Menyadari Berkah dan Bersyukur Melalui Koin Cinta Kasih
Elfrida (27), karyawan staf keuangan Rumah Sakit Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng yang sudah bergabung sejak tanggal 01 April 2023. Elfrida mencerikan sejak awal bergabung menjadi keluarga RSCK hanya berharap menyelesaikan tanggung jawab dan mendapat gaji. Setelah mengikuti dua kali penuangan koin cinta kasih, kini Elfrida memiliki pandangan yang berbeda bahwa kehidupan bukan hanya untuk memikirkan diri sendiri tetapi juga harus bermanfaat bagi orang lain.
“Saya rindu, saya sungguh rindu merasakan kekeluargaan yang saya rasakan di sini, saya merasa kehangatan di sini seperti rumah dan keluarga sendiri”, ucap Elfrida sambil melihat sekelingnya. Di sini saya belajar bagaimana diri ini tumbuh rasa cinta kasih, saya belajar untuk saling bebagi membantu saudara-saudara kita di luar sana yang terkena bencana dan membutuhkan bantuan”, ungkap Elfrida.
Pada acara penuangan celengan bambu ini para staf dan tim medis disuguhkan tayangan video Lentera Kehidupan Master Cheng Yen. Pada tayangan itu Master Chen Yen berpesan, “Kita hendaknya senantiasa merasa bahagia karena dapat bersumbangsih adalah berkah. Selain itu, saat melakukan sesuatu, kita hendaknya tidak memikirkan diri sendiri, melainkan mengutamakan kepentingan masyarakat.” Pesan Master Chen Yen.
Juniwati, Manajer HRD RSCK menyampaikan sharingnya setelah menyaksikan tayangan video Master Cheng Yen. Juniwati mengitip ceramah Master Cheng Yen yang mengatakan, “Kita harus menyadari berkah dan bersyukur, bisa berkumpul seperti ini, kita harus menghargai waktu sehingga waktu kita tidak sia-sia, melalui celengan bambu ini kita belajar untuk melepas, belajar untuk bersumbangsih”, ucap Juniwati mengutip tayangan ceramah Master Cheng Yen.
Perasaan yang sama juga diungkapkan oleh dr. Christ Hally, yang membiasakan diri untuk berdana melalui celengan bambu pasti sangat bermanfaat bagi orang yang sangat membutuhkan. “Dulu saya diajarkan menabung hanya untuk kepentingan diri sendiri, tetapi celengan bambu ini bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan untuk orang lain yang membutuhkan, besar kecilnya nominal yang dikumpulkan itu pasti akan menjadi berharga untuk orang lain”, ujar dr. Christ Hally.
Fotografer : Aditia Saputra (He Qi Barat 1),
Editor : Anand Yahya.