Kisah Dari Relawan

Membayar Kembali Cinta Kasih Tzu Chi dengan Menjadi Relawan

Dengan perhatian penuh cinta kasih dari para relawan Tzu Chi, banyak anak dari penerima bantuan Tzu Chi (Gan En Hu) telah tumbuh dewasa dan sukses. Untuk mengungkapkan rasa terima kasih, mereka lebih dari sekedar ingin memberi kembali dan membantu mereka yang membutuhkan. Relawan Tzu Chi Qin Kunlin adalah salah satu anak dari penerima bantuan Tzu Chi.
Pada tahun 1986, Ayah Qin didiagnosa menderita penyakit TBC, dan harus dirawat di rumah sakit sehingga tidak bisa bekerja; ibunya adalah penyandang cacat dan hanya bisa membuat kerajinan dari wool di rumah. Keluarga tersebut mengalami kesulitan keuangan. Tahun baru Imlek sudah dekat; apa yang bisa mereka lakukan?
Di hari yang sangat dingin, ibu Qin meneteskan airmata ketika dia menerima beras, pakaian, bahan makanan dan uang bantuan yang dikirim oleh Tzu Chi. Adegan tersebut terpatri di hati Qin; dia berusia 13 tahun waktu itu. “Betapa berharga dan penuh cinta kasih mengirimkan bantuan disaat kita membutuhkan,” pikirnya.

Untuk membuat acara Pemberkatan Akhir Tahun menjadi lebih baik, relawan Distrik Taoyuan berkumpul di Aula Taoyuan Jing Si untuk latihan terakhir. Qin Kunlin (kedua dari kanan) dengan sepenuh hati mengerahkan upayanya melakoni pertunjuan adaptasi sutra.

Ayahnya kemudian keluar dari rumah sakit dan mulai sembuh secara bertahap. Pada saat itu, relawan Tzu Chi telah mengirimkan bantuan bulanan yang ke empat, Ibu Qin baru saja bekerja sebagai pengasuh anak. Meskipun penghasilannya sedikit, dia pikir dia bisa mencukupi kebutuhan hidup mereka. Jadi dia mengambil inisiatif untuk menghentikan bantuan dari Tzu Chi.
Terinspirasi oleh para relawan, kedua orangtuanya mulai menjadi relawan Tzu Chi. Ketika mereka mendengar bahwa Master Cheng Yen berencana untuk membangun rumah sakit, mereka mengumpulkan donasi untuk tempat tidur rumah sakit. Ketika Master Cheng Yen menyerukan perlindungan lingkungan hidup, mereka juga mengikutinya.
Ibu Qin berkata,” Putra saya memberitahu saya bahwa dia juga ingin menjadi relawan Tzu Chi yang resmi dan bersertifikat.” Jadi, pada tahun 2020, Qin ikut dalam pelatihan untuk menjadi relawan. Setelah mengikuti pelatihan selama dua tahun, Qin resmi menjadi relawan Tzu Chi dan menerima sertifikatnya pada tahun ini (2022) dan berjanji kepada Master Cheng Yen, “Guru, saya tidak membiarkan waktu saya berlalu sia-sia, Saya melakukan pekerjaan Tzu Chi dengan relawan lain. Saya bahagia telah menjadi relawan Tzu Chi yang bersertifikat. Disini saya bersumpah dihadapan guru untuk bekerja lebih keras lagi, sambil melakukan pekerjaab Tzu Chi dengan relawan lain.”

Qin berjanji kepada Master Cheng Yen untuk bekerja lebih giat lagi sambil menjalankan pekerjaan Tzu Chi.

36 tahun yang lalum Tzu Chi mengulurkan tangan untuk membantu dan mendukung keluarga Qin untuk mengatasi kesulitan hidup mereka. Sekarang giliran Qin Kunlin merangkul orang-orang yang menderita di seluruh dunia, memberikan dirinya dengan Tzu Chi dan membantu yang membutuhkan. Inilag lingkaran cinta. Ini arti sebenarnya dari kehidupan yang sukses.
Anak-anak dari para penerima bantuan Tzu Chi ibarat pohon yang tumbuh besar, berbunga, dan berbuah. Mereka memberi cinta kasih dengan membantu yang membutuhkan; kemudian banyak benih cinta yang ditaburkan, berakar, dan tumbuh menjadi pohon yang besar diseluruh dunia. Hanya dengan begitulah semua orang dapat menikmati berkah dan menjalankan hidup yang berkelimpahan.

Sumber : www.tzuchi.org.tw,
Foto dari : Xie Jiacheng, dok. Da AI TV,
Diterjemahkan oleh : Sik Pin.