Namaskara: Bersatu dengan Rasa Nyaman dalam Barisan
Di hari bersejarah ini, insan Tzu Chi dari berbagai belahan dunia pun dengan serentak memperingatinya dengan melakukan ritual Namaskara. Relawan Tzu Chi Batam tentu saja tidak ketinggalan untuk ikut serta dalam memperingati Hari Ulang Tahun Tzu Chi ke-58 ini.
Dengan kesadaran dan ketulusan penuh dari hati para peserta, Namaskara dimulai pada pukul 06.00 WIB dengan lantunan Gatha Pendupaan (Lu Xiang Zan) dan Gatha Pemujaan Buddha (Zan Fo Ji). Cuaca pagi yang cerah pun membangkitkan semangat dan antusias para peserta untuk menjalankan Ritual Namaskara.
Para peserta melangkah sebanyak tiga kali, kemudian bersujud satu kali atau yang biasa dikenal dengan San Bu Yi Bai (3 langkah 1 kali bersujud). Aksi ini untuk meneguhkan keyakinan di jalan Bodhisatwa serta mematahkan kesombongan. Peserta ritual Namaskara melangkahkan kakinya langkah demi langkah dengan diiringi bunyi lonceng dan pelafalan Na Mo Ben Shi Shi Jia Mo Ni Fo (hormat kepada Buddha Sakyamuni).
Meskipun lelah dan bercucuran keringat karena cuaca yang panas, setiap peserta tetap bersemangat dan fokus dalam mengikuti Namaskara. Barisan Namaskara juga terlihat rapi menunjukkan ketenangan dan keharmonisan. Tidak hanya itu, Namaskara ini juga memberikan kenyamanan kepada kita, seperti ungkap salah satu peserta cilik Ritual Namaskara yang bernama Hanna yang baru berumur 9 tahun, saat ditanya “Tadi capek kenapa tidak ada perasaan untuk berhenti?”, Hanna pun dengan spontan menjawab, “Tidak sih, karena sudah nyaman di sini (barisan)”.
Ibu dari Hanna, Sunarsih mengungkapkan bahwa ia merasa lelah dan pusing sebab tidak sempat sarapan sebelum mengikuti kegiatan, akan tetapi ia merasa senang bisa mengajak anak ikut serta Namaskara yang hanya dilaksanakan setahun sekali.
“Sebenarnya dari kemarin-kemarin pengen ikut cuman gak tahu kenapa belum action gitu loh. Jadi saya kan ada lihat postingan untuk Namaskara ini ya, jadi saya tanya anak saya ‘Mau ikut apa enggak?’ Dia bilang kalau saya ikut, dia ikut. Jadi kita sambilan lihat, semalam dia tidurnya gimana, hari ini bisa bangun apa enggak. Tadi pagi dia bisa bangun jadi kita ikut,” ungkap Mei Ling.
“Sebenarnya beban pasti ada ya, tapi begitu diberi kesempatan ya saya terima. Terus sambil jalan, sambil belajar, dan apa yang perlu dilengkapi, kita lengkapi, dan saling komunikasi antara semua fungsionaris yang terkait,” ucap Ani.
Setelah melakukan San Bu Yi Bai mengelilingi Aula Jing Si Batam, para peserta pun diarahkan untuk berkumpul di Lantai Dua Aula Jing Si untuk melakukan meditasi dan bersama-sama menyaksikan video ceramah Master Cheng Yen. Kegiatan kemudian ditutup pada pukul 08.05 WIB dengan para peserta dipersilahkan untuk istirahat serta sarapan bersama di Kantin Aula Jing Si Batam.
Jurnalis : Deandra Evania Sharisa Kho (Tzu Chi Batam),
Fotografer : Suwati, Supardi, Andy Tan & Vincent (Tzu Chi Batam),
Editor : Metta Wulandari.