Memperhatikan dan Menolong Orang yang Menderita
“Kakek Guru yang terhormat dan terkasih, apa kabar? Saya adalah Jay Ababa. Kini, saya bisa membiayai pendidikan adik-adik saya. Terima kasih,” kata Jay Ababa, Pengasuh di Pusat Perawatan Rumah Sakit Tzu Chi Dalin.
“Saya sangat bersyukur kepada Kakek Guru atas bantuan terhadap kami selama ini. Saya juga berterima kasih telah diberi kesempatan untuk bekerja di sini,” kata salah seorang pengasuh di Pusat Perawatan Rumah Sakit Tzu Chi Dalin.
“Saya akan berjuang bersama yang lain. Saya juga bersyukur kepada Kakek Guru yang memperhatikan semua orang di dunia ini dengan cinta kasih dan welas asih agung. Terima kasih,” kata salah seorang pengasuh di Pusat Perawatan Rumah Sakit Tzu Chi Dalin lainnya.
“Awalnya, mereka bertujuan untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga mereka. Kini, kondisi ekonomi keluarga mereka telah membaik. Mereka juga berubah dari menerima menjadi memberi. Hingga kini, mereka masih terus berdonasi. Mereka merasa bahwa kini mereka telah mampu untuk melakukan hal yang lebih bermakna, yaitu berdonasi untuk menolong sesame,” kata Liao Hui-yan, Wakil Kepala Departemen Keperawatan Rumah Sakit Tzu Chi Dalin.
Saya sangat bersyukur kepada para dokter dan perawat kita di Dalin yang bersumbangsih dengan cinta kasih dan hati Bodhisattva. Edukasi sangatlah penting. Merawat pasien juga harus dilakukan dengan penuh perhatian. Ada banyak kaum lansia yang membutuhkan perhatian dan anak-anak muda ini dapat membantu kita untuk menjaga mereka. Jadi, kita harus mengajari mereka. Sungguh, saya sangat bersyukur.
Dalam dialek Taiwan, “menjaga kesehatanmu” terdengar mirip dengan “keperawatan”. Saya sering berkata bahwa kita harus memberikan pelayanan untuk melindungi kesehatan dan kehidupan dengan cinta kasih. Untuk melindungi kehidupan, kita harus melindungi kesehatan orang-orang dengan cinta kasih yang tulus. Saya hampir mengatakannya setiap hari. Demi beberapa kata ini saja, saya telah sibuk seumur hidup. Hingga mengembuskan napas terakhir, kata-kata ini akan selalu ada dalam benak saya.
Saya berikrar untuk kembali ke dunia ini dan saat itulah giliran kalian untuk membimbing saya. Kelak, saya juga ingin menjadi “Tabib Agung”. Asalkan ada ikrar, maka ada kekuatan. Dalam ajaran Buddha dikatakan bahwa kita harus membangun ikrar agung dari kehidupan ke kehidupan. Kita harus membangun ikrar yang tulus dan menjalankannya dengan tekun.
Saya mendengar tentang perawatan jangka panjang kita yang sangat luar biasa. Namun, alangkah baiknya jika warga komunitas dapat turut berpartisipasi dalam hal ini. Kita sering mencurahkan perhatian kepada orang-orang yang membutuhkan. Jika dapat bekerja sama dengan warga komunitas dalam melakukan hal ini, hasilnya akan lebih maksimal. Saya sendiri pun telah lanjut usia dan tidak bisa berjalan seleluasa sebelumnya. Orang lain tidak bisa menggantikan saya untuk berjalan. Saya tetap harus berjuang. Saya selalu bersyukur.
Di kehidupan sekarang, saya dipenuhi berkah karena ada begitu banyak orang di sekeliling saya. Terlebih lagi, saya menyadari bahwa kaum lansia membutuhkan pendampingan dan perhatian. Di Dalin, Chiayi, dan Douliu, kita memiliki tiga fasilitas kesehatan. Betapa banyaknya orang yang telah kita tolong. Kita juga menjangkau Dapu yang jaraknya sangat jauh dari fasilitas kesehatan kita di Chiayi dan Dalin dan harus melewati jalan pegunungan.
Jadi, kita memiliki dokter yang dapat menjaga kesehatan warga di wilayah pegunungan, pesisir, dan dataran rendah. Badan misi kesehatan kita dapat membawa manfaat besar. Kita juga mencurahkan perhatian ke rumah warga dalam jangka panjang. Ini sungguh luar biasa. Hal yang patut disyukuri tak habis untuk diceritakan.
Menyelamatkan seekor ayam berarti menyelamatkan satu kehidupan. Kita memberikan pelayanan medis untuk menyelamatkan kehidupan. Pusat perawatan pascapersalinan kita juga mengurangi pembunuhan hewan dan menciptakan pahala. Karena itulah, berkunjung ke Dalin membuat saya sukacita. Saya bisa melihat keteguhan kalian dalam bervegetaris. Ini juga dapat menginspirasi warga setempat untuk menerapkan pola makan vegetaris. Ini sangatlah baik. Saya sangat bersyukur.