Kumpulan Ceramah Master Cheng Yen

Menyebarkan Aliran Jernih dengan Pendidikan Kebajikan dan Cinta Kasih

“Pada tahun 2022, akibat bencana banjir, warga di kawasan tepi sungai di ibu kota terkena dampak serius. Masalah utamanya berasal dari sampah yang menumpuk. Jadi, kami mengadakan seminar edukasi pelestarian lingkungan bagi warga setempat. Dalam proses pendampingan tersebut, kami menemukan sekelompok ibu rumah tangga yang sangat mencintai lingkungan tempat tinggal mereka dan berharap dapat terus melakukan daur ulang. Dari sanalah, kami mulai mempromosikan program daur ulang botol PET,” kata Zhu Ci Yao, relawan Tzu Chi.

“Saat ini, jumlah Bodhisattva pelestarian lingkungan yang terlibat telah bertambah menjadi lebih dari 500 orang. Kami juga berhasil membina relawan dalam pengenalan dan pelatihan yang sudah mulai mencurahkan perhatian kepada komunitas mereka sendiri, bahkan turut berpartisipasi dalam baksos kesehatan, survei kasus, dan kunjungan kasih,” ungkap Zhu Ci Yao.

Saya merasa sangat tersentuh. Selama ini, yang saya ketahui tentang Dominika ialah negara tersebut tergolong kurang mampu dan sangat membutuhkan orang-orang yang bersedia membimbing masyarakatnya. Perubahan yang menyeluruh hanya bisa dicapai melalui pendidikan dan memerlukan waktu yang sangat panjang. Namun, jangan karena prosesnya terlalu lama atau kekuatan tidak cukup, lalu memilih untuk menyerah. Kita tidak boleh menyerah. Jalinan jodoh telah matang dan kalianlah benih dari jalinan jodoh tersebut.

“Pada tahun 2000, saya datang ke Dominika karena pekerjaan. Saat itu, ibu mertua saya merupakan penanggung jawab Tzu Chi di sini. Berkat jalinan jodoh tersebut, saya pun mengenal dan bergabung dengan Tzu Chi. Selama beberapa tahun ini, saya menjalani Tzu Chi dengan penuh sukacita Dharma dan kebahagiaan. Saya sangat bersyukur kepada suami saya yang bersedia bersama-sama memikul tanggung jawab keluarga besar Tzu Chi. Kami berharap dapat meneruskan ajaran Master kepada lebih banyak relawan lokal dan membimbing lebih banyak Bodhisattva di Dominika,” kata Zhu Ci Yao, relawan Tzu Chi.
Sejak generasi ibu mertua, keluarga ini telah bersedia mencurahkan cinta kasih dan terlibat dalam Tzu Chi. Inilah harapan terbesar bagi negara ini. Saya sangat tersentuh dan bersyukur.
Lingkungan yang kotor memang sering kali merupakan gambaran dari kemiskinan. Namun, selama ada orang dan jalinan jodoh, semuanya masih dapat diubah. Saya sering berkata tentang mengubah sampah menjadi emas. Namun, untuk mewujudkannya, diperlukan cinta kasih dan kebijaksanaan. Jika hanya memiliki cinta kasih tanpa kebijaksanaan, perubahan itu sulit terjadi. Jika memiliki kebijaksanaan tanpa cinta kasih, juga akan sulit berhasil. Jadi, cinta kasih dan kebijaksanaan harus berjalan beriringan.
Dengan cinta kasih, kita dapat menginspirasi lebih banyak orang. Siapa pun yang bersedia membangkitkan tekad, akan menjadi kekuatan besar. Namun, kekuatan cinta kasih tetap memerlukan bimbingan kebijaksanaan. Saya melihat bahwa jalinan jodoh kalian sudah matang. Kalian memiliki kebijaksanaan dan kekuatan. Saya merasa sangat bersukacita.
Sampah berubah menjadi emas, emas berubah menjadi cinta kasih, dan cinta kasih berubah menjadi aliran jernih. Aliran jernih itulah kekuatan terbesar dari berkah dan kebijaksanaan. Semua ini membutuhkan orang-orang yang memiliki tekad. Harapan dunia berawal dari orang-orang yang bersedia membangkitkan tekad. Ketika sudah ada orang-orang seperti ini dan waktunya sudah tepat, kita tetap memerlukan cinta kasih.
Dibutuhkan cinta kasih yang diwujudkan dalam tindakan untuk membimbing sekelompok anak muda yang memiliki cinta kasih dan kebijaksanaan. Mereka tetap membutuhkan seseorang untuk membimbing. Semua ini harus kita miliki, baru bisa membentuk energi yang mampu menggerakkan banyak orang.
Tzu Chi di Dominika telah berjalan selama 28 tahun. Ini bukan waktu yang singkat. Namun, tetap dibutuhkan orang-orang yang memiliki cinta kasih dan antusiasme. Antusiasme ini perlu bimbingan dari Ci Yao. Dengan dukungan suamimu dan beberapa relawan lokal yang kini telah membangkitkan tekad, kalian dapat membimbing mereka dengan baik. Yang terpenting ialah mencurahkan cinta kasih.
Cinta kasih dan bimbingan sangatlah penting. Untuk membimbing orang lain, kita harus terjun langsung untuk mencurahkan perhatian kepada mereka yang menderita. Ketika memperhatikan orang-orang yang menderita, kita harus menyemangati mereka untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik. Tentu saja, kita juga harus membantu mereka mempelajari keterampilan agar mereka memiliki kemampuan untuk bertahan hidup.
Barang daur ulang dikumpulkan terlebih dahulu, kemudian dipilah. Setelah dipilah, semuanya menjadi sumber daya. Jika kita dapat membimbing mereka dengan baik dalam mengelola sumber daya tersebut, itu dapat berubah menjadi emas. Jadi, semuanya perlu direncanakan dengan baik. Belajar itu penting. Pendidikan juga sangat penting.

