Meriahkan Ramadan dengan Bazar Amal Pematang Siantar
Relawan Tzu Chi di Pematang Siantar kembali mengadakan bazar amal yang bertepatan pada bulan puasa Ramadan, selain jajanan makanan dan cemilan juga di pajangkan baju baju bekas yang berasal dari sumbangan masyarakat, selain ingin memperkenalkan Tzu Chi juga mengajarkan masyarakat untuk beramal sekaligus berhemat dalam berbelanja baju.
Minggu pagi yang cerah, 09 Maret 2025, berlokasi di pinggiran Jalan Surabaya Pematang Siantar, relawan memasang dua tenda dan menyusun meja untuk persiapan bazar. Sebanyak 27 relawan bergotong royong menyiapkan aneka jajanan dan lainnya. Tampak pengunjung sudah tidak sabar untuk berbelanja sekaligus beramal.
Minggu pagi yang cerah, 09 Maret 2025, berlokasi di pinggiran Jalan Surabaya Pematang Siantar, relawan memasang dua tenda dan menyusun meja untuk persiapan bazar. Sebanyak 27 relawan bergotong royong menyiapkan aneka jajanan dan lainnya. Tampak pengunjung sudah tidak sabar untuk berbelanja sekaligus beramal.
Mei Ling sebagai penanggung jawab stan baju layak pakai sangat bersemangat melayani pengunjung yang antusias ingin berbelanja. “Kegiatan ini bisa mengajari semua orang bahwa barang bekas juga bisa bernilai ekonomis jika dimanfaatkan dengan maksimal terutama baju, dengan harga yang sangat terjangkau sehingga bagi saudara kita yang mempunyai keterbatasan ekonomi bisa mendapatkan baju dengan kualitas baik apalagi mendekati hari raya Idul Fitri,” katanya.
Bazar juga dipadati para pengunjung yang ingin melihat aneka makanan dan jajanan seperti kue basah, cookies, mie goreng, keripik pisang, emping pedas, roti ketawa, Mie DAAI, teh celup, minuman sehat, dan lainnya. Para relawan bahkan sedikit kewalahan melayani pengunjung yang ramai juga antusias. memilih aneka jajanan.
Bazar juga dipadati para pengunjung yang ingin melihat aneka makanan dan jajanan seperti kue basah, cookies, mie goreng, keripik pisang, emping pedas, roti ketawa, Mie DAAI, teh celup, minuman sehat, dan lainnya. Para relawan bahkan sedikit kewalahan melayani pengunjung yang ramai juga antusias. memilih aneka jajanan.
“Para Relawan kompak dan rajin menawarkan makanan dan baju bekas, walaupun sedikit bingung dengan berbagai macam jajanan dan capek tetapi membawa sukacita dan kepuasan bagi saya sendiri,” kata Ng Muk Yen yang menjaga stan jajanan.
Rumiaty, seorang pengunjung, mengaku sangat sukacita bisa ikut bersumbangsih dengan berbelanja. “Senang bisa mendapatkan baju bagus dan boneka dengan harga terjangkau, juga nanti baju nya mau dibagikan pada anak tetangga.”
Begitu juga Siswati Ajo. “Saya diundang relawan Tzu Chi untuk ikut beramal dengan belanja di bazar ini, bajunya bagus-bagus dan kuenya enak-enak semua, kalau ada event seperti ini tolong dikabarin lagi ya,” pintanya.
Rumiaty, seorang pengunjung, mengaku sangat sukacita bisa ikut bersumbangsih dengan berbelanja. “Senang bisa mendapatkan baju bagus dan boneka dengan harga terjangkau, juga nanti baju nya mau dibagikan pada anak tetangga.”
Begitu juga Siswati Ajo. “Saya diundang relawan Tzu Chi untuk ikut beramal dengan belanja di bazar ini, bajunya bagus-bagus dan kuenya enak-enak semua, kalau ada event seperti ini tolong dikabarin lagi ya,” pintanya.
Di tengah kesibukan melayani para tamu dan pengunjung bazar, juga terlihat beberapa relawan yang rajin keliling menawarkan jajanan makanan bazar sekaligus memperkenalkan Tzu Chi.
Melalui bazar amal kita bisa mengajak semua orang untuk ikut berbagi walaupun dalam jumlah kecil, menyebarkan cinta kasih Master Cheng Yen dengan membagikan Buletin Tzu Chi, menggalang hati relawan baru dan mengedukasi dalam misi Pelestarian Lingkungan.
Jurnalis : Iwan (Tzu Chi Tebing Tinggi),
Fotografer : Ai Ly Lydia (Tzu Chi Tebing Tinggi),
Editor : Khusnul Khotimah.
Melalui bazar amal kita bisa mengajak semua orang untuk ikut berbagi walaupun dalam jumlah kecil, menyebarkan cinta kasih Master Cheng Yen dengan membagikan Buletin Tzu Chi, menggalang hati relawan baru dan mengedukasi dalam misi Pelestarian Lingkungan.
Jurnalis : Iwan (Tzu Chi Tebing Tinggi),
Fotografer : Ai Ly Lydia (Tzu Chi Tebing Tinggi),
Editor : Khusnul Khotimah.