Memberikan Perawatan Gigi Gratis bagi Penduduk Baru asal Afghanistan di Los Angeles
Dari tanggal 11 April sampai dengan 30 April 2022, Federal Emergency Management Agency (FEMA) menyelenggarakan layanan kesehatan selama tiga minggu bagi warga baru asal Afghanistan yang diadakan di daerah Los Angeles, California, untuk membantu mereka menyesuaikan diri dengan kehidupan baru mereka serta memudahkan mereka berintegrasi secepat mungkin kedalam masyarakat. Tzu Chi Amerika Serikat diundang untuk berpartisipasi dengan memberikan layanan perawatan gigi secara gratis dan memberangkatkan unit Mobil Dental Clinic nya. Dimulai dari pukul 10.00 AM hingga pukul 17.00 PM setiap hari, mobil perawatan gigi tersebut berada di berbagai lokasi untuk merawat pasien-pasien barunya.
Pada akhir bulan Agustus 2021, Amerika Serikat menarik pulang pasukannya dari Afghanistan. Saat Taliban mengambil alih ibu kota Afghanistan Kabul, puluhan ribu penduduk Afghanistan mengungsi ke luar negeri. Pemerintah Federal Amerika Serikat menerima sebagian warga Afghanistan yang mengungsi dan mengalokasikan “dana kebutuhan tak terduga untuk pengungsi dan imigran, termasuk imigran khusus; dan untuk menyediakan kebutuhan bagi para pengungsi, korban konflik militer, dan mereka yang beresiko terhadap situasi di Afghanistan, termasuk para pemohon visa.”
Menurut data statistik, sekitar 16.000 orang pengungsi Afghanistan telah bermigrasi ke Los Angeles. Selain perumahan, makanan, dan pendidikan, pencegahan penyakit menular dan pemeliharaan kesehatan juga merupakan komponen integral dari kehidupan baru mereka. Relawan Tzu Chi telah bekerja sama dengan erat dengan Federal Emergency Management Agency (FEMA) selama bertahun-tahun dan oleh karenanya, diundang untuk memberi layanan klinik gratis bagi para penduduk baru dari Afghanistan, yaitu perawatan gigi.
Layanan perawatan gigi gratis dengan perawatan sepenuh hati
Wakil CEO dari Medical Development Department Tzu Chi Amerika Serikat, Steven Voon, mengemudikan mobil perawatan gigi Tzu Chi dari Fresno County, California Tengah ke California Selatan sehari sebelum jadwal acara untuk persiapan. Setelah pemeriksaan selama satu hari, mobil tersebut kemudian ditempatkan di Los Angeles Community Center pada pagi hari tanggal 11 April 2022 untuk memberikan layanan perawatan gigi.
Debra Boudreaux, CEO Yayasan Tzu Chi Amerika Serikat, yang berada di lokasi, mengungkapkan, “Kami senang menerima kehormatan membantu para penduduk baru. Selama tiga minggu kedepan, selain perawatan gigi gratis, kami akan memanfaatkan pengalaman kami sendiri sebagai imigran untuk berempati dengan para imigran baru ini. Selain menyambut kedatangan mereka, saya berharap mereka dapat bangkit kembali dan menetapkan arah masa depan mereka sendiri.” Dia melanjutkan dengan menyoroti :
“Kami adalah satu-satunya organisasi Buddhis dilokasi, dan juga merupakan organisasi non profit, dan bukan organisasi pemerintah. [Berada disini] adalah jejak penting dari kultivasi mendalam kami di masyarakat selama bertahun-tahun.”
Dr. Shirley Chen, Direktur Medical Development Department Tzu Chi Amerika Serikat, mempersiapkan mobil klinik perawatan gigi gratis tersebut, mengatur semua perencanaan dan mempersiapkan staf untuk memastikan kelancaran kegiatan di setiap lini.
Begitu layanan medis Tzu Chi dimulai, Dr. Shirley berbagi bahwa, “Saya sangat senang banyak dokter yang datang membantu secara sukarela. Pada hari pertama layanan perawatan gigi gratis ini, kami melayani beberapa pasien. Selain pencabutan gigi, pembersihan karang gigi, dan menambal gigi berlubang, kami juga berinteraksi dengan pasien tentang pencegahan dan perawatan rutin sesuai dengan kondisi mereka, menawarkan bantuan yang mereka butuhkan dan berharap bahwa kondisi gigi mereka membaik.”
