Mengajak Siswa Mencintai Bumi Lewat Tindakan Nyata
Pada hari Rabu, 8 Juli 2026, Tzu Chi Pekanbaru mendapatkan undangan dari SMA Dharma Loka, Pekanbaru untuk mengisi materi tentang Pelestarian Lingkungan Tzu Chi dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS 2026). Kegiatan ini pun diakomodir oleh Tim Pendidikan (Duifu Mama) dari Tzu Chi Pekanbaru.
Sebanyak 193 peserta hadir dalam kegiatan ini yang terdiri dari 154 murid, 28 panitia dan 11 relawan Duifu Mama Tzu Chi Pekanbaru. Bertempat di Aula Sekolah SMA Dharma Loka, materi mengenai Pelestarian Lingkungan Tzu Chi dengan tema Cintai dan Lindungi Bumi. “Yess, I Can Do It” dibawakan oleh Lina Lecin, salah satu relawan Duifu Mama Tzu Chi Pekanbaru.
Lina Lecin menjelaskan bahwa saat ini kondisi bumi sedang tidak baik-baik saja. Banyak terjadi fenomena dan bencana alam yang juga diakibatkan oleh perbuatan manusia. “Kelangsungan hidup manusia sangat bergantung pada bagaimana manusia memperlakukan alam. Karena itu manusia harus menjaga dan merawat bumi, alam beserta isinya, dengan cara melakukan konsep 5R pelestarian lingkungan, diantaranya Rethink (menimbang kembali), Reduce (mengurangi), Reuse (memakai kembali), Repair (memperbaiki), dan Recycle (mendaur ulang),” tutur Lina Lecin menjelaskan.
Sebanyak 193 peserta hadir dalam kegiatan ini yang terdiri dari 154 murid, 28 panitia dan 11 relawan Duifu Mama Tzu Chi Pekanbaru. Bertempat di Aula Sekolah SMA Dharma Loka, materi mengenai Pelestarian Lingkungan Tzu Chi dengan tema Cintai dan Lindungi Bumi. “Yess, I Can Do It” dibawakan oleh Lina Lecin, salah satu relawan Duifu Mama Tzu Chi Pekanbaru.
Lina Lecin menjelaskan bahwa saat ini kondisi bumi sedang tidak baik-baik saja. Banyak terjadi fenomena dan bencana alam yang juga diakibatkan oleh perbuatan manusia. “Kelangsungan hidup manusia sangat bergantung pada bagaimana manusia memperlakukan alam. Karena itu manusia harus menjaga dan merawat bumi, alam beserta isinya, dengan cara melakukan konsep 5R pelestarian lingkungan, diantaranya Rethink (menimbang kembali), Reduce (mengurangi), Reuse (memakai kembali), Repair (memperbaiki), dan Recycle (mendaur ulang),” tutur Lina Lecin menjelaskan.
Setelah penjelasan tentang Pelestarian Lingkungan Tzu Chi, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan permainan roda berputar. Dalam permainan ini, setiap perwakilan tim yang memutar roda papan permainan diwajibkan menjawab pertanyaan yang diajukan. Permainan ini pun dipandu oleh relawan Tzu Chi Pekanbaru, Serryu dan Wismina. Para peserta sangat antusias menjawab setiap pertanyaan yang diajukan.
Setelah sesi permainan selesai, para peserta mendapat souvenir kerajinan tangan berupa gantungan kunci bola yang terbuat dari plastik bekas permen dan snack. Laurensia, salah satu panitia dari kegiatan MPLS menuturkan bahwa setelah materi tentang pelestarian lingkungan ini para siswa harus lebih giat memilah sampah dengan baik sehingga dapat diubah menjadi barang yang menjadi lebih berguna dan bermanfaat.
“Kita harus memilah sampah dengan baik agar dapat melihat kualitas dari barang tersebut dapat dimanfaatkan kembali atau tidak. Sebagai contoh di SMA Dharma Loka juga ada menyediakan wadah bagi anak-anak SMA Dharma Loka untuk membuat barang-barang berguna dari sampah seperti tas, meja, kursi, gaun, dan lain sebagainya,” ungkap Laurensia. “Gan en dan terima kasih atas kunjungan Duifu Mama dari Tzu Chi Pekanbaru,” tambahnya.
Setelah sesi permainan selesai, para peserta mendapat souvenir kerajinan tangan berupa gantungan kunci bola yang terbuat dari plastik bekas permen dan snack. Laurensia, salah satu panitia dari kegiatan MPLS menuturkan bahwa setelah materi tentang pelestarian lingkungan ini para siswa harus lebih giat memilah sampah dengan baik sehingga dapat diubah menjadi barang yang menjadi lebih berguna dan bermanfaat.
“Kita harus memilah sampah dengan baik agar dapat melihat kualitas dari barang tersebut dapat dimanfaatkan kembali atau tidak. Sebagai contoh di SMA Dharma Loka juga ada menyediakan wadah bagi anak-anak SMA Dharma Loka untuk membuat barang-barang berguna dari sampah seperti tas, meja, kursi, gaun, dan lain sebagainya,” ungkap Laurensia. “Gan en dan terima kasih atas kunjungan Duifu Mama dari Tzu Chi Pekanbaru,” tambahnya.
Kemudian pihak Sekolah SMA Dharma Loka menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Tzu Chi Pekanbaru yang diwakili oleh relawan Tzu Chi Pekanbaru, Lutiana. “Semoga kegiatan ini bisa membawa manfaat bagi murid-murid di sekolah agar dapat meningkatkan kesadaran melindungi bumi dan menjalankan praktik pelestarian lingkungan di rumah dan lingkungan sekitarnya,” kata Lutiana.
Jurnalis : Lina Lecin (Tzu Chi Pekanbaru),
Fotografer : Arya Putra, Claresta Vania (Tzu Chi Pekanbaru),
Editor : Arimami Suryo A.
Fotografer : Arya Putra, Claresta Vania (Tzu Chi Pekanbaru),
Editor : Arimami Suryo A.