Pelukan Kasih untuk Oma Opa: Relawan Tzu Chi Kunjungi Senior Club Indonesia
Di pagi yang hangat pada tanggal 18 Juli 2025, mentari menyapa lembut seiring langkah para relawan Tzu Chi dari Komunitas He Qi Muara Karang dan He Qi Pantai Indah Kapuk menuju Senior Club Indonesia di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Lebih dari sekadar kunjungan, para relawan datang membawa harapan, keceriaan, dan pelukan kasih untuk para oma dan opa tercinta.
Senyum dan tawa menghiasi wajah para lansia yang telah menanti dengan penuh antusias. Momen itu menghadirkan kehangatan seperti secangkir teh di pagi hari menenangkan, menghangatkan, dan menguatkan jiwa.
Kunjungan rutin ini mengingatkan kita pada kasih orang tua dan jasa para guru yang telah membimbing kehidupan kita. Ini merupakan wujud nyata dari misi Tzu Chi dalam menebar cinta kasih universal. Melalui kegiatan kunjungan kasih, relawan Tzu Chi terus berupaya mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan melalui tindakan yang tulus.
Senyum dan tawa menghiasi wajah para lansia yang telah menanti dengan penuh antusias. Momen itu menghadirkan kehangatan seperti secangkir teh di pagi hari menenangkan, menghangatkan, dan menguatkan jiwa.
Kunjungan rutin ini mengingatkan kita pada kasih orang tua dan jasa para guru yang telah membimbing kehidupan kita. Ini merupakan wujud nyata dari misi Tzu Chi dalam menebar cinta kasih universal. Melalui kegiatan kunjungan kasih, relawan Tzu Chi terus berupaya mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan melalui tindakan yang tulus.
Lily Thang Shijie, koordinator kegiatan kunjungan kasih ini, bersama para relawan menghadirkan alunan musik Gu Zheng yang menggugah hati. Dentingan lembut alat musik tradisional Tiongkok ini dimainkan oleh Evelyn Shijie, Minarni Shijie, Lily Thang Shijie, Melly Shijie, Su Fei Shijie, Amanda Shijie, dan Siao Hong Shijie. Lagu “Ming Tian Hui Geng Hao” dan “Tian Mi Mi” mengalun merdu, menyentuh relung hati dan membangkitkan kenangan masa muda para oma dan opa.
Seorang oma yang duduk tak jauh dari tempat saya berkata dengan mata berbinar, “Oma senang kalian datang, kaki oma tidak sakit lagi.” Ungkapan sederhana itu memuat kebahagiaan yang dalam dan menjadi penyemangat bagi relawan untuk terus berbuat baik bagi sesama.
Seorang oma yang duduk tak jauh dari tempat saya berkata dengan mata berbinar, “Oma senang kalian datang, kaki oma tidak sakit lagi.” Ungkapan sederhana itu memuat kebahagiaan yang dalam dan menjadi penyemangat bagi relawan untuk terus berbuat baik bagi sesama.
Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan pelajaran kehidupan. Kami belajar menghargai orang tua, mengenang jasa para guru, dan membuka hati untuk lebih peduli. Gerakan “Shou Yu” yang dibawakan Minarni Shijie, diiringi suara merdu Ulily Shijie dan alunan Gu Zheng, menjadi simbol keharmonisan tubuh dan jiwa dalam balutan kasih yang universal.
Tawa pun makin riuh saat Bodhisattva kecil anak-anak dari Tzu Chi Next Generation mengajak oma dan opa bermain bola dan menari ala TikTok. Di sana, para lansia dan anak-anak muda menyatu, tertawa bersama, dan menari dalam satu irama kasih yang menghapus batas usia.
Tawa pun makin riuh saat Bodhisattva kecil anak-anak dari Tzu Chi Next Generation mengajak oma dan opa bermain bola dan menari ala TikTok. Di sana, para lansia dan anak-anak muda menyatu, tertawa bersama, dan menari dalam satu irama kasih yang menghapus batas usia.
Tanpa terasa, dua jam pun berlalu. Di penghujung kunjungan, semua peserta bersama-sama menyanyikan lagu “Yi Jia Ren” (Satu Keluarga), lengkap dengan gerakan isyarat tangan. Lagu itu bukan sekadar lantunan nada, melainkan pernyataan tulus “Di sinilah rumah saya.”
Kegiatan ditutup dengan makan siang bersama pada pukul 11.50 WIB. Para relawan berpamitan dengan senyuman hangat, meninggalkan jejak kasih di hati para oma dan opa yang masih menggenggam cinta dari pagi itu.
Di akhir acara, Lily Thang Shijie dan pemandu acara Hardy Shixiong menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh relawan. Dukungan lintas generasi telah menjadikan pagi itu tak sekadar indah, tetapi juga menggetarkan jiwa.
Jurnalis : Pien Ong (He Qi Pantai Indah Kapuk),
Fotografer : Pien Ong (He Qi Pantai Indah Kapuk),
Editor : Anand Yahya.
Di akhir acara, Lily Thang Shijie dan pemandu acara Hardy Shixiong menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh relawan. Dukungan lintas generasi telah menjadikan pagi itu tak sekadar indah, tetapi juga menggetarkan jiwa.
Jurnalis : Pien Ong (He Qi Pantai Indah Kapuk),
Fotografer : Pien Ong (He Qi Pantai Indah Kapuk),
Editor : Anand Yahya.