Merdeka dari Sampah
Relawan mensosialisasikan dan mengedukasi pemilahan sampah (barang-barang bekas) yang bisa didaur ulang maupun yang tidak bisa dipakai kembali, serta menjelaskan mengapa pelestarian lingkungan perlu dilakukan oleh kita semua. Setelah mendapatkan materi jenis-jenis sampah apa saja yang sulit terurai secara alami (plastik, styrofoam dan lainnya), anak- anak diajak untuk mempraktikkan secara langsung cara pemilahan barang-barang daur ulang. Konsep 5R (Rethink: berpikir kembali, Reduce: mengurangi, Repair: memperbaiki, Reuse: menggunakan kembali, dan Recycle: mendaur ulang) selalu diingatkan relawan dalam setiap memberikan edukasi.
Yuliana, salah satu anak yang ikut memilah barang-barang daur ulang ini, merasa sangat terkesan dan mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru. “Biasanya kami tidak terlalu peduli, sampah dicampur aduk dan dibuang. Setelah tahu dan mengikuti ini saya akan mengajak kawan-kawan untuk menerapkan pemilahan sampah daur ulang,” ungkap Yuliana.
Selain 42 anak Panti Asuhan Dulcedo, 14 relawan, dan 15 orang penerima bantuan Tzu Chi juga turut berpartisipasi dalam lomba ini. Suara tawa dari peserta menjadi penyemangat bagi peserta lain untuk tidak ketinggalan mengikuti lomba di even setahun sekali ini.
“Kegiatan hari ini bertepatan dengan bulan kemerdekaan Negara Republik Indonesia, kami membagikan pengetahuan tentang pelestarian LingkunganTzu Chi sekaligus mengadakan acara lomba dengan memanfaatkan barang-barang daur ulang. Semoga ini bisa memberi tambahan wawasan tentang pemilahan sampah sejak kecil dan mempererat kekompakan para relawan,” kata Suyanti, relawan Tzu Chi yang menjadi koordinator kegiatan ini.
Marilah kita menyayangi Bumi dengan tidak menambah beban sampah di lingkungan kita, mulailah dari kita sendiri dengan memberikan contoh untuk tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan produk sekali pakai dan sulit terurai. Jangan membeli barang hanya karena keinginan, tetapi belilah yang memang benar-benar kita butuhkan, dengan begitu maka kita turut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian Bumi ini.
Fotografer : Ai ly, Lydia (Tzu Chi Pematang Siantar),
Editor : Hadi Pranoto.