Menjaga Ketenangan Hati dan Pikiran
Pada hari Sabtu, 1 Maret 2025, pukul 09.30 WIB, sepuluh orang relawan Tzu Chi Pekanbaru menghadiri undangan dari SMA Dharma Loka untuk menjadi narasumber dalam kegiatan tahunan SMA Dharma Loka yang mengangkat tema “Penumbuhan Budi Pekerti dan Kemandirian”.
Acara tahunan ini berlangsung di Aula Baktisala. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Wake Up Camp Batch 4 yang mengangkat tema “Mental Health with Mindfulness.” Tema utama, “Menjaga Ketenangan Hati dan Pikiran,” yang dibawakan oleh relawan Tzu Chi, Lina Lecin. Kegiatan ini dihadiri oleh 74 orang peserta, terdiri dari 60 murid, 4 guru, dan 10 relawan Tzu Chi.
Acara tahunan ini berlangsung di Aula Baktisala. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Wake Up Camp Batch 4 yang mengangkat tema “Mental Health with Mindfulness.” Tema utama, “Menjaga Ketenangan Hati dan Pikiran,” yang dibawakan oleh relawan Tzu Chi, Lina Lecin. Kegiatan ini dihadiri oleh 74 orang peserta, terdiri dari 60 murid, 4 guru, dan 10 relawan Tzu Chi.
“Banyak bencana terjadi karena kita menganggap sesuatu yang tidak ada menjadi ada. Yang paling penting menjaga ketenangan pikiran. Jika tidak dapat menenangkan pikiran sendiri, kita bisa hidup dalam ilusi dan khayalan, yang akhirnya menimbulkan gejolak batin serta menciptakan karma buruk,” ucap Lina Lecin.
Setelah itu, para murid diajak untuk berbagi pengalaman (sharing) setelah menonton cerita “Roti Khayalan.” Mereka juga berdiskusi berdasarkan pertanyaan yang ditampilkan di layar. Selain itu, para murid diminta untuk menuliskan “My Wish,” yaitu harapan dan tekad mereka agar menjadi pribadi yang lebih baik.
“Tzu Chi selalu mengerjakan sesuatu dengan sepenuh hati. Mereka datang dengan kompak, berpakaian rapi, dan menyiapkan materi dengan baik, seperti slide dan video yang menarik. Pendidikan karakter ternyata tidak selalu membosankan. Kegiatan dari Tzu Chi selalu menarik dan menghadirkan hal-hal baru. Kehadiran Tzu Chi sebagai narasumber sangat berkesan bagi anak-anak,” tutur Ibu Dessy, Kepala Sekolah SMA Dharma Loka.
Setelah itu, para murid diajak untuk berbagi pengalaman (sharing) setelah menonton cerita “Roti Khayalan.” Mereka juga berdiskusi berdasarkan pertanyaan yang ditampilkan di layar. Selain itu, para murid diminta untuk menuliskan “My Wish,” yaitu harapan dan tekad mereka agar menjadi pribadi yang lebih baik.
“Tzu Chi selalu mengerjakan sesuatu dengan sepenuh hati. Mereka datang dengan kompak, berpakaian rapi, dan menyiapkan materi dengan baik, seperti slide dan video yang menarik. Pendidikan karakter ternyata tidak selalu membosankan. Kegiatan dari Tzu Chi selalu menarik dan menghadirkan hal-hal baru. Kehadiran Tzu Chi sebagai narasumber sangat berkesan bagi anak-anak,” tutur Ibu Dessy, Kepala Sekolah SMA Dharma Loka.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan sertifikat dari pihak sekolah kepada Yayasan Buddha Tzu Chi.
“Kondisi batin yang tenang, bahagia, dan berpikiran jernih akan membantu kita berpikir dengan jelas, menyeluruh, serta berbicara dengan sopan dan pantas.”
– Kata Perenungan Master Cheng Yen –
Jurnalis : Lina Lecin (Tzu Chi Pekanbaru),
Fotografer : Kho Ki Ho, Arya Putra (Tzu Chi Pekanbaru),
Editor : Anand Yahya.
Fotografer : Kho Ki Ho, Arya Putra (Tzu Chi Pekanbaru),
Editor : Anand Yahya.