orang tua dan anak. Sekaligus menggiatkan pola hidup vegetarian yang merupakan bagian dari misi pelestarian lingkungan,” ungkap Meutia, koordinator kegiatan.
Di atas tiap meja telah disediakan celemek untuk anak-anak dan orang tua serta sarung tangan plastik. Semua peserta tampak bersemangat dan siap berkompetisi. Acara dibuka oleh Elisabeth Lily selaku MC merangkap juri.
Setelah perkenalan tim juri dan pengarahan MC mengenai peraturan lomba dan sistem penjurian berupa kategori penilaian dari segi kekompakan, kerapian / kebersihan, penyajian (plating) dan citarasa (taste), lomba pun dimulai dengan durasi 40 menit. Tanpa membuang waktu, para peserta langsung menyiapkan menu masing-masing. Suasana yang semula hening seketika menjadi riuh. Anak-anak dan ibu dari tiap grup kompak bekerja sama demi mencapai hasil terbaik.
Tim juri yang terdiri dari Rusi, Elsa Huang dan Elisabeth Lily berkeliling menghampiri meja tiap grup untuk memberikan penilaian atas kekompakan dan kerapian sambil bertanya jawab dengan peserta mengenai bahan yang digunakan, persiapan dan cara pengolahannya. Citarasa dan penyajian dinilai setelah menu selesai dibuat.
Dalam kesempatan ini, para peserta diajak menyaksikan demo membuat mi sehat yang dipandu Elisabeth Lily. Mi yang dihasilkan bebas gluten dan bebas kasein sehingga sangat aman dan sehat untuk dikonsumsi. Setelah pengumuman pemenang lomba dan penyerahan hadiah kepada para pemenang, acara berakhir dengan penyerahan suvenir kepada peserta lomba, foto bersama dan makan siang bersama.
Tim juri yang terdiri dari Rusi, Elsa Huang dan Elisabeth Lily berkeliling menghampiri meja tiap grup untuk memberikan penilaian atas kekompakan dan kerapian sambil bertanya jawab dengan peserta mengenai bahan yang digunakan, persiapan dan cara pengolahannya. Citarasa dan penyajian dinilai setelah menu selesai dibuat.
Dalam kesempatan ini, para peserta diajak menyaksikan demo membuat mi sehat yang dipandu Elisabeth Lily. Mi yang dihasilkan bebas gluten dan bebas kasein sehingga sangat aman dan sehat untuk dikonsumsi. Setelah pengumuman pemenang lomba dan penyerahan hadiah kepada para pemenang, acara berakhir dengan penyerahan suvenir kepada peserta lomba, foto bersama dan makan siang bersama.
Lomba Kreasi Jajanan Vegetarian ini memberi kesan mendalam bagi para peserta, salah satunya Silvia Irawaty, ibu dari kakak beradik Regina Honkley (Teen Class) dan Evelyn Honkley (Kids Class). Baginya kegiatan seperti ini merupakan momen quality time dengan anak-anak. Menu yang disajikan dalam lomba ini adalah Coconut Island yang terinspirasi dari media sosial, berupa irisan buah kelapa dan beberapa buah lainnya dalam saos sirsak.
Menurut Silvia, menu ini terbilang unik dan rasanya susah ditebak dari penampilannya. Karena belum pernah mencoba menu ini sebelumnya, sehari sebelum lomba, ia bereksperimen dengan anak-anak dari segi bahan sampai diperoleh citarasa yang sesuai. Ia membagi tugas dengan anak-anak langkah demi langkah sehingga didapat hasil yang maksimal. Kerja sama tim dan koordinasi yang baik dengan anak-anak mengantarkannya meraih peringkat kedua.
Hal yang sama dirasakan Ju Fang, ibu dari Edric (Teen Class) yang juga relawan Tzu Chi sejak akhir tahun 2008. Menu andalannya adalah Salad Thai yang berupa aneka sayuran hijau segar, wortel, tomat ceri, mentimun ditambah sedikit kismis dan rumput laut dibungkus dalam rice paper dan dibalur saos vegan dan mayonais vegan.
Menurut Silvia, menu ini terbilang unik dan rasanya susah ditebak dari penampilannya. Karena belum pernah mencoba menu ini sebelumnya, sehari sebelum lomba, ia bereksperimen dengan anak-anak dari segi bahan sampai diperoleh citarasa yang sesuai. Ia membagi tugas dengan anak-anak langkah demi langkah sehingga didapat hasil yang maksimal. Kerja sama tim dan koordinasi yang baik dengan anak-anak mengantarkannya meraih peringkat kedua.
Hal yang sama dirasakan Ju Fang, ibu dari Edric (Teen Class) yang juga relawan Tzu Chi sejak akhir tahun 2008. Menu andalannya adalah Salad Thai yang berupa aneka sayuran hijau segar, wortel, tomat ceri, mentimun ditambah sedikit kismis dan rumput laut dibungkus dalam rice paper dan dibalur saos vegan dan mayonais vegan.
Ketua Hu Ai Mandala, Elsa Huang, yang juga salah satu dari tim juri, sangat mengapresiasi kegiatan lomba ini. Ia terkesan dengan suasana kekompakan dan kebersamaan yang ditunjukkan para murid dan orang tuanya selama lomba berlangsung. “Semoga dengan kegiatan ini xiao pu sa semakin dekat dan kompak dengan orang tuanya dan termotivasi untuk bervegetarian,” kata Elsa.
Jurnalis : Robby Mulia Halim (Tzu Chi Medan),
Fotografer : Robby Mulia Halim (Tzu Chi Medan),
Editor : Khusnul Khotimah.
Fotografer : Robby Mulia Halim (Tzu Chi Medan),
Editor : Khusnul Khotimah.