“Karina adalah seorang guru di SD Tzu Chi. Saat masih menjadi murid di sekolah tersebut, ia menerima begitu banyak cinta kasih dari insan Tzu Chi. Oleh karena itu, hatinya juga penuh cinta kasih. Di kelasnya terdapat seorang anak yang menderita penyakit langka yang menyebabkan tulangnya sering terasa nyeri. Kelas mereka berada di lantai dua. Jadi, setiap hari, Karina menggendong anak tersebut saat naik ke kelas dan pulang sekolah hingga ke gerbang untuk dijemput keluarganya. Anak itu juga merupakan anak yang penuh cinta kasih,” kata Zhu Ci Yao, relawan Tzu Chi.

Inilah yang disebut mentransformasi kehidupan. Ketika Karina masih kecil, kita sudah membimbingnya sejak sekolah dasar. Dengan fondasi pendidikan yang baik, setelah lulus sekolah dasar, ia memiliki jalinan jodoh untuk terus berkembang dan maju. Selangkah demi selangkah, ia terus melanjutkan pendidikan hingga akhirnya lulus dari universitas. Kehidupannya benar-benar berubah.
Kini, giliran dirinya menjadi seorang guru. Inilah yang disebut dengan mentransformasi kehidupan. Jika anak-anak memperoleh pendidikan, kelak mereka akan memperoleh pencapaian di berbagai bidang. Hanya saja, semua ini membutuhkan waktu.
“Tujuan saya ialah terus berpartisipasi secara aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan berbagai program pendidikan. Misalnya, terjun ke sekolah dan komunitas untuk mempromosikan pengajaran Kata Renungan Jing Si. Selain itu, saya juga berharap dapat mendorong pembentukan Asosiasi Guru Tzu Chi untuk menyebarkan semangat cinta kasih dan kesadaran. Saya juga ingin mempromosikan pendidikan karakter bagi anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Di samping itu, saya juga akan terus memperhatikan dan mengikuti perkembangan para penerima beasiswa, baik dalam pendidikan maupun perjalanan hidup mereka,” kata Marcia, relawan Tzu Chi.

Selama kita melakukannya dengan sungguh-sungguh, kita tidak perlu khawatir mengenai pendidikan anak-anak. Kita cukup terus membantu pendidikan mereka, tidak peduli hingga perguruan tinggi atau tingkat apa pun.
Setelah lulus sekolah dasar dan mereka ingin melanjutkan ke sekolah menengah, kita membantu mereka. Jika mereka ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, kita juga bisa membantu mereka. Dalam hal pendidikan, kita harus sepenuh hati memberikan dukungan. Jika ada anak yang memiliki bakat tertentu, kita juga harus memperhatikan bidang yang paling sesuai dan memberikan bantuan sesuai kebutuhannya.
Saya berterima kasih kepada kalian yang telah begitu bersungguh-sungguh. Saya berharap kita dapat terus bekerja keras, saling membantu, dan saling menyemangati. Meski bahasa kita berbeda, saya percaya bahwa selama ada ketulusan untuk berkomunikasi, kita tetap bisa saling memahami. Hendaknya kita belajar satu sama lain, saling membimbing, dan saling menyemangati.

Teguh pada tekad untuk menabur benih kebajikan
Menyebarkan aliran jernih dengan bimbingan kebijaksanaan  
Mentransformasi kehidupan melalui pendidikan
Melangkah bersama dengan cinta kasih agung dan saling menyemangati

Ceramah Master Cheng Yen Tanggal 02 Juni 2026
Sumber : Lentera Kehidupan – DAAI TV Indonesia
Penerjemah : Hendry, Marlina, Shinta, Janet, dan Graciela
Ditayangkan Tanggal 04 Juni 2026

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

https://www.geocities.ws/moulmaths/

https://www.geocities.ws/digitalanam/

rp888

rp888