PAT 2022: Menjadi Murid yang Master Inginkan
Sejak Pandemi Covid 19 melanda Indonesia tahun 2020, khususnya Tzu Chi Batam acara pemberkahan akhir tahun hanya bisa dilakukan secara terbatas. Tahun ini di awal tahun 2023, relawan Tzu Chi sudah dapat mengajak para donatur, penerima bantuan khusus Tzu Chi (Gan En Hu) dan masyarakat umum untuk datang menghadiri acara pemberkahan akhir tahun 2022.
Acara pemberkahan akhir tahun ini diadakan pada Minggu, 8 Januari 2023. Pemberkahan Akhir Tahun merupakan acara syukuran dan ungkapan terima kasih kepada relawan, donatur, dan masyarakat umum yang telah mendukung kegiatan misi amal kemanusiaan Yayasan Tzu Chi di Batam.
Di awal tahun 2023, relawan Tzu Chi sudah dapat mengundang para donatur dan penerima bantuan khusus Tzu Chi untuk menghadiri acara tahunan ini. Relawan Tzu Chi Batam juga turut mengundang warga Pulau Lingka (sebuah pulau kecil di sisi barat Pulau Batam) untuk menghadiri acara pemberkahan akhir tahuan. Ada 57 orang warga pulau Lingka yang diundang ke Batam untuk mengikuti acara Pemberkahan Akhir Tahun.
Sejak tahun lalu 2022 Tzu Chi Batam memberikan bantuan subsidi untuk biaya transportasi kepada 17 murid sekolah agar mereka dapat melanjutkan pendidikan. Tinggal di pulau kecil memaksa anak-anak di harus naik kapal ke Pulau Kasu, pulau di mana anak Lingka bersekolah.
Beratnya biaya transportasi memutuskan impian anak-anak untuk terus menimba ilmu untuk masa depan mereka. Mendapat informasi dari kesulitan anak-anak bersekolah relawan Tzu Chi Batam sejak tahuun 2022 memberikan bantuan biaya transportasi untuk 17 orang murid sekolah agar dapat melanjutkan pendidikan di Pulau Kasu.
Warga Pulau Lingka yang menghadiri acara Pemberkahan Akhir Tahun sangat terkesima dalam mengikuti rangkaian acara khususnya saat menyaksikan tayangan video kilas balik kegiatan relawan Tzu Chi di Indonesia dan Internasional.
Lusi warga Pulau Lingka yang menghadiri acara pemberkahan akhir tahun ini mengaku mendapatkan wawasan dan banyak belajar ketika menghadiri dan berkunjung ke Gedung Aula Jing Si Tzu Chi Batam.
“Tadi menyaksikan tayangan video kilas balik membuat saya merasa sedih, selama ini saya kurang bersyukur. Tayangan kilas balik tadi mengajarkan saya harus lebih banyak bersyukur dan harus saling membantu apalagi ketika kita masih sehat. Tadi juga ada celengan bambu, kita juga dapat, itu berguna banget bagi orang banyak,” ungkap Lusi murid kelas 3 SMA yang bersekolah setiap hari menggunakan kapal ke Pulau Kasu.
Pelantikan Komite Pertama Di Aula Jing si Batam
Pemberkahan Akhir Tahun 2022 ini ada yang berbeda dengan pemberkahan akhir tahun sebelumnya. Pemberkahan Akhir Tahun 2022 ini untuk kali pertama diadakan pelantikan relawan Komite di Kota Batam.
Mengutip dalam ceramah Master Cheng Yen, “Benih yang kita tebar sendiri, hasilnya pasti akan kita tuai sendiri”. Kalimat kutipan ini yang mendeskripsikan mereka (pelantikan relawan Komite) sehingga relawan dapat memanen benih kebajikan yang telah mereka tabur selama ini.
Ada 17 orang relawan komite yang dilantik, mereka ada yang dari Kota Batam, Tanjung Pinang dan Selat Panjang. Pada masa Pandemi Covid-19 sejak 2020 memaksa pelantikan komite di Taiwan harus ditunda. Para relawan calon Komite yang seharusnya dilantik pada tahun 2020 dan 2021 mereka dilantik pada acara pemberkahan ini.
Mery salah satu relawan komite Selat Panjang yang baru dilantik mengungkapkan dirinya bertekad untuk bergabung dalam barisan Tzu Chi karena sering menyaksikan tayangan DAAI TV. Pada 2014 relawan Batam mengadakan baksos di Selat Panjang.
“Dahulu punya impian kalau Tzu Chi datang ke Selat Panjang, saya pasti ikut. Jadi, saat relawan Tzu Chi mengadakan baksos, saya sangat gembira rasanya, tanpa pikir apa-apa saya langsung ikut aja”, ungkap Mery dengan wajah gembira.
Persiapan untuk calon relawan komite yang akan di lantik menjadi komite, relawan Batam mengadakan pelatihan untuk relawan yang akan di lantik menjadi relawan komite. Selama dua hari, 7 dan 8 Januari 2023, tim pelatihan mengadakan Pembekalan Komite kepada relawan Komite yang akan dilantik. Mulai dari tata krama Tzu Chi hingga pemahaman harapan Master Cheng Yen terhadap relawan Komite.
Para relawan yang akan dilantik harus menginap di Aula Jing Si Batam untuk merasakan pelatihan seperti di Taiwan. “Kami sangat Gan En, sangat terharu. Shi Xiong Shi Jie membuat acara ini, mereka sangat bersungguh hati. Walaupun kami belum bisa pulang ke Hualien, Taiwan, tetapi mereka memberikan pengalaman yang takterlupakan”, tutur Mery.
“Mungkin dahulu tidak berpikir seperti itu, tetapi mulai semalam ada berpikir, saya mau jia you, saya mau membantu Master Cheng Yen, mau membantu orang yang menderita. Sebenarnya Master Cheng Yen mau kita melatih diri kita sendiri”, ujar Mery mengungkapkan kegiatan pembekalansebelum acara pelantikan komite.
Mery seharusnya sudah bisa dilantik tahun 2020 karena pandemi Covid-19 acara pelantikan tertunda hingga awal tahun 2023 ini. Namun, tidak ada kerisauan dalam diri Mery. “Sudah dilantik, sudah sangat senang, sangat sukacita. Mungkin jodohnya kita dilantik di Kota Batam, tidak ada penyesalan, yang penting Master Cheng Yen selalu ada di hati kita,”ujar Mery bangga.
Pemberkahan akhir tahun 2022 yang dihadiri oleh 922 orang ditutup dengan doa bersama dan pemberian angpau Berkah Kebijaksanaan dari Master Cheng Yen untuk seluruh peserta undangan yang menghadiri acara pemberkahan akhir tahun 2022.
Fotografer : Supardi, Andy, Yao Cheng, Marina, Roberto (Tzu Chi Batam),
Editor : Anand Yahya.