Dia lanjut mengatakan, “Para penduduk baru asal Afghanistan ini telah lalai merawat gigi mereka ketika mengungsi, dan banyak diantara mereka yang mempunyai masalah dengan gigi mereka. Begitu mereka datang ke Amerika Serikat, kehidupan mereka cenderung menjadi lebih stabil; tetapi karena kendala bahasa, mereka mungkin tidak dapat mengungkapkan kebutuhan sehari-hari mereka sepenuhnya. Adalah kehormatan bagi kami memiliki kesempatan untuk berkontribusi pada [kesehatan mereka].”
“Dengan ijin tempat dan waktu, kami akan berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikan masalah kesehatan gigi para penduduk baru asal Afghanistan ini. Beberapa dari mereka butuh perawatan susulan, dan kami berharap bisa terus membantu mereka melalui Tzu Chi Medical Center di masa yang akan datang,” kata Dr. Shirley Chen
Kita semua adalah keluarga
Setelah terlantar akibat perang dan kekacauan, tekanan dan rasa sakit secara mental dan fisik yang telah dialami oleh orang-orang Afghanistan ini tidak diketahui oleh orang luar. Walaupun mereka beruntung bisa tiba di Amerika Serikat, mereka masih harus melalui jalan yang rumit untuk menetap di lingkungan yang baru dan asing.
Dengan terhapusnya masa lalu mereka dan semua dimulai baru lagi, ini bisa terasa seperti tumpukan masalah yang diperparah dengan keterbatasan komunikasi akibat kendala bahasa yang dapat memperumit proses integrasi mereka kedalam masyarakat, ketrampilan mata pencaharian kedepan, dan masalah pendidikan anak-anak. Semua itu harus mereka hadapi dan atasi.
Selama masa pelayanan tiga minggu untuk membantu transisi para penduduk baru ke kehidupan baru mereka di Los Angeles, FEMA mengatur agar beberapa lembaga kesejahteraan sosial mendirikan stan dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan mereka. Mereka juga menyediakan jasa penerjemah bagi mereka. Selain memberikan layanan perawatan gigi gratis, Tzu Chi juga mempersiapkan lokasi Welcome Center untuk memperkenalkan Tzu Chi dan menyediakan majalah berbahasa Inggris untuk mengangkat semangat mereka.
Ketika Dr. Chen berinteraksi dengan para penduduk asal negara yang tercabik oleh perang ini, dia memberitahu mereka bahwa , “Kami tidak akan menyebut anda dengan sebutan pengungsi; kami akan menyebut anda sebagai teman, keluarga. Mohon jangan merasa buruk dengan tantangan didepan karena kita adalah teman, kita semua satu.”
Memulai hidup baru di negeri asing tidaklah mudah bagi orang biasa, apalagi bagi mereka yang harus kabur terburu-buru karena perang. Salah satu pendatang yang menemani orang tuanya ke klinik menceritakan tentang tantangan yang dihadapi keluarganya :
“Beberapa diantara kami tidak mengerti bahasa Inggris. Sangat sulit berkomunikasi, jadi kami tidak bisa membeli apa yang kami butuhkan. Beberapa diantara kami bahkan tidak bisa menemukan tempat tinggal. Ini sangat sulit.”
Berkomunikasi dari hati ke hati dengan keluarga ini dan penduduk baru lainnya asal Afghanistan, relawan Tzu Chi, banyak diantara mereka juga merupakan imigran, berbagi pengalaman mereka tentang pindah ke Amerika Serikat, termasuk bagaimana menerima budaya yang baru dan belajar bahasa asing. Para relawan juga memperkenalkan kata-kata mutiara Jing Si dan karya-karya lainnya dari Master Cheng Yen, berharap bisa memberi dukungan spiritual selama masa transisi bagi keluarga baru tersebut ke kehidupan baru mereka.
Tzu Chi telah membantu para pengungsi Suriah di Eropa dan terus menbantu mereka yang telah bermukim di Turki melalui berbagai program. Kami sekarang menggalang bantuan bagi pengungsi Ukraina. Mari bergabung bersama Tzu Chi untuk membantu mereka yang terpaksa mengungsi di Amerika Serikat dan di seluruh dunia.
Jurnalis : Qiaojia Yang dan Shili Lo,
Fotografer : Luo Shuli,
Editor : Ida Eva Zielinski,
Diterjemahkan kedalam Bahasa Inggris oleh : Hong (Ariel) Chan,
Diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia oleh : Sik Pin.